Dalam HARMONi 2 di China, ivonescimab memperpanjang median PFS menjadi 11,14 bulan, dibanding 5,82 bulan dengan pembrolizumab. Analisis sementara OS HARMONi 2 juga mencapai signifikansi statistik, tetapi angka OS lengkap belum dipublikasikan.
Diterbitkan olehGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: How has Akeso and Summit Therapeutics’ first in class PD 1/VEGF bispecific antibody ivonescimab performed versus pembrolizumab (Keytruda) in. Article summary: Ivonescimab has produced the strongest head to head result yet reported against pembrolizumab in a China only first line PD L1 positive NSCLC trial: a large PFS advantage and, now, a statistically significant interim OS . Topic tags: general web, ai, regulation, growth, design. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts
Ivonescimab mencatat hasil head-to-head yang sangat kuat melawan pembrolizumab (Keytruda) pada kanker paru non-sel kecil atau NSCLC PD-L1-positif yang belum diobati di China. Obat ini menunjukkan keunggulan besar dalam progression-free survival (PFS, waktu hingga kanker memburuk atau pasien meninggal) dan kemudian dilaporkan memberikan manfaat bermakna secara statistik pada overall survival (OS, kelangsungan hidup keseluruhan).
Namun, hasil itu belum otomatis menjadikan ivonescimab standar lini pertama di luar China. Data OS yang rinci belum dirilis, sementara pembuktian pada populasi global dan melawan regimen yang lebih relevan dengan praktik klinis internasional masih diperlukan.
Dalam studi Fase 3 HARMONi-2 yang seluruh pesertanya berasal dari China, ivonescimab sebagai monoterapi menghasilkan median PFS 11,14 bulan, dibanding 5,82 bulan dengan pembrolizumab pada pasien NSCLC lokal lanjut atau metastatik dengan ekspresi PD-L1 positif yang sebelumnya belum mendapat terapi sistemik. Rasio hazard (HR) adalah 0,51 dengan p<0,0001, yang berarti risiko progresi penyakit atau kematian lebih rendah pada kelompok ivonescimab selama periode analisis. 2
Pada 2 September 2026, Akeso menyatakan analisis interim OS yang telah ditentukan sebelumnya mencapai titik akhir sekunder utama. Menurut penilaian komite pemantau data independen, ivonescimab memberikan perbaikan OS yang signifikan secara statistik dan bermakna secara klinis dibanding pembrolizumab. 11
16
Akan tetapi, perusahaan belum memublikasikan angka OS yang matang—termasuk median OS, HR, interval kepercayaan, serta hasil per subkelompok. Karena itu, besar dan ketahanan manfaat kelangsungan hidup tersebut masih harus dinilai melalui presentasi ilmiah atau publikasi lengkap.
Ivonescimab telah memperoleh persetujuan di China untuk beberapa penggunaan pada NSCLC. Salah satunya adalah penggunaan lini pertama bersama kemoterapi pada NSCLC skuamosa lanjut.
Persetujuan tersebut ditopang HARMONi-6, ketika ivonescimab plus kemoterapi mengungguli tislelizumab plus kemoterapi dalam analisis interim OS. Median OS tercatat 27,9 bulan versus 23,7 bulan, dengan HR kematian 0,66 (95% CI 0,50–0,87; p=0,0017). 1
6
Temuan itu mendukung potensi pendekatan gabungan PD-1/VEGF. Namun, pembandingnya adalah tislelizumab, bukan pembrolizumab, dan studinya dilakukan pada populasi China. Jadi, data HARMONi-6 tidak dapat diperlakukan sebagai bukti langsung bahwa ivonescimab mengalahkan Keytruda di seluruh populasi global.
HARMONi-2 hanya merekrut pasien China dan membandingkan monoterapi ivonescimab dengan monoterapi pembrolizumab. Dalam praktik di banyak negara Barat, khususnya bagi pasien dengan PD-L1 di bawah 50%, kombinasi kemoterapi dan imunoterapi lazim digunakan ketimbang pembrolizumab tunggal.
Pertanyaan utamanya adalah apakah manfaat kelangsungan hidup yang bermakna dapat diulang pada pasien non-Asia dan melawan standar perawatan yang benar-benar relevan saat ini.
HARMONi-7 merupakan studi Fase 3 global yang sedang berjalan. Studi ini membandingkan monoterapi ivonescimab secara langsung dengan monoterapi pembrolizumab pada NSCLC lanjut dengan PD-L1 tinggi di lini pertama. Summit masih mencantumkan HARMONi-7 dalam program Fase 3 multiregionalnya. 3
4
Jika studi itu positif—terutama untuk OS dan pada peserta dari negara Barat—hasilnya akan menjawab keterbatasan utama dari HARMONi-2 yang berbasis China.
Summit telah mengajukan Biologics License Application (BLA) ke FDA AS untuk ivonescimab plus kemoterapi platinum ganda pada NSCLC non-skuamosa metastatik atau lokal lanjut dengan mutasi EGFR, setelah kegagalan terapi inhibitor tirosin kinase EGFR generasi ketiga. Tanggal target keputusan FDA adalah 14 November 2026. 3
8
Studi global HARMONi pada populasi ini mencapai titik akhir PFS, tetapi analisis utama OS belum signifikan secara statistik. Hal tersebut menciptakan ketidakpastian terkait peluang persetujuan dan cakupan label, meski analisis berikutnya dilaporkan menunjukkan HR OS 0,76 secara keseluruhan maupun pada pasien Barat. 14
18
Pada Desember 2022, Summit melisensikan hak pengembangan dan komersialisasi ivonescimab dari Akeso untuk wilayah termasuk Amerika Serikat, Kanada, Eropa, dan Jepang. Kesepakatan itu mencakup pembayaran di muka US$500 juta, potensi pembayaran pencapaian regulatori dan komersial hingga US$4,5 miliar, serta royalti bersih dengan persentase belasan rendah. 7
10
Artinya, validasi di luar China sangat penting bagi nilai kerja sama tersebut.
HARMONi-2 mengubah cerita ivonescimab dari obat dengan keunggulan PFS menjadi kandidat yang juga dilaporkan menang atas Keytruda pada OS di China. Ini merupakan sinyal klinis yang penting.
Tetapi, sebelum dianggap sebagai alternatif lini pertama yang telah terbukti secara global, pasar masih menunggu data OS HARMONi-2 secara lengkap, hasil konfirmasi dari HARMONi-7, serta keputusan FDA pada indikasi EGFR-mutasi yang berbeda. Untuk saat ini, ivonescimab sangat menjanjikan—tetapi bukti global yang menentukan masih dalam proses.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Dalam HARMONi 2 di China, ivonescimab memperpanjang median PFS menjadi 11,14 bulan, dibanding 5,82 bulan dengan pembrolizumab.
Dalam HARMONi 2 di China, ivonescimab memperpanjang median PFS menjadi 11,14 bulan, dibanding 5,82 bulan dengan pembrolizumab. Analisis sementara OS HARMONi 2 juga mencapai signifikansi statistik, tetapi angka OS lengkap belum dipublikasikan.
Hasil tersebut menjanjikan, namun belum cukup untuk menetapkan ivonescimab sebagai standar lini pertama di negara Barat.