Apple kembali menyalip Nvidia sebagai perusahaan publik dengan nilai pasar terbesar pada 4 November 2026. Saham Apple melonjak lebih dari 6% ke rekor tertinggi, mengangkat kapitalisasi pasarnya ke sekitar US$5,1 triliun. Angka tersebut menempatkannya di atas Nvidia, meski laporan yang tersedia tidak memberikan nilai penutupan Nvidia secara terperinci untuk perbandingan hari itu.
16
Kenaikan tersebut terjadi saat investor bereaksi terhadap hasil pemilu paruh waktu di Amerika Serikat. Demokrat merebut kendali kedua kamar Kongres, sementara kemenangan di sejumlah tingkat negara bagian memperkuat penentang pembangunan pusat data. Pasar pun mulai memperhitungkan kemungkinan pengawasan dan pembatasan yang lebih ketat terhadap ekspansi infrastruktur AI.
6
7
Mengapa Apple diuntungkan?
Sebagian investor melihat perusahaan teknologi besar yang sudah memiliki kapasitas komputasi sebagai pihak yang relatif diuntungkan jika pembangunan pusat data melambat. Mereka memperkirakan kondisi itu dapat menjaga akses ke sumber daya komputasi yang terbatas sekaligus mengurangi tekanan belanja modal terhadap arus kas.
2
Apple juga tidak bergantung pada pembangunan pusat data dengan cara yang sama seperti sebagian perusahaan di rantai pasok AI. Bisnis perangkat dan layanannya tetap menjadi penopang, sementara laporan hasil keuangan terbarunya menunjukkan permintaan yang kuat. Pada kuartal fiskal yang berakhir 26 September, pendapatan Apple mencapai rekor US$114,5 miliar—naik 12% dibandingkan tahun sebelumnya. Pendapatan iPhone juga mencetak rekor, begitu pula pendapatan layanan.
1
Namun, kenaikan Apple bukan berarti semua perusahaan teknologi ikut terangkat. Pada 4 November, saham sejumlah perusahaan pusat data melemah di tengah kekhawatiran akan aturan yang lebih ketat. Kekhawatiran terhadap prospek pembangunan infrastruktur AI juga menekan saham chip.
5
7 Goldman Sachs memperkirakan kemenangan Demokrat di sejumlah negara bagian dapat menyentuh sekitar 45% kapasitas pusat data AS yang direncanakan. Itu merupakan perkiraan besarnya kapasitas yang berpotensi terdampak, bukan bukti bahwa proyek sebanyak itu sudah dibatalkan.
6
Posisi teratas sempat berpindah beberapa kali
Apple dan Nvidia memang sempat bergantian memimpin. Apple dilaporkan sempat melampaui Nvidia pada hari peluncuran iPhone Duo, 23 Oktober, tetapi Nvidia kembali unggul pada penutupan hari itu dengan nilai pasar sekitar US$5,094 triliun.
19 Pada awal November, Apple kembali mengambil posisi teratas setelah reli 4 November.
16
Akan tetapi, sulit menyimpulkan dari laporan yang tersedia apakah Apple tetap memimpin setelah gejolak pasar berikutnya. Pada 5 November, Nasdaq turun 5,5% dan memasuki wilayah koreksi, sementara saham-saham chip ikut tertekan.
3
5 Jadi, kenaikan Apple pada 4 November jelas membawanya kembali ke puncak, tetapi belum cukup untuk memastikan bahwa keunggulan itu bertahan setelahnya.
Rekor saham, tetapi tekanan biaya belum hilang
Kinerja kuartal Apple yang solid tidak menghapus risiko pada kuartal berikutnya. Perusahaan memperkirakan margin kotor untuk kuartal Desember berada di kisaran 45%–46%, lebih rendah daripada 47,9% pada kuartal September.
15 Biaya memori yang meningkat menjadi salah satu tekanan yang disorot dalam laporan mengenai prospek Apple.
13
Dengan kata lain, reli saham Apple mencerminkan perubahan selera investor: mereka kembali memberi nilai tinggi pada bisnis mapan dengan pendapatan besar, di tengah kekhawatiran atas mahalnya ekspansi AI dan kemungkinan pengawasan yang lebih ketat. Namun, rekor harga saham dan posisi nomor satu bukan jaminan bahwa tekanan biaya maupun gejolak sektor teknologi telah berlalu.
1
2
5
15