Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) membuka proses disiplin mendesak untuk menyelidiki kepergian Cristiano Ronaldo dari kamp timnas di Kopenhagen menjelang pertandingan Nations League melawan Denmark. FPF juga menjatuhkan skors sementara selama perkara diperiksa. Artinya, tindakan itu belum menjadi hukuman final.
6
16
17
Perselisihan sebelum Ronaldo meninggalkan kamp
Ronaldo tidak dimainkan sebagai pemain pengganti saat Portugal menghadapi Norwegia pada 27 September, menurut sejumlah laporan. Ia kemudian meninggalkan kamp di Kopenhagen sebelum laga melawan Denmark.
2
8
11
Perselisihan dengan pelatih Jorge Jesus berkaitan dengan peran Ronaldo dan waktu bermainnya. Dalam versinya, Ronaldo mengatakan Jesus telah menyepakati rencana agar ia absen pada laga melawan Norwegia dan Denmark demi mengatur kebugarannya. Ia juga menyebut ada kesepakatan terpisah untuk menjelaskan kepada publik alasan dirinya tidak dimainkan saat melawan Norwegia. Menurut Ronaldo, kesepakatan itu tidak terlaksana dan hal tersebut mendorongnya pergi dari kamp.
1
Laporan yang tersedia menunjukkan adanya perselisihan soal waktu bermain dan komunikasi. Namun, laporan tersebut tidak membuktikan bahwa Ronaldo dijanjikan secara pasti akan bermain selama 30 menit.
Permintaan maaf dan penjelasan Ronaldo
Dalam pernyataan yang diberitakan pada 6 Oktober, Ronaldo menuduh Jesus dua kali mengingkari ucapannya. Ia meminta maaf karena meninggalkan kamp, mengatakan FPF berhak menilai tindakannya dan menjatuhkan hukuman, serta menyatakan tetap siap membela timnas setelah menjalani skors. Ia juga menegaskan tidak akan pensiun dari sepak bola internasional.
1
2
Pernyataan itu merupakan penuturan Ronaldo mengenai perselisihan tersebut, bukan kesimpulan resmi FPF. Federasi menyatakan prosesnya bertujuan memeriksa apakah peristiwa yang dilaporkan memiliki konsekuensi disiplin.
17
Apa arti skors sementara?
Badan disiplin FPF memutuskan membuka proses pada 9 Oktober untuk menyelidiki fakta yang dilaporkan kepada federasi pada 7 Oktober. Kasus tersebut dinyatakan mendesak, dan FPF mengumumkan langkah itu pada 10 Oktober.
6
16
17
Dalam keterangan FPF yang diberitakan, ada dua tahap tindakan pencegahan: Ronaldo sebelumnya terkena skors pencegahan otomatis hingga proses disiplin dimulai, lalu federasi menetapkan skors pencegahan yang tidak otomatis. Jadi, skors yang berlaku selama pemeriksaan merupakan tindakan sementara dan tidak berarti Ronaldo sudah dijatuhi larangan bermain final.
6
17
Sejumlah laporan menyebut perkara tersebut diteruskan ke Komite Investigasi Disiplin FPF pada 10 Oktober.
8
19 Informasi yang tersedia tidak merinci aturan kerahasiaan penyelidikan atau jadwal bagi Ronaldo untuk menyampaikan pembelaan.
Hukuman akhir belum diputuskan
Belum ada hukuman disiplin final yang diumumkan dalam laporan yang ditinjau. Salah satu media menyebut kemungkinan larangan bermain selama satu hingga enam bulan serta sanksi finansial, tetapi keduanya masih sebatas kemungkinan yang diberitakan—bukan keputusan FPF.
7
14
Masa depan Ronaldo bersama timnas juga belum dapat dipastikan. Ia mengatakan tetap bersedia membela Portugal setelah menjalani hukuman apa pun dan menegaskan tidak pensiun. Namun, dampak perkara ini terhadap pemanggilan timnas berikutnya masih belum diketahui.
1
2