Mulai 8 September, bensin yang dibeli di atas 110 liter per bulan akan dihargai 10.000 toman per liter, dua kali lipat dari 5.000 toman sebelumnya. Harga 60 liter pertama tetap 1.500 toman per liter, sedangkan 50 liter berikutnya tetap 3.000 toman; artinya subsidi dasar tidak dihapus.
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-5.6 TerraGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: How has Iran doubled the price of third-tier petrol consumption to 10,000 tomans per litre from September 8 while keeping subsidized prices. Article summary: Iran has used a targeted, three-tier rationing system rather than a universal price rise: from 8 September, only monthly consumption above 110 litres costs 10,000 tomans per litre, doubled from 5,000. The first 60 litres. Topic tags: general, news, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts wi
Iran tidak menghapus subsidi bensin. Pemerintah justru menaikkan harga untuk konsumsi di atas kuota, sambil mempertahankan harga murah bagi pemakaian awal setiap bulan. Mulai 8 September, bensin yang dibeli setelah pemakaian 110 liter per bulan akan dikenai harga 10.000 toman per liter, naik dari 5.000 toman. Kuota 60 liter pertama tetap seharga 1.500 toman per liter dan 50 liter berikutnya tetap 3.000 toman. 4
16
Dengan skema ini, Teheran mencoba membebankan kenaikan terutama kepada pengguna bahan bakar yang lebih banyak, tanpa langsung menaikkan biaya pemakaian dasar bagi sebagian besar pengendara. Ini adalah reformasi subsidi yang terbatas, bukan pencabutan subsidi secara menyeluruh.
| Konsumsi bulanan | Harga per liter mulai 8 September |
|---|---|
| 60 liter pertama | 1.500 toman |
| 50 liter berikutnya | 3.000 toman |
| Di atas 110 liter | 10.000 toman |
Perubahan hanya berlaku pada lapisan ketiga. Juru bicara pemerintah Iran, Fatemeh Mohajerani, mengatakan kenaikan itu dimaksudkan untuk menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan serta memperkuat apa yang disebutnya sebagai “ketahanan nasional”. 16
Secara ekonomi, model ini dapat mengurangi beban negara dari bensin bersubsidi dan menahan tambahan konsumsi, sambil tetap mempertahankan perlindungan yang terlihat bagi penggunaan rutin. Secara politik, perbedaannya sangat penting: menaikkan harga pada dua kuota awal akan langsung terasa oleh lebih banyak pengendara.
Kebijakan ini datang ketika rumah tangga Iran menghadapi inflasi tinggi, sementara negara itu juga berada di bawah tekanan sanksi ekonomi AS dan kekurangan bahan bakar. 3
16 Dalam kondisi perdagangan yang tertekan dan biaya negara meningkat, subsidi bahan bakar yang besar makin sulit dipertahankan.
Karena itu, langkah ini lebih tepat dibaca sebagai upaya mempersempit subsidi pada konsumsi yang melampaui alokasi yang dilindungi. Pemerintah masih mempertahankan dua tingkat harga yang jauh lebih rendah daripada tarif baru di atas kuota.
Penyesuaian harga domestik berlangsung ketika ketegangan seputar perdagangan minyak Iran dan pelayaran regional meningkat. Komando Pusat AS menyatakan pasukan AS menyerang tiga kapal pengangkut minyak Iran setelah Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) meluncurkan rudal balistik ke arah dua kapal Angkatan Laut AS. Menurut keterangan AS, satu kapal dilumpuhkan di lepas Pulau Kharg, satu lagi di dekat Jask, dan kapal ketiga dihancurkan di Teluk Oman. 6
7
Pulau Kharg penting karena berada di dekat pusat ekspor minyak utama Iran. Laporan terpisah menyebut sebuah tanker yang menuju terminal Kharg sebelumnya dilumpuhkan dalam operasi AS ketika Washington kembali memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. 2 Setelah serangan AS tersebut, pihak Iran mengatakan IRGC menargetkan tiga kapal tanker minyak dan tiga kapal yang berafiliasi dengan AS di Selat Hormuz.
