Envision mengumumkan pada 2 November 2026 bahwa sistem daya arus searah 800 volt (800V DC) terintegrasi di kampus pusat data AI Galaxy, Ulanqab, Mongolia Dalam, kini memasok beban komputasi yang aktif. Perusahaan menyebutnya sebagai penerapan komersial pertama sistem semacam ini di pusat data AI skala besar. Namun, informasi yang tersedia memastikan bahwa Envision membuat pengumuman tersebut—bukan bahwa klaim “pertama di dunia” atau kinerja sistemnya telah diverifikasi secara independen.
2
3
5
Bagaimana sistem 800V DC ini bekerja?
Laporan yang tersedia menyebut trafo solid-state (SST) mengubah listrik jaringan 10 kilovolt menjadi jalur distribusi arus searah 800V. Susunan ini ditujukan untuk mempersingkat rangkaian konversi listrik sebelum daya mencapai perangkat komputasi.
15
16
Sistemnya juga menggabungkan penyimpanan energi baterai (BESS) dan peralatan pengatur tegangan DC untuk memasok daya ke perangkat komputasi. Baterai dimaksudkan untuk meredam perubahan kebutuhan listrik yang mendadak saat GPU bekerja. Pengendali Dubhe, yang disebut didukung model AI energi milik Envision, mengoordinasikan pasokan dan penyimpanan agar mengikuti perubahan beban.
4
12
13
14
Salah satu laporan menyebut kendali sistem merespons perubahan kebutuhan daya dalam hitungan milidetik, sedangkan baterai dapat memberi dukungan cadangan selama beberapa menit. Namun, rincian urutan kerja Dubhe, hasil pengukuran respons, kondisi pengujian, dan tegangan DC yang disalurkan lebih lanjut ke perangkat komputasi belum dijelaskan secara memadai.
4
Manfaat yang diklaim Envision
Envision menyebut arsitektur 800V DC dapat mengurangi kebutuhan ruang untuk peralatan daya dan pemakaian tembaga serta mendukung rak dengan kepadatan komputasi lebih tinggi—lebih banyak daya komputasi dalam ruang fisik yang sama.
8
11
13
Klaim tersebut belum disertai angka terukur dalam informasi yang tersedia. Belum ada rincian yang cukup untuk memastikan besarnya penghematan kabel, biaya investasi, luas ruang, atau peningkatan kepadatan komputasi. Karena itu, manfaat tersebut sebaiknya dipahami sebagai klaim perusahaan, bukan hasil yang telah dikonfirmasi secara independen.
Kampus Galaxy: sudah beroperasi, tetapi belum pada kapasitas akhir
Kampus Galaxy mulai beroperasi pada Agustus 2026. Envision merencanakan kapasitas kampus sebesar 3 gigawatt (GW) dan desain yang dapat mendukung hingga satu juta akselerator AI. Bloomberg melaporkan target penyelesaian pembangunan pada akhir 2028. Angka-angka ini menggambarkan rencana pengembangan, bukan bukti bahwa kapasitas 3 GW atau satu juta akselerator sudah beroperasi saat ini.
7
1
Informasi yang tersedia juga tidak mengungkap porsi beban komputasi kampus yang sudah benar-benar menggunakan sistem 800V DC. Jadi, keberadaan beban AI aktif pada sistem baru ini tidak dengan sendirinya berarti seluruh kampus atau kapasitas akhirnya telah memakai arsitektur tersebut.
6
1
Galaxy disebut sebagai proyek unggulan pertama dalam Mission Gobi. Envision menargetkan pembangunan infrastruktur AI bertenaga energi terbarukan berkapasitas 5 GW di kawasan gurun atau kering di berbagai negara pada 2030.
7
Apa yang masih belum jelas?
- Klaim “pertama di dunia”: Klaim ini berasal dari Envision. Publikasi ulang pengumuman perusahaan bukan verifikasi independen.
3
5
9
- Spesifikasi baterai: Informasi yang tersedia tidak menyebut kapasitas, kimia baterai, daya keluaran, atau energi yang dapat digunakan.
- Durasi cadangan dan efisiensi: Keterangan “beberapa menit” belum menjadi jaminan cadangan yang diuji secara independen pada beban tertentu. Belum tersedia pula angka efisiensi konversi maupun efisiensi sistem dari awal hingga akhir.
4
5
- Skala penerapan: Besarnya beban komputasi kampus yang sudah disuplai oleh sistem 800V DC belum diungkap.
6
1
- Pasokan bersih dan tarif: Informasi yang tersedia belum cukup untuk memverifikasi klaim pasokan langsung energi bersih lebih dari 80% atau harga listrik 20% di bawah tarif jaringan selama sepuluh tahun.
Menghubungkan energi terbarukan dan kebutuhan AI
Gagasan di balik proyek ini adalah mendekatkan kebutuhan komputasi berskala besar dengan pembangkit energi terbarukan, lalu menggunakan penyimpanan dan kendali daya untuk menyesuaikan pasokan dengan perubahan kebutuhan komputasi. Jika pasokan bersih benar-benar tersedia dalam skala memadai, pendekatan seperti ini berpotensi menghubungkan pertumbuhan AI dengan infrastruktur energi terbarukan.
12
13
14
Namun, beberapa angka dan klaim kebijakan yang disebut dalam pertanyaan belum dapat dipastikan dari bahan yang tersedia. Ini termasuk proyeksi konsumsi listrik pusat komputasi dari sekitar 170 TWh pada 2025 menjadi 800 TWh pada 2030, klaim bahwa Mongolia Dalam memiliki 57% sumber daya angin China, serta persyaratan pasokan listrik terbarukan lebih dari 80% bagi pusat data baru di pusat komputasi utama. Informasi yang ada juga belum mengonfirmasi secara independen posisi Envision sebagai pemasok turbin angin terbesar kedua di China atau kaitan persis proyek ini dengan kebijakan pemindahan pusat data ke wilayah barat.
Penyimpanan yang meredam lonjakan beban dalam hitungan detik atau milidetik dan cadangan selama beberapa menit saja belum membuktikan bahwa pasokan energi terbarukan akan tetap andal ketika angin atau matahari melemah lebih lama. Untuk menilai dampak proyek terhadap transisi energi, dibutuhkan data pembangkitan, penyimpanan, impor listrik dari jaringan, dan emisi yang belum tersedia.