DayOne Data Centers mengajukan pendaftaran untuk rencana penawaran umum perdana (IPO) di Amerika Serikat. Perusahaan pusat data yang berkantor pusat di Singapura itu mengajukan Form F-1 kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) untuk menawarkan saham depositori Amerika (American Depositary Shares/ADS) yang mewakili saham biasa DayOne.
1
9
DayOne mengajukan permohonan pencatatan ADS di Nasdaq Global Select Market dengan kode DODC. Namun, pada pengajuan awal, jumlah ADS yang akan ditawarkan dan kisaran harganya belum ditentukan. Artinya, investor belum memiliki rincian final untuk menilai besaran penawaran.
1
4
Rincian awal IPO DayOne
Dokumen pendaftaran mencantumkan Morgan Stanley, J.P. Morgan, BofA Securities, Citigroup, dan BNP Paribas sebagai penjamin emisi.
3
4
Sejumlah laporan menyebut DayOne berpotensi mengincar dana hingga US$5 miliar. Namun, angka tersebut merupakan target yang diberitakan, bukan nilai penawaran yang telah diumumkan dalam pengajuan awal.
12
Pengajuan Form F-1 adalah bagian dari proses menuju IPO, bukan tanda bahwa penawaran sudah ditetapkan harganya atau sahamnya mulai diperdagangkan. Jumlah ADS dan kisaran harga masih belum dipastikan, sementara angka US$5 miliar juga belum menjadi ukuran transaksi final.
1
4
12
IPO menyusul pendanaan Seri C US$4,5 miliar
DayOne mengumumkan penutupan akhir pendanaan ekuitas Seri C senilai US$4,5 miliar pada 5 Juni 2026. Putaran tersebut dipimpin investor lama Coatue dan Hillhouse, dengan partisipasi investor baru, termasuk Indonesia Investment Authority (INA) dan Achi Capital Partners.
8
10
Perusahaan menyebut dana tersebut akan mendukung ekspansi di Singapura, Malaysia, Indonesia, Thailand, Jepang, Hong Kong, Finlandia, dan Spanyol. Namun, informasi itu tidak merinci berapa bagian pendanaan—atau kelak dana IPO—yang akan dialokasikan ke masing-masing pasar.
14
Angka kapasitas yang dilaporkan
Per 20 September 2026, laporan terkait pengajuan tersebut menyebut DayOne memiliki pemesanan kapasitas dari pelanggan sekitar 2,3 gigawatt (GW) dan sumber daya yang telah diamankan sebesar 4,6 GW di 10 pasar. Pemesanan dan sumber daya yang diamankan bukan hal yang sama dengan kapasitas pusat data yang sudah beroperasi.
14