Goldman Sachs menyimpulkan bahwa lonjakan adopsi kendaraan listrik global, yang dipicu oleh harga BBM tinggi selama krisis Selat Hormuz, dapat memangkas permintaan minyak hingga 320.000 barel per hari pada akhir 2027. Pangsa pasar penjualan mobil listrik global melonjak 3,4 poin persentase selama masa krisis, mencap...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for What did Goldman Sachs' late-June research note conclude about the impact of rapid global EV adop. Article summary: Goldman Sachs' late-June research concluded that: - **China-led global EV adoption**, supercharged by Hormuz crisis fuel prices, will cut oil demand by **up to 320,000 bpd by late 2027** (base case). - **Global EV market. Topic tags: general, government, general web, user generated, news. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermar
Pada akhir Juni 2026, Goldman Sachs merilis riset yang mengguncang pasar energi: lonjakan adopsi kendaraan listrik (EV) global—yang dipercepat oleh harga BBM rekor selama krisis Hormuz—dapat secara permanen mengurangi permintaan minyak hingga 320.000 barel per hari (bph) pada akhir 2027 . Bank ini kemudian memangkas proyeksi harga minyak mentah Brent untuk 2027 menjadi $75 per barel, turun dari $80 hanya sepekan sebelumnya, setelah kesepakatan damai AS-Iran mempercepat pemulihan pasokan minyak Teluk
.
Artikel ini mengupas tuntas kesimpulan Goldman—angka permintaan, proyeksi harga, hambatan struktural, dan konteks geopolitik—lengkap dengan sumber data.
Pada 22 Juni 2026, Goldman Sachs menerbitkan catatan riset khusus yang mengkaji hubungan antara krisis Hormuz dan adopsi kendaraan listrik (EV) .
Pemicu percepatan: Bank tersebut mengaitkan lonjakan adopsi EV dengan lonjakan harga akibat gangguan di Selat Hormuz. Bensin yang jauh lebih mahal mendorong konsumen beralih ke kendaraan listrik lebih cepat dari perkiraan sebelumnya .
Data pangsa pasar EV global:
Perkiraan pengurangan permintaan:
Goldman Sachs secara progresif menurunkan proyeksi harga minyak Brent sepanjang Juni 2026:
Alasan utama pemangkasan kedua: Kesepakatan sementara AS-Iran, yang diumumkan oleh Presiden Trump, mencabut blokade angkatan laut dan mulai membuka kembali Selat Hormuz. Goldman mempercepat timeline yang diasumsikan untuk pemulihan ekspor Teluk Persia sebanyak satu bulan—menjadi akhir Juli 2026, bukan akhir Agustus—sehingga membawa gelombang pasokan yang sebelumnya terkunci . Bank tersebut mencatat bahwa pada April 2026, sebelum kesepakatan, mereka telah memperingatkan bahwa Brent bisa mencapai $130/barel jika selat tersebut tidak pernah dibuka kembali sepenuhnya; kesepakatan damai secara efektif menghilangkan risiko ekor tersebut
.
Goldman mengidentifikasi dua hambatan struktural yang akan bertahan bahkan setelah krisis Hormuz sepenuhnya teratasi:
Penghancuran permintaan akibat EV di China: Bank tersebut mencatat bahwa percepatan peralihan China ke kendaraan listrik telah menciptakan "hambatan struktural" pada permintaan minyak yang diperkirakan sekitar setengah juta barel per hari dari baseline permintaan hingga 2027 . Seorang analis menulis bahwa penetrasi EV di China "menjaga hambatan struktural" yang tidak akan berbalik
.
'Sedikit di atas 10%' kerusakan permintaan bersifat permanen: Goldman berasumsi bahwa sedikit di atas 10% dari kelemahan permintaan sementara yang disebabkan oleh lonjakan harga akan bersifat permanen—artinya perubahan perilaku konsumen (adopsi EV, peningkatan efisiensi, pergeseran moda transportasi) tidak akan kembali seperti semula bahkan setelah harga turun .
Proyeksi surplus pasar: Bank tersebut memproyeksikan surplus 3,2 juta bph di pasar minyak pada 2027, meskipun mencatat bahwa persediaan yang rendah dan permintaan penimbunan strategis akan memberikan lantai harga .
Kesepakatan damai sementara AS-Iran pada pertengahan Juni menjadi katalis geopolitik utama untuk penurunan peringkat proyeksi:
Riset Goldman Sachs akhir Juni menyimpulkan bahwa:
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Goldman Sachs menyimpulkan bahwa lonjakan adopsi kendaraan listrik global, yang dipicu oleh harga BBM tinggi selama krisis Selat Hormuz, dapat memangkas permintaan minyak hingga 320.000 barel per hari pada akhir 2027.
Goldman Sachs menyimpulkan bahwa lonjakan adopsi kendaraan listrik global, yang dipicu oleh harga BBM tinggi selama krisis Selat Hormuz, dapat memangkas permintaan minyak hingga 320.000 barel per hari pada akhir 2027. Pangsa pasar penjualan mobil listrik global melonjak 3,4 poin persentase selama masa krisis, mencapai 26,1%—level tertinggi kedua yang pernah tercatat.
Goldman melihat adanya hambatan struktural permanen pada permintaan minyak sebesar 'sedikit di atas 10%' dari kelemahan permintaan selama krisis, dengan penetrasi EV di China sebagai jangkar utama jangka panjang.
Loading comments...
Comments
0 comments