Hasil terbaru Qualcomm memperlihatkan dua sisi transisi bisnisnya: sumber pertumbuhan baru mulai terlihat, tetapi bisnis ponsel masih menjadi penentu besar kinerja perusahaan. Pendapatan dan laba disesuaikan pada kuartal fiskal keempat melampaui perkiraan, sementara penurunan penjualan chip ponsel dan biaya produksi yang naik membayangi prospek berikutnya.
Qualcomm merilis hasil untuk kuartal yang berakhir pada 27 September setelah pasar AS tutup pada 4 November. Sejumlah laporan mengenai hasil itu terbit pada 5 November.
Hasil kuartal dan proyeksi berikutnya
Pendapatan kuartal keempat tercatat US$10,32 miliar, turun sekitar 8% dibandingkan setahun sebelumnya. Angka ini mengungguli perkiraan analis sekitar US$10,11 miliar. Laba disesuaikan mencapai US$2,17 per saham, sedikit di atas estimasi US$2,16.
5
Ada juga angka pendapatan non-GAAP sebesar US$10,44 miliar, dibandingkan konsensus Zacks US$10,15 miliar. Angka pendapatan GAAP dan non-GAAP ini menggunakan dasar perhitungan berbeda, jadi sebaiknya tidak disamakan.
Untuk kuartal Desember, Qualcomm memperkirakan pendapatan US$10,4 miliar–US$11,2 miliar dan laba disesuaikan US$2,15–US$2,35 per saham. Dibandingkan perkiraan analis masing-masing US$10,48 miliar dan US$2,27, titik tengah proyeksi pendapatan Qualcomm lebih tinggi, sedangkan titik tengah proyeksi labanya sedikit lebih rendah.
Saham Qualcomm turun lebih dari 6% dalam perdagangan setelah jam bursa menyusul laporan tersebut. Sejumlah liputan pada hari berikutnya mencatat penurunan sekitar 10% pada perdagangan prapasar—angka yang merujuk pada waktu perdagangan berbeda.
53
Ponsel melemah, sektor lain tumbuh
Bisnis chip ponsel tetap menjadi titik lemah utama. Pendapatannya merosot 26% menjadi sekitar US$5,14 miliar. Qualcomm juga menghadapi berkurangnya penjualan terkait Apple seiring perubahan sumber modem Apple.
1
6
Di China, manajemen melihat pendapatan Android pulih secara berurutan setelah mencapai titik rendah pada kuartal Juni. Perusahaan juga menyebut pengiriman ponsel Android di China telah melewati titik terendah, meskipun memperkirakan pasar ponsel secara keseluruhan relatif datar pada 2027. Itu merupakan tanda stabilisasi, belum bukti bahwa pemulihan sudah kuat dan berkelanjutan.
Di luar ponsel, bisnis otomotif menjadi pendorong pertumbuhan yang paling menonjol: pendapatannya naik 89% menjadi US$1,99 miliar. Pendapatan IoT—produk untuk perangkat terhubung, industri, dan penggunaan lain di luar ponsel—naik sekitar 4,5% menjadi US$1,89 miliar.
15
Pendapatan lisensi QTL turun 7,5% menjadi sekitar US$1,3 miliar. Namun, Qualcomm memperbarui perjanjian lisensi jangka panjang dengan Apple, Huawei, dan Transsion, yang membantu menjaga kesinambungan bisnis lisensinya.
Pusat data: peluang besar, dengan tantangan eksekusi
Qualcomm menyebut pendapatan pusat data sekitar US$650 juta, yang sebagian besar berasal dari pekerjaan kustomisasi dan konektivitas. Untuk kuartal Desember, perusahaan memperkirakan pendapatan pusat data akan melampaui US$650 juta.
2
Perusahaan mempertahankan target pendapatan pusat data US$5 miliar untuk tahun fiskal 2027. CEO Cristiano Amon juga mengatakan pasokan, bukan permintaan, dapat membatasi pertumbuhan di atas target tersebut. Qualcomm memperkirakan pendapatan bisnis non-ponsel tumbuh lebih dari 60% pada tahun fiskal 2027; itu adalah proyeksi, bukan hasil yang sudah dicapai.
12
14
Kerja sama multigenerasi dengan Amazon menjadi salah satu bagian penting dari rencana ini, mencakup chip khusus untuk pusat data AI dan teknologi konektivitas optik. Dalam kemitraan jangka panjang yang diumumkan sebelumnya, Amazon berpeluang membeli chip dan produk terkait senilai hingga US$60 miliar—potensi pembelian, bukan pendapatan yang dijamin. Qualcomm juga menyebut telah menambah satu pelanggan untuk konektivitas optik, tetapi materi yang tersedia tidak mengungkap namanya.
17
Qualcomm turut memperluas penjajakan dengan perusahaan pusat data besar lainnya, termasuk hyperscaler global—penyedia layanan komputasi awan berskala sangat besar. Namun, pertumbuhan berikutnya tetap bergantung pada kemampuan memenuhi permintaan dan menjalankan rencana produk baru.
16
Biaya naik, manfaat penyesuaian harga belum terasa penuh
Biaya wafer, perakitan, pengujian, kemasan canggih, memori, dan bahan lain meningkat. Lonjakan permintaan memori untuk server AI juga mendorong harga komponen yang digunakan dalam perangkat konsumen, sehingga menambah tekanan pada ekonomi bisnis ponsel.
1
10
Qualcomm mengatakan sedang menaikkan harga produknya untuk merespons biaya input yang lebih tinggi. Namun, manfaat penuh dari penyesuaian tersebut diperkirakan baru terasa pada paruh kedua tahun fiskal 2027. Artinya, bisnis non-ponsel mulai berkembang, tetapi dalam waktu dekat pertumbuhan itu belum tentu cukup untuk mengimbangi tekanan pada penjualan ponsel dan margin.
2
10