1
5
Laporan-laporan ini belum cukup untuk mengukur dampak penuh terhadap pendapatan minyak Iran. Namun, laporan tersebut menunjukkan bahwa biaya bahan bakar dalam negeri, akses pelayaran, dan kemampuan ekspor minyak saling berkaitan. Gangguan pada kapal dan pelabuhan dapat mempersulit arus perdagangan dan penerimaan negara; pada saat yang sama, subsidi bensin domestik yang mahal menjadi lebih berat untuk dibiayai.
Kenaikan harga bensin menunjukkan tekanan ekonomi telah masuk ke ranah kebijakan domestik. Iran meminta pengguna bahan bakar terbesar menanggung biaya lebih tinggi, tetapi tetap mempertahankan harga murah untuk 110 liter pertama.
Namun, langkah ini tidak otomatis berarti Iran kehilangan kemampuan untuk merespons. Pertukaran serangan di perairan sekitar Iran menunjukkan Teheran masih memiliki kapasitas dan kemauan untuk bertindak di kawasan, walaupun kapal pengangkut minyak dan rute dagangnya makin rentan. 1
5
12
Kesimpulan yang lebih hati-hati adalah bahwa Teheran sedang berusaha mempertahankan ruang gerak. Pemerintah memakai kuota dan harga bertingkat untuk mengelola tekanan fiskal, sambil menghindari pencabutan mendadak atas manfaat yang sangat sensitif secara sosial.
Pemerintah Iran punya alasan kuat untuk bergerak hati-hati. Reuters melaporkan kenaikan terbaru ini sempat dibahas dan ditunda karena kekhawatiran dapat memicu protes baru.
Pada November 2019, kenaikan harga bensin secara mendadak dan penerapan penjatahan memicu protes yang dengan cepat berubah menjadi gerakan bernuansa politik. Penindakan setelahnya menewaskan banyak orang, walau jumlah korban yang dilaporkan berbeda-beda: Reuters mengutip sekitar 1.500 korban tewas berdasarkan keterangan pejabat Kementerian Dalam Negeri, sedangkan Amnesty International melaporkan lebih dari 300 kematian.
Latar belakang inilah yang menjelaskan desain kebijakan saat ini. Mempertahankan harga bagi 60 liter pertama dan 50 liter berikutnya bukan sekadar pilihan ekonomi, melainkan pengaman politik agar dampak kenaikan tidak terasa sebagai lonjakan harga universal.
Kebijakan Iran adalah reformasi di tepi konsumsi: harga bensin untuk pemakaian di atas 110 liter per bulan digandakan, tetapi lapisan konsumsi dasar yang bersubsidi tetap dipertahankan. 4
16
Langkah ini mencerminkan tekanan inflasi, sanksi, dan gangguan perdagangan pada saat eskalasi maritim meningkatkan kerentanan transportasi minyak serta ekosistem ekspor Iran. 2
6
13 Namun struktur kebijakan yang hati-hati juga memperlihatkan pelajaran politik yang telah dipahami Teheran: bensin bukan hanya komoditas ekonomi, melainkan juga manfaat negara yang sangat peka bagi masyarakat.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Mulai 8 September, bensin yang dibeli di atas 110 liter per bulan akan dihargai 10.000 toman per liter, dua kali lipat dari 5.000 toman sebelumnya.
Mulai 8 September, bensin yang dibeli di atas 110 liter per bulan akan dihargai 10.000 toman per liter, dua kali lipat dari 5.000 toman sebelumnya. Harga 60 liter pertama tetap 1.500 toman per liter, sedangkan 50 liter berikutnya tetap 3.000 toman; artinya subsidi dasar tidak dihapus.
Kebijakan ini muncul di tengah inflasi tinggi, tekanan sanksi AS, dan gangguan perdagangan maritim, sembari pemerintah berusaha menghindari gejolak seperti protes harga BBM pada 2019.