Pipa East West mulai beroperasi kembali pada 22 September 2026, tetapi pengiriman dari pelabuhan Yanbu belum pulih. Aramco meningkatkan aktivitas ekspor lewat Teluk; data pelayaran mencatat sekitar 14 juta barel dimuat ke tujuh kapal tanker besar pada 20 September.
Diterbitkan olehGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: How has Saudi Aramco responded to the September 13, 2026 drone attacks that shut down its East West pipeline linking eastern Saudi oil field. Article summary: Saudi Aramco has responded by partially restarting the East West pipeline, increasing Gulf shipments and arranging alternative delivery logistics for Asian buyers.. Topic tags: general web, workflow, security, marketing, data. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and
Saudi Aramco menanggapi terhentinya pipa East-West dengan mengoperasikan kembali jalur itu secara bertahap, meningkatkan pengiriman minyak dari pelabuhan di kawasan Teluk, dan mengatur pemindahan muatan antarkapal di Sohar, Oman. Namun, pipa yang kembali memompa minyak belum berarti ekspor dari Yanbu, pelabuhan di pesisir Laut Merah, sudah normal. Menurut laporan Reuters pada 24 September, volume yang dipompa sedang meningkat, tetapi kapal tanker belum kembali memuat minyak di Yanbu. 1
3
4
5
Serangan drone menyebabkan pipa yang menghubungkan kawasan penghasil minyak di timur Arab Saudi dengan Yanbu itu ditutup pada 13 September. Sebelum penutupan, jalur tersebut diperkirakan mengalirkan sekitar 4 juta–5 juta barel per hari. Reuters kemudian melaporkan kerusakan pada tiga stasiun pompa, bukan dua seperti perkiraan awal. Keterangan pada sejumlah citra yang digunakan Reuters menyebut serangan terjadi pada 11 September; karena itu, tanggal serangan dalam keterangan citra dan tanggal penutupan pipa tidak sebaiknya dianggap sama. 3
15
6
4
Pipa mulai beroperasi lagi dengan laju rendah pada 22 September. Saat itu, sumber Reuters memperkirakan ekspor dari Yanbu mungkin bisa dilanjutkan pada hari yang sama. Namun, laporan terbaru pada 24 September menunjukkan pemuatan kapal masih tertunda sementara Aramco mengumpulkan volume minyak yang cukup di Yanbu. 4
5
Aramco dilaporkan berupaya melewati bagian yang rusak, dengan sasaran memulihkan sekitar separuh kapasitas dalam hitungan hari dan kapasitas penuh dalam sekitar enam minggu. Seorang sumber keamanan yang dikutip Reuters memperkirakan pengoperasian penuh memerlukan enam hingga delapan minggu. Semua itu masih perkiraan, bukan konfirmasi bahwa perbaikan telah selesai. 8
4
Aramco memperbesar aktivitas pengiriman dari kawasan Teluk. Data TankerTrackers.com yang dikutip Reuters menunjukkan perusahaan memuat sekitar 14 juta barel ke tujuh kapal tanker besar pada 20 September. Reuters juga melaporkan penjualan sekitar 60 juta barel minyak dari Ras Tanura untuk dimuat melalui pemindahan antarkapal di Sohar selama September dan Oktober. Angka 60 juta barel itu menggambarkan pengaturan perdagangan dan pengiriman, bukan jumlah yang dipastikan sudah tiba di tangan pembeli. 3
1
Laporan lain menyebut hampir 100 juta barel minyak Saudi terjual kepada pembeli Asia sejak pertengahan September untuk pengiriman pada Oktober dan November. Angka penjualan itu tidak dapat dijumlahkan dengan 60 juta barel dalam pengaturan Sohar ataupun 14 juta barel yang dimuat pada satu hari: ketiganya mengukur tahap perdagangan dan pengiriman yang berbeda, sementara kemungkinan tumpang tindihnya tidak diketahui. 12
1
3
Presiden dan CEO Aramco, Amin Nasser, mengatakan sistem East-West terdiri atas beberapa jalur dan operasi yang terganggu dapat dipulihkan dalam hitungan hari. Ia juga menyebut perusahaan tengah mempelajari jalur ekspor keempat dan kelima. Pernyataan itu tidak memastikan seluruh bagian pipa yang rusak sudah diperbaiki, maupun menetapkan tujuan, kapasitas, biaya, atau jadwal penyelesaian jalur baru tersebut. 9
16
4
5
Harga minyak turun pada 22 September ketika aliran minyak Saudi meningkat dan pipa mulai beroperasi lagi. Meski demikian, pengiriman dari kawasan Teluk dan rencana pemindahan muatan di Sohar adalah cara mengatasi gangguan, bukan bukti bahwa jalur melalui Selat Hormuz atau ekspor dari Yanbu telah kembali normal. Perkembangan operasional paling jelas hingga 24 September tetap sama: minyak semakin banyak dipompa melalui pipa, tetapi pemuatan tanker di Yanbu belum dimulai lagi. 2
1
5
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Pipa East West mulai beroperasi kembali pada 22 September 2026, tetapi pengiriman dari pelabuhan Yanbu belum pulih.
Pipa East West mulai beroperasi kembali pada 22 September 2026, tetapi pengiriman dari pelabuhan Yanbu belum pulih. Aramco meningkatkan aktivitas ekspor lewat Teluk; data pelayaran mencatat sekitar 14 juta barel dimuat ke tujuh kapal tanker besar pada 20 September.
Perbaikan penuh masih diperkirakan memerlukan beberapa minggu. Angka penjualan dan pemuatan yang beredar tidak bisa dijumlahkan begitu saja.