Reli saham perusahaan cloud besar yang dimulai di Wall Street pada 4 November berlanjut ke Hong Kong sehari kemudian. Namun, penguatannya tidak merata di seluruh sektor kecerdasan buatan (AI): investor justru beralih dari saham perangkat keras ke perusahaan internet dan teknologi besar.
1
5
8
Dari Wall Street ke Hong Kong
Pada 4 November, saham Microsoft menguat 6,68% dan Amazon naik 6,12%. Saham Alphabet bertambah 3,18%, Apple 5,31%, dan Meta 1,44%.
9
10 Kenaikan Microsoft dan Amazon saja menambah sekitar US$424 miliar pada nilai pasar gabungan kedua perusahaan, menurut laporan MarketWatch yang dikutip Morningstar.
23
Pada 5 November, minat investor merambat ke Hong Kong. Saham teknologi dan internet China menguat setelah investor beralih dari saham perangkat keras.
1 Dalam laporan intraday, Alibaba tercatat naik 7,65% dan Tencent 6,13% saat laporan diterbitkan—angka tersebut bukan harga penutupan.
13
Indeks Hang Seng ditutup naik 3,67%, sedangkan indeks teknologi Hang Seng Tech menguat 5,55%.
16
20 Angka Hang Seng Tech yang lebih rendah, 4,79%, merupakan pembacaan pada tengah hari, bukan angka penutupan.
14
Mengapa investor mengincar perusahaan cloud besar?
Salah satu alasan yang diperhitungkan pasar adalah kemungkinan pembatasan pembangunan pusat data baru. Jika permintaan komputasi tetap lebih besar daripada pasokan, pembatasan tambahan bisa membuat kapasitas yang sudah dimiliki penyedia cloud besar semakin bernilai dan memberi mereka ruang untuk menaikkan harga. Itulah pandangan John Belton dari Gabelli Funds yang dikutip MarketWatch.
23
Logika serupa mendorong taruhan bahwa perusahaan yang sudah memiliki infrastruktur dapat terlindungi dari persaingan baru, sekaligus menghadapi tekanan belanja modal yang lebih rendah. Namun, ini adalah ekspektasi investor terkait potensi pembatasan, bukan bukti bahwa aturan baru telah diberlakukan atau bahwa perusahaan pasti akan menaikkan harga.
5
11
Pergerakan pasar menunjukkan bahwa reli ini bukan dukungan tanpa syarat bagi semua hal yang terkait AI. Di Amerika Serikat, saham semikonduktor tertinggal; di Korea Selatan, indeks Kospi sempat tertekan oleh aksi jual saham produsen chip ketika sebagian besar pasar Asia bergerak naik.
4
9 Jadi, sorotan investor saat itu lebih tertuju pada perusahaan platform cloud besar ketimbang seluruh rantai pasok AI.