Prancis menguji dua mobil Tesla berfitur FSD Supervised di jalan umum untuk menelaah bukti keselamatan dalam kondisi berkendara setempat sebelum kemungkinan pemungutan suara Uni Eropa. Pengujian ini menyusul persetujuan sementara Belanda setelah evaluasi lebih dari 18 bulan; Belgia, Denmark, Estonia, dan Lituania ke...
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-5.6 TerraGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What prompted France to begin on-road testing of Tesla’s Full Self-Driving (FSD) advanced driver-assistance system, what do the tests involv. Article summary: France began the trials because it had opposed FSD in its then-current form on safety grounds, but wanted independent French-road evidence before the anticipated EU decision. The tests are an assessment, not customer aut. Topic tags: general, news, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts w
Prancis mulai menguji sistem Full Self-Driving (FSD) Supervised milik Tesla di jalan umum. Langkah ini bukan berarti pengemudi di Prancis sudah bebas memakai fitur tersebut, melainkan bagian dari penilaian keselamatan menjelang kemungkinan keputusan di tingkat Uni Eropa (UE). 3
Prancis sebelumnya secara terbuka menolak pengesahan FSD dalam bentuknya saat itu. Kini, otoritas negara tersebut ingin menguji bukti dari Tesla serta hasil evaluasi regulator Belanda dalam kondisi jalan raya Prancis.
Tesla menyediakan dua kendaraan yang dilengkapi FSD untuk pengujian di jalan raya. Otoritas Prancis akan menilai sistem bantuan pengemudi canggih itu, termasuk data keselamatan dari Tesla dan dari proses persetujuan di Belanda.
Penting untuk membedakan istilahnya: FSD dalam kasus ini adalah sistem bantuan pengemudi dengan pengawasan. Sistem dapat membantu mengemudi—misalnya mengarahkan setir, mengerem, dan berakselerasi—tetapi pengemudi tetap memegang tanggung jawab penuh. Pengemudi wajib terus memperhatikan jalan dan siap mengambil alih kapan pun diperlukan. Ini bukan izin untuk kendaraan melaju tanpa pengemudi yang mengawasi.
Pada Juli, Menteri Transportasi Prancis Philippe Tabarot menyatakan negaranya belum dapat mendukung pengesahan FSD dalam bentuk yang ada saat itu. Alasannya, kompromi keselamatannya dinilai belum memadai. Ia secara khusus menyoroti pembatasan kecepatan dan peringatan yang dirancang agar pengemudi tetap fokus. 3
Karena itu, inti pengujian Prancis bukan sekadar memastikan fitur tersebut dapat bekerja. Otoritas juga ingin melihat apakah pagar pengamannya efektif di jalan lokal dan memenuhi standar yang berlaku di Eropa.
Pejabat Prancis menyatakan tidak tampak hambatan besar untuk menyesuaikan sistem dengan kondisi berkendara Eropa serta aturan UE dan internasional melalui perubahan pemrograman. Namun, penyesuaian itu tetap harus dibuktikan lewat pengujian. 8
Dua fokus utamanya adalah:
Otoritas kendaraan Belanda, RDW, menjadi regulator Eropa pertama yang memberikan persetujuan sementara untuk FSD Supervised pada April, setelah lebih dari 18 bulan pengujian dan analisis. Persetujuan itu memungkinkan penggunaan sistem di Belanda sekaligus membuka jalur pembahasan di tingkat UE.
Menurut Reuters, Belgia, Denmark, Estonia, dan Lituania kemudian memberikan persetujuan nasional sementara. Keputusan-keputusan ini menjadi preseden regulasi, tetapi tidak otomatis membuat FSD legal di seluruh negara anggota UE. 1
Tesla menempuh jalur pengecualian karena aturan kendaraan Eropa yang ada belum secara rapi mengatur teknologi seperti ini. Dalam proses tersebut, persetujuan sementara dari satu negara dapat dilanjutkan dengan permohonan penerimaan yang lebih luas di tingkat UE. 2
Agar bisa berlaku di seluruh blok, otorisasi memerlukan mayoritas berkualifikasi: sedikitnya 15 dari 27 negara anggota UE, yang mewakili setidaknya 65% populasi blok tersebut. Syarat ini jauh lebih tinggi daripada sekadar mengantongi persetujuan di beberapa negara secara terpisah. 1
Reuters melaporkan pemungutan suara berpotensi dilakukan paling cepat pada 6 Oktober 2026. Namun, jadwal itu belum pasti dan hasilnya akan bergantung pada proses regulasi serta dukungan negara-negara anggota. 1
Penolakan awal Prancis menjadikannya salah satu suara penting dalam perdebatan penggunaan FSD di seluruh Eropa. Bila pengujian di jalan Prancis dapat menjawab kekhawatiran tentang manajemen kecepatan, perhatian pengemudi, dan kesesuaian dengan aturan Eropa, hambatan besar menuju persetujuan lebih luas bisa berkurang. Sebaliknya, bila pengujian menemukan masalah keselamatan yang belum terselesaikan, Prancis dapat meminta syarat tambahan atau menolak otorisasi tersebut. 3
Bagi pengemudi, garis besarnya tetap sama: bahkan bila FSD Supervised mendapat penerimaan lebih luas di Eropa, sistem itu tetap merupakan bantuan pengemudi yang menuntut pengawasan manusia secara terus-menerus—bukan izin untuk berkendara tanpa pengemudi.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Prancis menguji dua mobil Tesla berfitur FSD Supervised di jalan umum untuk menelaah bukti keselamatan dalam kondisi berkendara setempat sebelum kemungkinan pemungutan suara Uni Eropa.
Prancis menguji dua mobil Tesla berfitur FSD Supervised di jalan umum untuk menelaah bukti keselamatan dalam kondisi berkendara setempat sebelum kemungkinan pemungutan suara Uni Eropa. Pengujian ini menyusul persetujuan sementara Belanda setelah evaluasi lebih dari 18 bulan; Belgia, Denmark, Estonia, dan Lituania kemudian memberikan persetujuan nasional serupa.