José Mourinho mengatakan Real Madrid telah menunaikan tanggung jawabnya setelah Kylian Mbappé meminta maaf atas komentarnya tentang meme yang menggambarkan Mao Zedong. Ia memuji respons cepat sang pemain sebagai sikap yang bertanggung jawab dan menunjukkan “kelas sejati”. Namun, Mourinho juga mengingatkan bahwa “sering kali, hal terbaik yang bisa dilakukan adalah tutup mulut”.
1
11
Pernyataan bahwa masalah ini sudah selesai berlaku untuk bagian Real Madrid, bukan berarti seluruh dampaknya telah berakhir. Laporan dari China menunjukkan bahwa konsekuensi siaran dan komersial masih berjalan setelah permintaan maaf disampaikan.
11
20
Dari obrolan soal meme hingga permintaan maaf
Kontroversi ini bermula dari cuplikan acara Prancis The Bridge. Mbappé ditanya meme daring tentang dirinya yang paling membuatnya tertawa. Dalam meme yang dibicarakan, wajahnya ditempelkan pada gambar Mao Zedong. Mbappé menyebut sosok dalam meme itu sebagai “diktator China”—merujuk pada Mao, bukan menjadikan istilah tersebut sebagai julukan untuk dirinya.
18
19
Pada 27 Oktober, Mbappé menyampaikan permintaan maaf dalam bahasa Prancis, Mandarin, dan Inggris. Ia menyebut komentarnya “tidak tepat” dan mengakui bahwa ucapannya telah menyakiti banyak orang di China serta komunitas China di berbagai belahan dunia.
19
Real Madrid dan La Liga juga menyampaikan permintaan maaf. Kementerian luar negeri China mengatakan pihaknya menanggapi permintaan maaf Mbappé dengan serius. Meski demikian, reaksi yang dilaporkan tidak langsung berhenti.
20
19
Dampak di China masih berlanjut
Televisi pemerintah China tidak menayangkan pertandingan-pertandingan pertama La Liga setelah kontroversi tersebut. Laporan lain menyebut layanan streaming Migu tidak akan menyiarkan laga Real Madrid melawan Racing Santander pada 1 November.
20
4
Dampak komersial juga dilaporkan. Perusahaan China, termasuk Mengniu dan Dongpeng, mengakhiri kerja sama dengan Mbappé setelah menuai kritik atas komentarnya.
17
Dengan demikian, ada perbedaan antara sikap Mourinho terhadap tanggung jawab klub dan perkembangan dampak yang lebih luas. Ia menilai Real Madrid telah melakukan apa yang perlu dilakukan melalui permintaan maaf; sementara itu, laporan dari China menunjukkan bahwa konsekuensi kontroversi tersebut masih berlangsung.