Oleshky, kota di wilayah Kherson, Ukraina, yang berada di bawah pendudukan Rusia, menghadapi krisis kemanusiaan serius. Warga dilaporkan kekurangan pangan, air minum, dan obat-obatan; listrik dan gas juga tidak tersedia. Ranjau dan aktivitas drone membuat jalanan berbahaya, sementara hingga 10 Oktober 2026 belum ada jalur evakuasi terorganisasi yang disepakati bersama. Ukraina menyatakan telah menyiapkan misi kemanusiaan, tetapi komunikasi yang dilaporkan belum menghasilkan operasi yang terkonfirmasi.
7
11
18
23
Bantuan darurat belum memulihkan pasokan
Pengiriman pangan reguler terakhir yang dilaporkan berhasil tiba di Oleshky pada 26 Mei 2026. Namun, itu bukan berarti tak ada bantuan yang masuk setelah tanggal tersebut. Pemerintah daerah Ukraina mengatakan drone mengirim sekitar empat ton pangan ke 100 lokasi pada 27 September. Pengiriman darurat ini belum memulihkan jalur pasokan reguler.
10
15
Laporan menggambarkan warga yang mengandalkan tanaman liar untuk membuat makanan. Rumah sakit setempat juga meminta warga menyumbangkan biji-bijian untuk pasien yang terbaring. Warga dilaporkan kekurangan air minum dan obat-obatan, sementara listrik dan gas tidak tersedia.
10
11
23
Angka penduduk bergantung pada wilayah yang dihitung
Sebelum invasi skala penuh Rusia, Oleshky memiliki sekitar 24.000 penduduk, menurut Radio Free Europe/Radio Liberty. Perkiraan terbaru untuk kota itu sendiri jauh lebih rendah: laporan PBB menyebut sekitar 2.000 orang terjebak di sana, sejalan dengan sejumlah laporan lokal.
5
Sementara itu, angka hingga 6.000 warga sipil, termasuk lebih dari 180 anak, merujuk pada komunitas-komunitas dekat garis depan di wilayah Kherson yang diduduki, termasuk Oleshky. Angka tersebut bukan jumlah penduduk kota Oleshky saja. Karena cakupan wilayahnya berbeda, kedua perkiraan itu tidak dapat dibandingkan seolah-olah menghitung populasi yang sama.
45
Ranjau dan drone membuat perjalanan berbahaya
Warga dan laporan media menyebut jalanan yang dipasangi ranjau serta ancaman drone menyulitkan pengiriman bantuan maupun upaya warga untuk pergi. Meduza melaporkan drone Rusia dan Ukraina beroperasi serta berhadapan di atas kota. Analisis Institute for the Study of War juga menggambarkan ancaman drone dan artileri di sekitar Oleshky. Laporan yang tersedia menunjukkan bahayanya, tetapi tidak menetapkan pihak yang bertanggung jawab atas setiap serangan atau ranjau di jalan.
18
21
Pejabat Ukraina menuduh pasukan Rusia menghalangi bantuan dan keberangkatan warga sipil. Uni Eropa menyerukan akses kemanusiaan, sementara kesaksian warga menggambarkan kekurangan parah dan tidak adanya jalan keluar yang aman. Namun, informasi yang tersedia tidak cukup untuk menilai secara independen penjelasan tandingan dari Rusia atau mengaitkan setiap gangguan dengan satu pihak.
11
17
19
Mengapa evakuasi belum berjalan?
Ombudsman hak asasi manusia Ukraina mengatakan Kyiv telah menyiapkan daftar evakuasi dan berkoordinasi dengan Komite Internasional Palang Merah. Namun, menurut laporan tersebut, Rusia belum mengonfirmasi kesediaannya untuk menjalankan misi itu. Laporan lain menyebut belum ada jaminan keamanan yang dapat diverifikasi, sehingga rute evakuasi belum diamankan bersama.
7
20
Ukraina menyatakan siap menyepakati gencatan senjata lokal dan jalur aman. Uni Eropa menyerukan akses kemanusiaan, sementara para pejabat dan mitra internasional meminta agar warga sipil diizinkan pergi. Seruan dan persiapan tersebut belum berubah menjadi kesepakatan evakuasi yang benar-benar dijalankan.
7
17
19
Laporan yang sama menyebut informasi mengenai 358 orang yang telah diverifikasi membutuhkan bantuan oleh kantor ombudsman Ukraina. Angka itu menggambarkan orang-orang yang diidentifikasi oleh pejabat Ukraina; bukan bukti bahwa evakuasi telah diizinkan atau terlaksana.
20
Bantuan drone dan kontak yang dilaporkan antara AS dan Rusia
Pemerintah daerah Ukraina melaporkan bahwa sekitar empat ton pangan dikirim dengan drone pada 27 September. Bantuan itu menjadi pertolongan darurat, tetapi laporan yang tersedia tidak menunjukkan bahwa akses reguler ke kota telah pulih.
15
Pada 10 Oktober, sejumlah laporan menyebut adanya kontak antara komisioner hak asasi manusia Rusia dan pihak Amerika, termasuk tim Melania Trump. Tim tersebut dilaporkan siap membantu pembicaraan mengenai bantuan dan evakuasi. Laporan terpisah yang mengutip Kremlin menyebut Vladimir Putin dan Donald Trump berbicara sekitar 90 menit dan membahas Oleshky, dengan komunikasi lanjutan yang melibatkan kantor Melania Trump. Pembicaraan itu bukan konfirmasi adanya operasi yang disetujui AS, koridor yang telah dibuka, ataupun evakuasi yang sudah berlangsung.
4
12
Gambaran paling jelas saat ini adalah keadaan darurat kemanusiaan yang parah, satu pengiriman pangan darurat yang dilaporkan, dan rencana evakuasi yang belum menjadi jalur aman hasil kesepakatan bersama. Perkiraan jumlah penduduk juga perlu dibaca dengan cermat: angka untuk Oleshky sendiri lebih rendah daripada angka yang mencakup komunitas sekitar garis depan.
7
15
45