Pesan utama panduan baru Amazon cukup lugas: yang dinilai seharusnya hasil kerja, bukan seberapa banyak seorang insinyur memakai AI. Memo yang beredar secara internal pada September itu dipublikasikan di situs perusahaan pada 27 Oktober. Amazon menyebut penggunaan token, adopsi alat AI, serta jumlah perubahan kode dan tinjauan sebagai metrik yang “sangat lemah” jika dipakai untuk menilai kinerja tim secara terpisah dari hasil yang penting.
5
8
Mengapa hitungan penggunaan bisa menyesatkan
Angka seperti banyaknya token yang diproses atau baris kode yang dihasilkan memang dapat menunjukkan aktivitas. Namun, angka itu tidak otomatis membuktikan bahwa pekerjaan menjadi lebih baik atau memberi dampak bagi pelanggan dan bisnis. Amazon memperingatkan bahwa menjadikan metrik tersebut sebagai target dapat mendorong perilaku yang keliru.
5
6
Salah satu contohnya adalah tokenmaxxing: memakai alat AI secara berlebihan demi meningkatkan hitungan penggunaan, tanpa cukup memperhatikan mutu hasilnya.
2
14 Aktivitas tambahan seperti ini juga dapat menambah biaya komputasi. Dokumentasi AWS menyebut jumlah token sebagai pendorong biaya terbesar di Amazon Bedrock dan menyarankan agar prompt maupun keluaran yang tidak diperlukan dikurangi.
AI tetap dianjurkan, tetapi harus berguna
Panduan itu bukan ajakan untuk menghindari AI. Amazon menyatakan bahwa hasil lebih penting daripada alat yang digunakan, dan laporan mengenai memo tersebut menggambarkan dorongan agar insinyur memakai AI secara selektif serta menilai manfaatnya dari hasil jangka panjang.
3
5
13
Perusahaan juga meminta manajer melihat tim dengan adopsi AI paling tinggi maupun paling rendah.
4 Angka adopsi dapat membantu menunjukkan bagian mana yang perlu ditelaah, tetapi tidak dengan sendirinya menjawab apakah AI membuat tim lebih produktif. Yang perlu diuji adalah apakah penggunaannya membantu menghasilkan perangkat lunak atau pengalaman pelanggan yang lebih baik.
4
6
Laporan menyebut Amazon menutup papan peringkat penggunaan AI internal pada Mei setelah karyawan mengejar angka token. Ada pula laporan tentang staf yang menjalankan tugas yang tidak perlu untuk menaikkan hitungan tersebut.
1
9 Kasus itu memperlihatkan risiko ketika ukuran aktivitas berubah menjadi sasaran: angka bisa naik tanpa bukti bahwa hasil kerjanya ikut membaik.
Intinya, Amazon ingin mendorong penggunaan AI tanpa menyamakan banyaknya pemakaian dengan kinerja. Token dan perubahan kode masih bisa menjadi bahan pertimbangan, tetapi perlu dibaca bersama data lain dan dampak jangka panjang—seraya mengingat bahwa penggunaan token juga membawa biaya.
1
11
13