Rencana akuisisi Tigris Data senilai sekitar US$350 juta menunjukkan ambisi Dropbox untuk merambah bisnis infrastruktur bagi perusahaan dan pengembang aplikasi AI. Artinya, langkah ini bukan sekadar menambahkan fitur AI ke layanan berbagi file Dropbox: perusahaan juga ingin menyediakan lapisan penyimpanan bagi pihak yang membangun aplikasi AI. Namun, transaksi tersebut masih menunggu penyelesaian.
1
2
Kesepakatan US$350 juta itu belum rampung
Dropbox menandatangani perjanjian definitif pada 3 November 2026 untuk membeli seluruh ekuitas Tigris Data dengan pembayaran tunai sekitar US$350 juta. Nilai akhir transaksi dapat disesuaikan sesuai ketentuan pembelian yang lazim. Kedua perusahaan mengumumkan rencana itu pada 5 November, dan penyelesaiannya diperkirakan berlangsung pada kuartal IV 2026, dengan syarat-syarat penutupan yang lazim harus terpenuhi. Jadi, akuisisi ini belum dapat disebut selesai.
12
15
Sejumlah laporan menyebutnya sebagai akuisisi terbesar Dropbox sejauh ini.
5
9
Apa yang dibawa Tigris ke DBX Agent Cloud?
Dropbox memperkenalkan DBX Agent Cloud bersamaan dengan pengumuman akuisisi. Layanan infrastruktur baru ini ditujukan bagi perusahaan dan pengembang yang membangun aplikasi AI. Untuk tahap awal, layanannya menawarkan penyimpanan objek mandiri yang kompatibel dengan S3. Sederhananya, penyimpanan objek adalah cara menyimpan dan mengambil kumpulan data seperti gambar, video, dan berkas lain. Tigris sendiri digambarkan sebagai platform penyimpanan objek terdistribusi secara global yang dirancang untuk beban kerja AI.
1
2
10
Dengan demikian, Dropbox berpeluang menawarkan layanan kepada pengembang yang membutuhkan infrastruktur penyimpanan untuk sistem AI, bukan hanya fitur AI bagi pengguna produk berbagi filenya. Fokus awal DBX Agent Cloud adalah penyimpanan objek. Kemampuan sistem berkas dan pemrosesan konten disebut sebagai rencana pengembangan berikutnya, bukan fitur yang sudah tersedia.
2
13
Dua jalur ekspansi AI Dropbox
Akuisisi Tigris dan peluncuran fitur AI di produk inti Dropbox sama-sama bagian dari langkah perusahaan di bidang AI, tetapi menyasar kebutuhan berbeda. DBX Agent Cloud ditujukan kepada perusahaan dan pengembang yang memerlukan infrastruktur untuk aplikasi AI. Sementara itu, Dropbox mengatakan kemampuan AI baru untuk produk yang sudah ada telah diluncurkan ke lebih dari 70.000 tim.
1
2
Pengumuman tersebut juga bertepatan dengan rilis hasil keuangan Dropbox untuk kuartal III 2026, yang menyoroti rencana akuisisi Tigris dan DBX Agent Cloud.
2
Dampak lebih luasnya masih perlu dilihat
Nilai transaksi, fokus awal pada penyimpanan, dan perkiraan waktu penutupan telah diumumkan. Namun, penyelesaian akuisisi masih bergantung pada syarat-syarat yang berlaku, sedangkan sejumlah kemampuan DBX Agent Cloud baru disebut sebagai rencana ke depan. Karena itu, dampak jangka panjang terhadap produk Dropbox akan bergantung pada apa yang benar-benar diluncurkan setelah transaksi rampung.
12
13