Amazon dikabarkan berencana menginvestasikan US$3 miliar untuk bisnis quick commerce di India hingga 2030. Amazon menyebut Amazon Now mencapai laju penjualan kotor tahunan US$1 miliar pada September 2026.
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-6 LunaGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What is Amazon’s reported $3 billion plan to expand Amazon Now in India through 2030, including its investment timetable, warehouse targets,. Article summary: Amazon reportedly plans to invest $3 billion in Amazon Now, its rapid-delivery service in India, by 2030 to narrow the lead held by Blinkit, Zepto and Swiggy Instamart. The figure comes from people familiar with the plan. Topic tags: general, news, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts w
Amazon dikabarkan menyiapkan investasi US$3 miliar untuk mengembangkan bisnis quick commerce di India hingga 2030. Langkah ini menjadi upaya besar untuk mengejar pesaing yang lebih dulu membuat belanja dan pengantaran dalam hitungan menit kian lazim. Rencana tersebut mencakup penambahan titik pemenuhan pesanan di kawasan permukiman, perbaikan perencanaan stok, serta fokus pada kebutuhan sehari-hari yang dibeli berulang kali. Namun, naiknya penjualan saja belum menjawab apakah Amazon Now sudah untung atau mampu menyamai pesaingnya. 1
Menurut laporan, investasi itu akan digelontorkan bertahap: US$1 miliar hingga akhir 2027, lalu tambahan US$2 miliar hingga 2030. Amazon juga berencana memperluas jaringan titik pemenuhan pesanan kecil Amazon Now—lokasi penyimpanan barang yang dekat dengan pelanggan—dari sekitar 750 menjadi 1.300 pada April 2027. 1
5
6
Prioritas operasional yang dilaporkan mencakup perencanaan stok yang lebih baik dan pemanfaatan alat berbasis AI untuk membantu memperkirakan kebutuhan di tiap lokasi. Produk yang diutamakan adalah kebutuhan harian yang sering dibeli ulang, bukan barang yang biasanya hanya dibeli sesekali. 1
5
Angka US$3 miliar itu berasal dari sumber yang mengetahui rencana tersebut. Jadi, ini merupakan nilai investasi yang dilaporkan, bukan dana yang sudah dipastikan dibelanjakan atau komitmen publik Amazon. 1
Pada September 2026, Amazon menyatakan Amazon Now telah mencapai laju penjualan kotor tahunan sebesar US$1 miliar berdasarkan kinerja tiga bulan sebelumnya. Perusahaan juga mengatakan jumlah pesanan berlipat ganda setiap kuartal sejak layanan diluncurkan. Laju tahunan adalah proyeksi berdasarkan kinerja terkini—bukan berarti Amazon Now sudah mencatat penjualan atau laba US$1 miliar dalam satu tahun penuh. 3
Estimasi terpisah pada Agustus menempatkan volume Amazon Now sekitar 600.000–700.000 pesanan per hari, dibandingkan 3,4–3,6 juta pesanan harian untuk Blinkit. Angka-angka ini merupakan perkiraan dari laporan berbeda, tetapi menunjukkan bahwa volume Amazon masih jauh di bawah pemimpin pasar tersebut. 10
Ada pula indikasi bahwa Amazon Now mendorong pelanggan untuk lebih sering berbelanja. Laporan pada April menyebut frekuensi belanja anggota Prime meningkat tiga kali lipat setelah mereka mulai menggunakan layanan ini. Namun, angka itu merupakan gambaran pada saat laporan tersebut dibuat, bukan ukuran perilaku semua pelanggan saat ini. 4
Quick commerce mengandalkan kemudahan belanja kecil yang dilakukan berulang kali. Menurut angka yang dikutip Fortune India, layanan ini sudah menyumbang sekitar dua pertiga pesanan belanja bahan pangan daring di India pada 2024. Bagi Amazon, kondisi itu membuka peluang untuk menjadikan aplikasinya bagian dari rutinitas belanja pelanggan, bukan hanya tempat untuk membeli barang dalam jumlah besar sesekali. 7
Agar strategi ini berjalan, barang harus tersedia dekat dengan pelanggan saat dipesan, sementara stok di tiap lokasi perlu dikelola agar tidak terlalu banyak menumpuk pada produk yang kurang laku. Karena itu, fokus pada kebutuhan sehari-hari dan perencanaan permintaan menjadi bagian penting dari rencana yang dilaporkan. 1
Amazon memasuki pasar yang pemain utamanya telah mengumpulkan volume pesanan jauh lebih besar dan membangun kebiasaan pelanggan. Biaya menjalankan model ini juga tidak ringan. Bloomberg melaporkan tiga perusahaan quick commerce terbesar di India secara kolektif merugi lebih dari US$1,4 miliar selama empat tahun, sementara Fortune India menyoroti mahalnya proses mencapai skala usaha yang memadai. 2
7
Karena itu, pertumbuhan belum cukup untuk mengukur keberhasilan. Amazon perlu mendapatkan cukup banyak pesanan berulang dan menjalankan pemenuhan pesanan secara efisien agar jaringan lokasinya dapat bertahan. Angka penjualan dan pesanan yang tersedia belum membuktikan bahwa Amazon Now sudah menghasilkan keuntungan. 2
3
10
Ada pula tantangan regulasi. Reuters melaporkan bahwa Amazon harus beroperasi di tengah pembatasan India terhadap perusahaan e-commerce asing serta perkara antimonopoli yang masih berjalan. Sumber yang dirujuk di sini juga tidak menyajikan data tentang keselamatan kurir. Jadi, angka ekspansi saja belum cukup untuk menilai bagaimana perusahaan menyeimbangkan kecepatan antar dengan keselamatan pekerja. 1
Ujian berikutnya adalah apakah Amazon mendekati target 1.300 lokasi, mampu mempertahankan pesanan berulang saat memperluas jaringan, dan mengubah pertumbuhan penjualan menjadi operasi yang berkelanjutan. Rencana US$3 miliar menunjukkan besarnya ambisi Amazon, tetapi belum membuktikan bahwa Amazon Now dapat menyamai pesaing atau membuat pengantaran cepat menjadi bisnis yang menguntungkan.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Amazon dikabarkan berencana menginvestasikan US$3 miliar untuk bisnis quick commerce di India hingga 2030.
Amazon dikabarkan berencana menginvestasikan US$3 miliar untuk bisnis quick commerce di India hingga 2030. Amazon menyebut Amazon Now mencapai laju penjualan kotor tahunan US$1 miliar pada September 2026.