Ancaman serangan drone pada Jumat, 9 Oktober 2026, membuat empat bandara yang melayani Moskow membatasi kedatangan dan keberangkatan. Gangguan itu terjadi saat pesawat-pesawat pemerintah Rusia kembali dari Turkmenistan, tempat Presiden Vladimir Putin menghadiri pertemuan regional.
3
1
9
Bandara membatasi penerbangan selama beberapa jam
Otoritas penerbangan Rusia, Rosaviatsia, mengumumkan pembatasan di Vnukovo, Sheremetyevo, Domodedovo, dan Zhukovsky. Pembatasan mulai berlaku sekitar pukul 15.40 waktu setempat.
3
Laporan menyebut Vnukovo, Domodedovo, dan Zhukovsky mengalami gangguan sekitar enam hingga tujuh jam. Menurut angka yang dikaitkan dengan kanal Telegram Rusia Baza, lebih dari 370 penerbangan tertunda dan 62 dibatalkan di tiga bandara dalam kurun 24 jam. Angka tersebut bukan hitungan terverifikasi untuk keempat bandara sekaligus.
7
11
Pesawat pemerintah terlihat berputar di udara
Data pelacakan penerbangan dan laporan media menyebut sejumlah pesawat dari Skuadron Penerbangan Khusus Rossiya—unit yang mengangkut pejabat tinggi Rusia—tidak dapat langsung mendarat dan berputar di sekitar Moskow. Sedikitnya tiga pesawat yang kembali dari Turkmenistan disebut termasuk di antaranya; laporan Meduza menyebut ketiganya adalah pesawat Il-96.
9
6
Namun, laporan mengenai jumlah pesawat yang terdampak tidak sepenuhnya sama. Informasi bahwa sejumlah pesawat mungkin dialihkan melalui St. Petersburg juga belum cukup untuk memastikan pesawat mana yang membawa Putin, apakah ia berada di dalam pesawat yang dialihkan, atau apakah perjalanannya sendiri tertunda. Pesawat Il-96 digunakan untuk mengangkut presiden, tetapi jenis pesawat saja tidak membuktikan siapa penumpangnya.
2
8
9
Putin berada di Turkmenistan untuk menghadiri pertemuan Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (CIS), kelompok negara-negara bekas Uni Soviet, serta pertemuan lingkungan kawasan Kaspia. Ia juga bertemu Presiden Iran Masoud Pezeshkian selama kunjungan tersebut.
1
12 Gangguan penerbangan yang bertepatan dengan kepulangan delegasi itu tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa operasi tersebut secara khusus menargetkan Putin.