Rory McIlroy memperkirakan “sejumlah pemain” akan meninggalkan LIV Golf karena LIV 2.0 dipandang tidak lagi semenarik model awal dari sisi keuangan. Rencana LIV 2.0 yang didukung BC Partners mengarah pada liga milik mayoritas pemain, jadwal 10 turnamen, lapangan berisi 75 pegolf, cut, dan jalur kualifikasi—tetapi be...
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-5.6 TerraGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What did Rory McIlroy predict about players leaving LIV Golf after its Chapter 11 bankruptcy filing, how do LIV 1.0 and the proposed LIV 2.0. Article summary: McIlroy predicted that “some guys” would leave: in his view, LIV 1.0 was much more financially attractive than LIV 2.0, and the Chapter 11 filing meant players’ contracts had effectively been breached. He said an influx . Topic tags: general, general web, news, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts w
LIV Golf belum otomatis berakhir setelah mengajukan perlindungan kebangkrutan Chapter 11 di Amerika Serikat. Namun, masa depan susunan pemainnya dan rencana peluncuran ulang pada 2027 kini penuh tanda tanya.
Rory McIlroy melihat konsekuensi yang cukup jelas: sebagian pegolf kemungkinan akan pergi karena daya tarik finansial LIV versi awal tidak lagi tersedia. LIV memang memiliki kesepakatan restrukturisasi dengan BC Partners, tetapi kebangkitan sebagai liga baru masih bergantung pada persetujuan pengadilan, pendanaan, dan kesediaan pemain untuk bergabung. 22
Menjelang Irish Open, McIlroy mengatakan LIV pada awalnya “jauh lebih menarik” secara finansial dibandingkan kemungkinan bentuk LIV 2.0. Ia memperkirakan “sejumlah pemain” akan meninggalkan liga karena, menurut penilaiannya, pengajuan kebangkrutan telah melanggar kontrak mereka. 22
Pernyataan itu adalah pandangan McIlroy, bukan putusan hukum final. Sumber yang mengetahui situasi tersebut mengatakan kontrak para pemain belum secara resmi dilanggar, meski kesepakatan yang berlaku diperkirakan akan menjadi tidak valid dalam proses restrukturisasi. 9
McIlroy juga melihat potensi dampak positif bagi tur-tur mapan. Jika pegolf papan atas LIV tersedia untuk kembali, kualitas persaingan di DP World Tour—sirkuit utama golf profesional pria Eropa—bisa meningkat. Meski begitu, ia menegaskan tur lain harus menentukan aturan bagi pemain yang ingin diterima kembali. 10
22
Rencana yang disebut LIV 2.0 bukan sekadar musim baru. Arah restrukturisasi menunjukkan model keuangan yang lebih ramping, serta format kompetisi yang lebih mendekati turnamen golf konvensional.
Model awal LIV ditopang oleh Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi. Dana tersebut digunakan untuk merekrut pegolf elite dan membangun sirkuit tandingan bagi PGA Tour serta DP World Tour.
Produk kompetisinya dikenal lewat turnamen 54 hole tanpa cut—artinya semua pemain tetap tampil hingga akhir—dengan lapangan peserta yang relatif kecil. Jon Rahm sendiri pernah secara terbuka mengkritik format 54 hole dan ketiadaan cut sebelum pindah ke LIV pada 2023. 5
6
PIF kemudian memutuskan tidak akan membiayai operasional liga melampaui musim 2026. Keputusan ini membuat LIV harus mencari modal baru dan menjadi salah satu faktor menuju pengajuan Chapter 11. 5
10
Dalam rencana restrukturisasi yang diumumkan, BC Partners dan calon investor minoritas diharapkan menyediakan pendanaan saat LIV keluar dari proses kebangkrutan. Perusahaan hasil reorganisasi itu diproyeksikan akan mayoritas dimiliki oleh para pemain. 3
12
LIV menguraikan proposal format 2027 yang mencakup:
Struktur tersebut dimaksudkan untuk memberi pemain kepemilikan lebih besar sekaligus menyelaraskan kepentingan mereka dengan keberhasilan liga dalam jangka panjang.
Namun, seluruh rancangan itu belum bersifat definitif. LIV menyatakan belum ada keputusan final mengenai kalender 2027 maupun turnamen individual. Peluncuran kembali tetap bergantung pada keputusan pengadilan, pendanaan, dan komitmen para pemain.
LIV mengajukan perlindungan Chapter 11 ke Pengadilan Kepailitan AS untuk Distrik New Jersey pada 8 September 2026. Chapter 11 merupakan mekanisme kebangkrutan di AS yang memungkinkan perusahaan menata kembali utang sambil berupaya mempertahankan bisnis.
