Penting untuk dicatat bahwa sementara artikel berita secara eksplisit menggunakan istilah 'vibe coding' dalam alur kerja Bain , publikasi resmi Bain sendiri menggambarkan pembuatan prototipe tetapi tidak menggunakan istilah spesifik itu
. Tren yang lebih luas, yaitu due diligence outside-in yang digerakkan AI, terdokumentasi dengan baik di seluruh Bain, McKinsey, AlixPartners, dan KPMG
.
Kemampuan untuk membuat salinan fungsional produk software target secara murah dan cepat memiliki konsekuensi langsung pada valuasi. Jika calon pembeli dapat menunjukkan bahwa teknologi inti target dapat direproduksi dalam hitungan hari atau minggu oleh model AI, persepsi diferensiasi teknologi target melemah secara substansial. Ini memberi pembeli posisi tawar yang lebih kuat dan argumen berbasis fakta untuk valuasi yang lebih rendah, karena 'premium teknologi' yang melekat dalam harga pembelian menjadi lebih sulit untuk dibenarkan .
Praktik ini menyerang jantung parit pertahanan (moats) tradisional perusahaan software. Banyak perusahaan software mengandalkan basis kode proprietary, rangkaian fitur yang kompleks, dan kecepatan pengembangan sebagai hambatan masuk (barriers to entry). Vibe coding mengikis hambatan-hambatan ini: jika fungsionalitas inti produk SaaS dapat direplikasi hanya dengan mendeskripsikannya ke AI, keunggulan biaya peralihan (switching cost) dan ketahanan teknologi yang dulu memerintahkan kelipatan (multiples) premium bisa lenyap . Seorang pendiri startup vibe coding yang menjual perusahaannya sekitar US$80 juta secara terbuka memperingatkan bahwa alat-alat ini 'mudah ditiru, dan itu membuatnya menjadi bisnis yang rapuh'
.
CNBC menguji konsep ini secara langsung pada Februari 2026. Menggunakan Claude Code dari Anthropic, sebuah tim tanpa keterampilan pengembangan profesional berhasil membangun alternatif fungsional untuk Monday.com, sebuah platform manajemen proyek yang bernilai sekitar US$5 miliar .
Munculnya vibe coding dalam due diligence M&A mewakili pergeseran nyata dalam daya tawar kesepakatan. Pembeli yang dibekali alat-alat ini dapat menguji ketahanan teknologi suatu target sebelum menandatangani term sheet — dan itu mengubah perhitungan tentang berapa nilai sebenarnya sebuah perusahaan software.