Perpisahan Lionel Messi bersama Argentina berakhir dengan skenario yang sulit dibuat lebih manis: kemenangan 3-0 atas Benin di Buenos Aires. Messi terlibat dalam semua gol—memberi dua assist, lalu mencetak gol dari titik penalti. Laga pada 6 Oktober itu menjadi penampilan ke-208 sekaligus yang terakhir baginya bersama timnas.
7
13
Mengapa Messi kembali untuk satu laga terakhir?
Messi mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional setelah Argentina kalah dari Spanyol di final Piala Dunia 2026. Meski sudah mengambil keputusan tersebut, ia kemudian masuk skuad Argentina untuk laga persahabatan melawan Benin di Stadion Monumental, Buenos Aires, sebagai kesempatan mengucapkan salam perpisahan di hadapan pendukung sendiri.
1
2
Asosiasi Sepak Bola Argentina juga mengundang para pemain lain dari skuad juara Piala Dunia 2022. Namun, undangan itu tidak berarti semua pemain hadir; laporan menyebut sejumlah mantan rekan setim ikut dalam penghormatan untuk Messi.
10
18
Dua assist dan gol penalti
Messi membuka malam perpisahannya dengan membantu Nicolás Otamendi mencetak gol pembuka Argentina. Ia kemudian memberi umpan untuk gol Nico Paz, sebelum menutup kemenangan 3-0 lewat penalti pada menit ke-71.
5
13
Laga tersebut menjadi penutup karier internasional selama 21 tahun. Messi mengakhiri kiprahnya dengan 208 penampilan dan 126 gol untuk Argentina, serta sejumlah pencapaian besar, termasuk gelar Piala Dunia 2022 dan dua gelar Copa América.
7
8
Sambutan meriah di Stadion Monumental
Penghormatan untuk Messi sudah terasa sebelum pertandingan dimulai. Ia tampak emosional dalam seremoni, sementara penonton di Stadion Monumental memberikan tepuk tangan panjang dan nyaring. Setelah gol penaltinya, para suporter juga meneriakkan namanya.
8
Seusai pertandingan, Messi mengatakan bahwa mengenakan seragam Argentina selama lebih dari 20 tahun adalah sumber kebanggaan baginya. Ia juga mengakui beratnya berpisah: ia ingin terus kembali selamanya, tetapi tahu hal itu tidak mungkin.
8
Apakah ada protes dalam laga tersebut?
Laporan yang tersedia menggambarkan suasana penuh emosi dan penghormatan kepada Messi, tetapi tidak memberikan bukti jelas adanya aksi protes di pertandingan. Salah satu laporan prapertandingan menyebut keluhan dari kubu Benin soal perjalanan dan fasilitas. Keluhan itu sendiri tidak cukup untuk menyimpulkan bahwa terjadi protes.
6