China menjadi satu satunya peserta yang tidak mendukung pernyataan ketua pertemuan menteri keuangan G20 di Asheville, Carolina Utara. Titik sengketa utama adalah frasa tentang kebijakan dan praktik “nonpasar” yang dinilai memperburuk ketimpangan eksternal dan ketergantungan pada ekspor.
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-5.6 TerraGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: How has China’s objection to a G20 finance ministers’ chair’s statement—particularly U.S. backed language targeting “non market based econom. Article summary: China’s G20 dissent is best understood as a sharp escalation in an already strained U.S.–China economic negotiation, not as demonstrated proof that the Xi–Trump meeting will be cancelled.. Topic tags: general web, security, privacy, regulation, growth. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickba
Penolakan China di G20 merupakan eskalasi tajam dalam negosiasi ekonomi AS-China yang memang sudah tegang. Namun, perkembangan ini belum membuktikan bahwa pertemuan Presiden Xi Jinping dan Presiden Donald Trump akan dibatalkan. Laporan publik mendukung adanya perpecahan di G20 serta ekspektasi pertemuan pada September, tetapi belum ada bukti bahwa Beijing secara resmi menggantungkan kelangsungan pertemuan tersebut pada pernyataan ketua G20 atau bahwa kedua pihak telah menyepakati agenda dan jadwal final.
Dalam pertemuan menteri keuangan dan gubernur bank sentral G20 di Asheville, Carolina Utara, China menjadi satu-satunya pihak yang tidak mendukung pernyataan ketua yang dipimpin AS. Dokumen itu didukung peserta lain, tetapi bukan merupakan komunike bersama yang disetujui seluruh anggota. 1
16
Keberatan utama Beijing adalah bahasa yang menyerukan penghapusan kebijakan dan praktik “nonpasar” yang memperburuk ketimpangan eksternal. Washington memandang rumusan tersebut sebagai kritik terhadap model ekonomi China yang bertumpu pada ekspor. 1
16
Pernyataan itu juga mendorong negara-negara dengan surplus eksternal besar dan terus-menerus untuk menghapus distorsi yang menekan konsumsi domestik serta menciptakan ketergantungan berlebihan pada ekspor. Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyebut China sebagai negara dengan surplus transaksi berjalan terbesar dan “tidak berkelanjutan” di dunia. 1
2
Menurut pelaporan yang tersedia, keberatan China juga mencakup bagian-bagian terkait pelayaran yang bebas, aman, dan dapat diprediksi melalui Selat Hormuz; pengawasan yang berkaitan dengan Dana Moneter Internasional (IMF); serta restrukturisasi utang negara. China tercatat menolak paragraf 4, 10, 11, dan 13 dalam pernyataan ketua. 16
Bagi AS, bahasa G20 itu adalah cara membangun dukungan multilateral agar China menyeimbangkan kembali ekonominya: mengurangi ketergantungan pada ekspor dan memperkuat permintaan domestik. 1
Dari perspektif Beijing, label “nonpasar” dipandang sebagai penargetan politik. Ketegangan itu menjadi lebih sensitif ketika bertemu dengan tarif AS serta tekanan Washington yang berkaitan dengan hubungan ekonomi China-Iran dan gangguan jalur energi di sekitar Hormuz. Dengan demikian, perdagangan, energi, sanksi, dan tata kelola ekonomi global kini semakin sulit dipisahkan dalam hubungan bilateral kedua negara.
Pertemuan Xi dan Trump di AS pada September masih digambarkan sebagai pertemuan yang diharapkan terjadi. Namun, belum tersedia konfirmasi resmi bersama mengenai program Gedung Putih yang rinci atau jadwal pasti pada 24 September. 2
Jika pertemuan berlangsung, isu-isu yang kemungkinan besar dibahas meliputi:
Daftar tersebut adalah perkiraan berdasarkan titik-titik ketegangan yang ada, bukan agenda resmi yang telah diumumkan bersama.
Posisi AS, sebagaimana disampaikan Bessent, adalah bahwa surplus besar yang terus bertahan dan ketergantungan pada ekspor menciptakan risiko bagi ekonomi global sehingga memerlukan tindakan korektif bersama. 1 Sementara itu, sikap China yang tercermin dari penolakannya menunjukkan keberatan terhadap kerangka yang dianggap menuding China secara khusus dan memasukkan bahasa strategis-geopolitik yang diperdebatkan ke jalur keuangan G20.
2
16
Episode di Asheville memperlihatkan masalah yang lebih luas di G20 sejak 2022. Forum ini berulang kali kesulitan menghasilkan bahasa yang dapat diterima semua anggota ketika koordinasi ekonomi beririsan dengan perang, sanksi, rantai pasok, kebijakan perdagangan, atau persaingan strategis negara besar.
Alih-alih komunike bersama, pertemuan Asheville berakhir dengan pernyataan ketua yang didukung semua peserta kecuali China. 1
16 Situasi ini menunjukkan bahwa kesepakatan teknis masih mungkin dicapai, tetapi konsensus politik untuk isu yang lebih sensitif semakin sulit diraih.
AS dijadwalkan menjadi tuan rumah KTT para pemimpin G20 pada 14-15 Desember di Trump National Doral, Miami. 1
Deklarasi para pemimpin yang substantif akan lebih mungkin tercapai jika Washington dan Beijing dapat meredakan sengketa bilateral sebelum pertemuan itu, atau jika tuan rumah mempersempit naskah pada bidang-bidang yang memiliki titik temu praktis. Jika tidak, hasilnya bisa kembali berupa pernyataan ketua dengan dukungan terbatas, bahasa konsensus yang lemah, atau kesepakatan yang hanya mencakup urusan keuangan teknis—bukan ketimpangan perdagangan, Iran dan Hormuz, tata kelola IMF, maupun restrukturisasi utang negara.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
China menjadi satu satunya peserta yang tidak mendukung pernyataan ketua pertemuan menteri keuangan G20 di Asheville, Carolina Utara.
China menjadi satu satunya peserta yang tidak mendukung pernyataan ketua pertemuan menteri keuangan G20 di Asheville, Carolina Utara. Titik sengketa utama adalah frasa tentang kebijakan dan praktik “nonpasar” yang dinilai memperburuk ketimpangan eksternal dan ketergantungan pada ekspor.
Pertemuan Xi Jinping dan Donald Trump pada September masih diharapkan berlangsung, tetapi agenda rinci maupun jadwal 24 September belum dikonfirmasi bersama secara resmi.