Netanyahu menyatakan Israel telah menuntaskan “zona keamanan” di Lebanon selatan setelah penghancuran terowongan Hezbollah yang dilaporkan berada di bawah punggung Ali al Taher, serta memperingatkan lawan Israel akan... Ledakan yang menurut Israel memakai 1.100 ton bahan peledak itu bertepatan dengan getaran berkeku...
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-5.6 TerraGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What did Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu announce after Israel’s reported destruction of Hezbollah infrastructure at Beaufort Cast. Article summary: Netanyahu said Israel had completed the establishment of a southern Lebanese “security zone” after destroying what Israel described as Hezbollah positions at Beaufort Castle and the Ali al‑Taher ridge, including two tunn. Topic tags: general, general web, news. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan penghancuran infrastruktur Hezbollah yang dilaporkan berada di Kastel Beaufort dan punggung Ali al-Taher telah melengkapi pembentukan “zona keamanan” Israel di Lebanon selatan. Ia menyebut operasi itu sebagai “kemenangan besar” dan berjanji Israel akan terus menghancurkan apa yang disebutnya infrastruktur teroris di zona tersebut. 3
5
8
Israel menyatakan telah menghancurkan dua terowongan di bawah punggung Ali al-Taher dengan 1.100 ton bahan peledak. Ledakan itu bertepatan dengan getaran bermagnitudo 4,1 yang tercatat di kawasan tersebut oleh Survei Geologi AS (USGS). Menurut versi Israel, lokasi itu merupakan kompleks komando Hezbollah yang memiliki ruang tinggal dan persediaan senjata. Namun, rincian itu adalah klaim Israel dan belum diverifikasi secara independen dalam laporan yang dirujuk. 3
4
Setelah operasi tersebut, Netanyahu memperingatkan bahwa pihak mana pun yang menyerang Israel akan menghadapi pembalasan berat, yang dalam pemberitaan digambarkan sebagai “pukulan yang lebih keras”. Pernyataan itu juga disertai janji untuk terus menargetkan infrastruktur Hezbollah di zona keamanan yang diklaim Israel. 8
11
Media pemerintah Lebanon, sebagaimana dikutip sejumlah media, melaporkan aktivitas militer Israel yang berlanjut di luar Ali al-Taher:
Laporan-laporan ini menggambarkan operasi dan kerusakan yang dilaporkan, tetapi bukan catatan menyeluruh yang telah diverifikasi secara independen untuk setiap insiden di seluruh wilayah tersebut.
Kesepakatan Juni antara Israel, Lebanon, dan Amerika Serikat menetapkan pengaturan bertahap: Angkatan Bersenjata Lebanon akan secara progresif mengambil tanggung jawab di wilayah yang ditentukan dan melucuti kelompok bersenjata nonnegara, sementara Israel akan secara bertahap menarik atau memindahkan kembali pasukannya dari Lebanon selatan. Hezbollah bukan pihak dalam kesepakatan itu dan menolak premis pelucutan senjata.
Urutan pelaksanaan inilah yang kini menjadi hambatan utama. Israel mengatakan pasukannya dapat tetap berada di Lebanon selatan hingga Hezbollah dilucuti, sedangkan kerangka kesepakatan juga membayangkan penarikan Israel secara bertahap saat pasukan Lebanon mengambil alih kendali.
Israel menggambarkan zona keamanan yang diklaimnya dan operasi berkelanjutan sebagai kebutuhan selama Hezbollah masih bersenjata. Sebaliknya, pemberitaan Lebanon dan para pengkritik kesepakatan memandang keberadaan militer Israel yang terus berlanjut serta serangan lanjutan sebagai hal yang bertentangan dengan jalur penarikan pasukan dan pemulihan otoritas negara Lebanon.
Ujian praktis kesepakatan itu, dengan demikian, bukan semata-mata keberadaan dokumennya, melainkan apakah tiga langkah yang saling terkait—pelucutan senjata Hezbollah, pengerahan tentara Lebanon, dan penarikan Israel—dapat berjalan bersamaan.
Presiden Lebanon Joseph Aoun kembali menegaskan bahwa senjata harus berada di bawah otoritas negara serta kendali tentara Lebanon harus mencakup seluruh wilayah negara. Saat berkunjung ke Nabatieh setelah penghancuran terowongan, ia juga mengatakan belum ada perundingan baru dengan Israel. Pemberitaan menyebut putaran negosiasi yang direncanakan dengan mediasi AS ditunda hingga Oktober. 2
Laporan yang tersedia tidak cukup untuk membuktikan adanya kemajuan tertentu dalam isu penetapan batas atau tahanan. Laporan tersebut juga tidak dapat mengonfirmasi secara andal rencana kunjungan seorang jenderal AS. Klaim-klaim itu karena itu perlu diperlakukan sebagai belum terkonfirmasi.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Netanyahu menyatakan Israel telah menuntaskan “zona keamanan” di Lebanon selatan setelah penghancuran terowongan Hezbollah yang dilaporkan berada di bawah punggung Ali al Taher, serta memperingatkan lawan Israel akan...
Netanyahu menyatakan Israel telah menuntaskan “zona keamanan” di Lebanon selatan setelah penghancuran terowongan Hezbollah yang dilaporkan berada di bawah punggung Ali al Taher, serta memperingatkan lawan Israel akan... Ledakan yang menurut Israel memakai 1.100 ton bahan peledak itu bertepatan dengan getaran berkekuatan magnitudo 4,1 yang tercatat oleh Survei Geologi AS (USGS).
Pengumuman tersebut menyoroti kebuntuan kesepakatan kerangka Juni yang dimediasi AS: penarikan bertahap Israel dikaitkan dengan pengerahan tentara Lebanon dan pelucutan senjata Hezbollah, yang ditolak kelompok itu.