Perusahaan teknologi China dilaporkan membeli lebih dari 1 juta chip gaming dan workstation Nvidia pada 2026 untuk mengatasi kekurangan kapasitas komputasi AI. Pembelian ini menunjukkan bahwa meski produksi chip lokal berkembang, perusahaan masih membutuhkan perangkat yang bisa digunakan sekarang—termasuk produk Nvidia yang tidak dirancang khusus untuk menjalankan sistem AI tercanggih.
5
6
7
Pasokan chip belum mengejar kebutuhan
Estimasi industri menyebut pasokan chip AI yang tersedia di China pada 2026 sekitar 3,5 juta unit, termasuk kira-kira 1 juta unit buatan luar negeri. Sementara itu, permintaan diperkirakan melampaui 5 juta unit. Angka-angka ini menggambarkan kesenjangan antara kapasitas yang bisa diperoleh perusahaan dan kebutuhan komputasi yang ingin mereka penuhi.
3
7
Produksi chip dalam negeri memang meningkat—salah satu laporan menyebutnya lebih dari dua kali lipat—tetapi pertumbuhan itu belum cukup untuk menutup kesenjangan.
8 Pembelian GPU Nvidia menjadi salah satu cara perusahaan menambah kapasitas sambil menunggu pemasok lokal meningkatkan produksi.
5
6
GPU gaming dan workstation dipakai untuk apa?
GPU atau unit pemroses grafis yang dibeli itu bukan akselerator khusus untuk AI tingkat lanjut. Namun, laporan menyebut sejumlah chip tersebut digunakan untuk beban kerja AI yang lebih sederhana. Produk-produk ini juga tidak terkena pembatasan ekspor AS yang berlaku bagi sejumlah prosesor AI lebih canggih.
7
8
10
Model yang disebut dalam laporan antara lain RTX Pro 6000D, RTX Pro 5000, dan RTX 5090. Chip-chip itu bukan pengganti penuh bagi akselerator AI yang lebih mumpuni. Menurut laporan yang tersedia, kinerjanya dalam banyak jenis komputasi berada di bawah chip AI lokal terdepan, tetapi masih berguna untuk tugas yang lebih ringan.
8 Dalam situasi pasokan ketat, kapasitas yang bisa segera dipakai dapat lebih berguna daripada menunggu alternatif yang sulit diperoleh.
Produksi lokal bertambah, tetapi belum menghapus ketergantungan
Industri chip China sedang berkembang, tetapi peningkatan produksi tidak otomatis berarti kebutuhan saat ini sudah terpenuhi. Ketua bergilir Huawei dilaporkan mengatakan bahwa perusahaannya belum mampu memproduksi cukup banyak perangkat komputasi AI untuk memenuhi permintaan di China. Ini mengisyaratkan bahwa kendalanya bukan semata-mata pilihan perusahaan terhadap produk asing, melainkan juga kapasitas produksi pemasok lokal.
Respons pemerintah China pun tampak berhati-hati, bukan sekadar menerima atau menolak seluruh produk Nvidia. Sejumlah laporan menyebut pemerintah mempertimbangkan pembelian RTX Pro 5500, sementara regulator meminta perusahaan menjelaskan rencana pembelian dan tujuan penggunaannya. Laporan tersebut menunjukkan adanya pertimbangan dan pengawasan, bukan persetujuan impor tanpa batas.
2
4
Angka pangsa pasar perlu dibaca dengan konteks
Penjualan GPU gaming dan workstation Nvidia yang dilaporkan tidak sama dengan pangsa perusahaan itu di pasar chip AI khusus pusat data. Reuters, mengutip IDC, melaporkan Nvidia menguasai 34% pasar chip AI pusat data China pada paruh pertama 2026.
17 Angka ini berbeda dari laporan lain yang mengulang klaim Nvidia bahwa pangsanya di pasar akselerator AI China nyaris nol.
14 Kedua angka itu mengacu pada ukuran pasar atau kategori yang berbeda; karena itu, keduanya tidak bisa dipakai begitu saja untuk menggambarkan semua chip Nvidia yang dibeli atau digunakan di China.
Kesimpulan yang paling jelas: ekspansi chip lokal China belum memenuhi skala kebutuhan komputasi AI perusahaan. Membeli GPU Nvidia yang tersedia memberi perusahaan jalan pintas untuk menambah kapasitas dalam jangka pendek, sementara pemasok dan pembuat kebijakan terus mendorong alternatif dalam negeri.
3
5
8