Nongsa–Changi Cable (NCC) adalah kabel data bawah laut sepanjang sekitar 50 kilometer yang menghubungkan Changi di Singapura dengan Nongsa Digital Park di Batam. Proyek ini dikembangkan oleh BW Digital dan PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), dengan Nongsa Digital Park sebagai mitra strategis.
Diterbitkan olehGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What is the Nongsa–Changi submarine cable project between Singapore and Batam, who developed it, what did Deputy Prime Minister Gan Kim Yong. Article summary: The Nongsa–Changi Cable (NCC) is a roughly 50 kilometre submarine data cable linking Changi in Singapore with Nongsa Digital Park in Batam, designed to strengthen high capacity, low latency connectivity between the two c. Topic tags: general web, ai, workflow, code, growth. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with
Koneksi data antara Batam dan Singapura akan mendapat jalur baru melalui Nongsa–Changi Cable (NCC), kabel bawah laut sepanjang sekitar 50 kilometer. Jalur ini menghubungkan Changi dengan Nongsa Digital Park di Batam dan dirancang untuk memperkuat konektivitas berkapasitas tinggi dengan latensi rendah. 8
10
Proyek ini dikembangkan oleh BW Digital bersama PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), perusahaan operasional Telkom Indonesia. Nongsa Digital Park turut mendukung proyek sebagai mitra strategis. 12
Dalam seremoni pendaratan kabel pada 20 Juli 2026, Wakil Perdana Menteri Singapura Gan Kim Yong mengatakan NCC diperkirakan menambah kapasitas data lebih dari 1,6 petabit per detik antara Singapura dan Batam. Ia juga menyebut latensinya diperkirakan di bawah dua milidetik. 11
Kapasitas data menunjukkan banyaknya informasi yang dapat ditransmisikan, sedangkan latensi mengukur jeda dalam pengiriman data. Keduanya penting untuk kebutuhan seperti layanan cloud, kecerdasan buatan (AI), dan koneksi antarpusat data. 8
10
Namun, angka tersebut merupakan perkiraan kemampuan proyek, bukan hasil pengukuran kinerja setelah kabel beroperasi. Pada saat seremoni, kabel itu dijadwalkan mulai beroperasi pada September. 10
NCC menambah infrastruktur konektivitas bagi Batam, termasuk kawasan Nongsa Digital Park yang menampung klaster pusat data yang terus berkembang. Koneksi langsung ke Changi juga disebut sebagai jalur terpendek dan paling langsung antara Singapura dan Nongsa Digital Park. 10
Proyek ini mendukung ambisi Batam, Bintan, dan Karimun—yang kerap disingkat BBK—untuk berkembang sebagai pusat ekonomi digital. Dalam pidatonya, Gan mengatakan Singapura dan Indonesia juga telah sepakat melakukan studi bersama guna mengidentifikasi peluang dan menyusun rekomendasi konkret bagi sektor teknologi BBK. 7
10
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Nongsa–Changi Cable (NCC) adalah kabel data bawah laut sepanjang sekitar 50 kilometer yang menghubungkan Changi di Singapura dengan Nongsa Digital Park di Batam.
Nongsa–Changi Cable (NCC) adalah kabel data bawah laut sepanjang sekitar 50 kilometer yang menghubungkan Changi di Singapura dengan Nongsa Digital Park di Batam. Proyek ini dikembangkan oleh BW Digital dan PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), dengan Nongsa Digital Park sebagai mitra strategis.
Dalam seremoni pendaratan kabel pada 20 Juli 2026, Wakil Perdana Menteri Singapura Gan Kim Yong mengatakan NCC diperkirakan menambah kapasitas data lebih dari 1,6 petabit per detik dan memiliki latensi di bawah dua mi...
Nongsa–Changi Cable (NCC) adalah kabel data bawah laut sepanjang sekitar 50 kilometer yang menghubungkan Changi di Singapura dengan Nongsa Digital Park di Batam. Proyek ini dikembangkan oleh BW Digital dan PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), dengan Nongsa Digital Park sebagai mitra strategis.
Diterbitkan olehGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What is the Nongsa–Changi submarine cable project between Singapore and Batam, who developed it, what did Deputy Prime Minister Gan Kim Yong. Article summary: The Nongsa–Changi Cable (NCC) is a roughly 50 kilometre submarine data cable linking Changi in Singapore with Nongsa Digital Park in Batam, designed to strengthen high capacity, low latency connectivity between the two c. Topic tags: general web, ai, workflow, code, growth. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with
Koneksi data antara Batam dan Singapura akan mendapat jalur baru melalui Nongsa–Changi Cable (NCC), kabel bawah laut sepanjang sekitar 50 kilometer. Jalur ini menghubungkan Changi dengan Nongsa Digital Park di Batam dan dirancang untuk memperkuat konektivitas berkapasitas tinggi dengan latensi rendah. 8
10
Proyek ini dikembangkan oleh BW Digital bersama PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), perusahaan operasional Telkom Indonesia. Nongsa Digital Park turut mendukung proyek sebagai mitra strategis. 12
Dalam seremoni pendaratan kabel pada 20 Juli 2026, Wakil Perdana Menteri Singapura Gan Kim Yong mengatakan NCC diperkirakan menambah kapasitas data lebih dari 1,6 petabit per detik antara Singapura dan Batam. Ia juga menyebut latensinya diperkirakan di bawah dua milidetik. 11
Kapasitas data menunjukkan banyaknya informasi yang dapat ditransmisikan, sedangkan latensi mengukur jeda dalam pengiriman data. Keduanya penting untuk kebutuhan seperti layanan cloud, kecerdasan buatan (AI), dan koneksi antarpusat data. 8
10
Namun, angka tersebut merupakan perkiraan kemampuan proyek, bukan hasil pengukuran kinerja setelah kabel beroperasi. Pada saat seremoni, kabel itu dijadwalkan mulai beroperasi pada September. 10
NCC menambah infrastruktur konektivitas bagi Batam, termasuk kawasan Nongsa Digital Park yang menampung klaster pusat data yang terus berkembang. Koneksi langsung ke Changi juga disebut sebagai jalur terpendek dan paling langsung antara Singapura dan Nongsa Digital Park. 10
Proyek ini mendukung ambisi Batam, Bintan, dan Karimun—yang kerap disingkat BBK—untuk berkembang sebagai pusat ekonomi digital. Dalam pidatonya, Gan mengatakan Singapura dan Indonesia juga telah sepakat melakukan studi bersama guna mengidentifikasi peluang dan menyusun rekomendasi konkret bagi sektor teknologi BBK. 7
10
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Nongsa–Changi Cable (NCC) adalah kabel data bawah laut sepanjang sekitar 50 kilometer yang menghubungkan Changi di Singapura dengan Nongsa Digital Park di Batam.
Nongsa–Changi Cable (NCC) adalah kabel data bawah laut sepanjang sekitar 50 kilometer yang menghubungkan Changi di Singapura dengan Nongsa Digital Park di Batam. Proyek ini dikembangkan oleh BW Digital dan PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), dengan Nongsa Digital Park sebagai mitra strategis.
Dalam seremoni pendaratan kabel pada 20 Juli 2026, Wakil Perdana Menteri Singapura Gan Kim Yong mengatakan NCC diperkirakan menambah kapasitas data lebih dari 1,6 petabit per detik dan memiliki latensi di bawah dua mi...