Dalam dokumen pengajuannya, LIV mencantumkan aset antara US$100 juta hingga US$500 juta, sementara kewajibannya berada di kisaran US$500 juta hingga US$1 miliar. 14
Walaupun menghentikan dukungan operasional jangka panjang, PIF setuju menyediakan pinjaman debtor-in-possession senilai US$49,6 juta untuk mendanai proses kebangkrutan. Dana ini ditujukan menjaga operasi selama restrukturisasi, bukan mengembalikan model lama yang ditopang penuh PIF.
Gangguan tersebut bahkan sudah berdampak pada kompetisi: musim LIV 2026 berakhir lebih cepat setelah kejuaraan tim di Michigan dibatalkan. 17
Dokumen pengadilan mencatat sejumlah nama terbesar LIV sebagai kreditor tanpa jaminan. Tagihan yang diungkap antara lain:
Menurut BBC, 14 pemain LIV aktif dan mantan pemain yang masuk 30 kreditor terbesar secara keseluruhan memiliki tagihan sedikit di atas US$45 juta.
Status sebagai kreditor tanpa jaminan berarti mereka memiliki klaim dalam perkara kebangkrutan, tetapi tidak menjamin seluruh tagihan akan dibayar penuh. Status itu juga tidak mewajibkan pemain ikut dalam entitas LIV yang baru. Mereka dilaporkan dapat meninggalkan kesepakatan saat ini dan menegosiasikan ulang keterlibatan mereka di LIV 2.0.
Rahm belum berkomitmen untuk bermain di LIV 2.0 dan juga belum menyatakan akan kembali ke PGA Tour. Saat ditanya mengenai kemungkinan jalan pulang ke PGA Tour, ia berkata: “Saya masih punya kontrak dengan LIV 1.0 yang sangat bersedia saya penuhi.”
Ia juga menekankan bahwa situasinya belum jelas: “Ada banyak hal yang bisa terjadi” dan “waktu yang akan menjawab.”
Reuters melaporkan kontrak Rahm dengan LIV masih memiliki beberapa tahun tersisa dan lebih dari US$100 juta yang dilaporkan masih tercantum dalam kesepakatan tersebut. Karena itu, hasil restrukturisasi dan status kontraknya akan sangat menentukan bagi pegolf Spanyol itu.
McIlroy memandang ketersediaan kembali pemain-pemain elite LIV dapat memperkuat tur yang telah ada. Kehadiran nama-nama besar berpotensi memperdalam lapangan peserta dan meningkatkan persaingan di DP World Tour—sesuatu yang ia sebut dapat menjadi hal baik bagi ekosistem golf secara keseluruhan. 10
22
Pertanyaan yang lebih rumit adalah kebijakan penerimaan kembali. Jika para pemain mencari tempat di PGA Tour atau DP World Tour, kedua tur harus menentukan syarat yang berlaku, isu yang secara eksplisit disebut McIlroy sebagai keputusan yang harus diambil. 22
Implikasi bagi Ryder Cup masih belum pasti. Perubahan tempat bermain pegolf elite Eropa dan Amerika dapat memengaruhi lanskap keanggotaan dan seleksi, tetapi sumber yang tersedia belum menetapkan hasil kelayakan tertentu. Untuk saat ini, format LIV 2027, komposisi pemain, dan kalender kompetisinya masih belum terselesaikan.
Prediksi McIlroy bertumpu pada realitas ekonomi: daya tarik LIV 1.0 dibangun oleh pendanaan berskala besar dari PIF, sedangkan LIV 2.0 direncanakan sebagai usaha yang lebih kecil, lebih berkelanjutan, dan mayoritas dimiliki pemain.
Kesepakatan dengan BC Partners membuka jalur menuju peluncuran ulang, bukan memastikan peluncuran itu telah terjadi. Keputusan para pemain—apakah menerima syarat baru, mengejar peluang di tur lain, atau menegosiasikan kembali tempat di LIV—akan menentukan apakah sirkuit 2027 benar-benar menjadi penerus LIV, atau hanya versi yang jauh lebih kecil dari liga sebelumnya. 22
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Rory McIlroy memperkirakan “sejumlah pemain” akan meninggalkan LIV Golf karena LIV 2.0 dipandang tidak lagi semenarik model awal dari sisi keuangan.
Rory McIlroy memperkirakan “sejumlah pemain” akan meninggalkan LIV Golf karena LIV 2.0 dipandang tidak lagi semenarik model awal dari sisi keuangan. Rencana LIV 2.0 yang didukung BC Partners mengarah pada liga milik mayoritas pemain, jadwal 10 turnamen, lapangan berisi 75 pegolf, cut, dan jalur kualifikasi—tetapi belum final.
Jon Rahm, Bryson DeChambeau, Dustin Johnson, dan Cameron Smith tercatat sebagai kreditor tanpa jaminan dengan tagihan jutaan dolar terhadap LIV Golf.