Pada 22 September 2026, Ukraina mengklaim Operasi MoLoChKa membuat 300 kapal yang terkait dengan armada bayangan Rusia tidak dapat bergerak dengan tenaga sendiri. Menurut Ukraina, operasi dimulai pada 6 Juli di Laut Hitam dan Laut Azov.
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-6 SolGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What did Ukraine report on September 22, 2026, about Operation MoLoChKa’s 11-week drone campaign against Russia’s sanctions-evading shadow f. Article summary: On September 22, Ukraine’s drone-force commander Robert “Madyar” Brovdi said Operation MoLoChKa had disabled **300 vessels** linked to Russia’s sanctions-evading shadow fleet over 11 weeks. That was Ukraine’s reported ta. Topic tags: general, general web, user generated, news. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts w
Ukraina menyebut kampanye drone selama sebelas pekan telah membuat 300 kapal yang terkait dengan “armada bayangan” Rusia tidak dapat bergerak dengan tenaga sendiri. Klaim itu disampaikan pada 22 September 2026 oleh Robert “Madyar” Brovdi, komandan pasukan sistem nirawak Ukraina. Armada bayangan merujuk pada kapal-kapal yang dikaitkan dengan upaya Rusia menghindari sanksi. Namun, angka 300 tersebut merupakan klaim militer Ukraina, bukan jumlah yang telah diverifikasi secara independen. 1
15
Pengumuman itu muncul ketika Washington mempertanyakan risiko serangan Ukraina terhadap pelayaran yang terkait dengan Amerika Serikat (AS). Isu tersebut mengemuka menjelang pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di sela Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). 4
14
Menurut Brovdi, Operasi MoLoChKa dimulai pada 6 Juli 2026 dan menyasar kapal-kapal di Laut Hitam serta Laut Azov. Dalam rincian yang ia sampaikan pada 22 September, 166 kapal berada di Laut Hitam dan 134 kapal di Laut Azov. Ia juga mengklaim operasi itu sangat membatasi lalu lintas kapal di Laut Azov dan Selat Kerch. Penilaian tentang lalu lintas tersebut, seperti halnya jumlah kapal, berasal dari pihak Ukraina. 1
6
Jumlah yang dilaporkan Ukraina bertambah secara bertahap:
Urutan itu menunjukkan perkembangan hitungan yang dilaporkan Ukraina. Angka-angka tersebut tidak dengan sendirinya memastikan identitas maupun kondisi setiap kapal. 15
Pada 22 September, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan serangan Ukraina beberapa kali menyasar kapal dan pasokan minyak yang terkait dengan AS dalam beberapa bulan terakhir. Ia menduga hal itu kemungkinan tidak disengaja, tetapi mengatakan persoalannya perlu ditangani. Dalam laporan yang tersedia, Rubio tidak menyebut kapal-kapal tersebut sebagai bagian dari hitungan Operasi MoLoChKa. Laporan yang ada juga tidak membuktikan adanya serangan berulang terhadap kapal berbendera atau milik AS. 4
9
Washington dan Kyiv sebelumnya telah membahas cara menghindari serangan terhadap kapal tanker non-Rusia serta infrastruktur energi yang berkaitan dengan kepentingan AS. Karena itu, penting untuk membedakan operasi terhadap pelayaran yang dikaitkan dengan Rusia dari risiko terhadap kapal komersial lainnya. Pembahasan tersebut tidak membuktikan bahwa insiden yang dikhawatirkan Rubio merupakan bagian dari Operasi MoLoChKa. 9
Rubio juga mendukung gencatan senjata terkait infrastruktur energi: Rusia menghentikan serangan terhadap infrastruktur Ukraina, sementara Ukraina menghentikan serangan terhadap pasokan energi Rusia. Itu adalah usulan penghentian serangan secara timbal balik, bukan kesepakatan yang sudah berlaku. 3
Setelah bertemu Trump di PBB pada 22 September, Zelenskyy mengatakan keduanya telah membahas kemungkinan gencatan senjata energi dengan Rusia. Menurut Zelenskyy, Ukraina siap menghentikan serangan terhadap fasilitas energi Rusia jika Moskwa mengambil langkah yang sama. Kampanye di laut dan usulan gencatan senjata energi adalah dua persoalan berbeda. Bersama-sama, keduanya menunjukkan tantangan diplomatik bagi Kyiv: mempertahankan tekanan terhadap Rusia sembari menanggapi kekhawatiran AS mengenai pelayaran dan serangan di sektor energi. 14
9
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Pada 22 September 2026, Ukraina mengklaim Operasi MoLoChKa membuat 300 kapal yang terkait dengan armada bayangan Rusia tidak dapat bergerak dengan tenaga sendiri.
Pada 22 September 2026, Ukraina mengklaim Operasi MoLoChKa membuat 300 kapal yang terkait dengan armada bayangan Rusia tidak dapat bergerak dengan tenaga sendiri. Menurut Ukraina, operasi dimulai pada 6 Juli di Laut Hitam dan Laut Azov. Jumlah yang dilaporkan naik dari 218 pada awal Agustus menjadi 285 setelah sepuluh pekan, lalu 300 setelah sebelas pekan.
Marco Rubio mengkhawatirkan serangan terhadap kapal dan pasokan minyak yang terkait dengan AS.