Gugatan menuduh Apple memakai aturan privasi ATT untuk membatasi aplikasi pesaing yang bergantung pada iklan, sambil mempertahankan keunggulan bagi layanan iklannya sendiri. Aplikasi pihak ketiga disebut harus memperoleh persetujuan eksplisit tambahan untuk melacak pengguna lintas aplikasi dan situs, sedangkan Apple...
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: How is Apple’s App Tracking Transparency framework alleged to have unfairly disadvantaged UK app developers by requiring them to obtain expl. Article summary: The claim alleges that Apple used a privacy rule to disadvantage advertising dependent rival apps while preserving an advantage for its own advertising services.. Topic tags: general web, code, privacy, regulation, marketing. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and t
Gugatan baru di Inggris menuduh Apple menggunakan App Tracking Transparency (ATT)—kerangka privasi yang membatasi pelacakan pengguna—dengan cara yang lebih membebani pengembang aplikasi pihak ketiga daripada bisnis iklan Apple sendiri. Namun, perkara ini belum diputus: Competition Appeal Tribunal (CAT) belum menyertifikasi gugatan kolektif tersebut, belum memutuskan tanggung jawab Apple, dan belum menetapkan ganti rugi. 1
ATT mewajibkan aplikasi yang ingin menghubungkan data pengguna di berbagai aplikasi atau situs web milik perusahaan berbeda untuk tujuan pelacakan maupun iklan tertarget agar meminta izin eksplisit melalui permintaan persetujuan tingkat sistem. Menurut penggugat, kewajiban ini datang di atas persyaratan persetujuan lain yang sudah berlaku.
Mereka menilai aplikasi pihak ketiga pada praktiknya menghadapi jalur “persetujuan ganda”, sedangkan aktivitas periklanan Apple sendiri tidak dikenai jalur yang setara. Perbedaan itu dituding sebagai bentuk pengutamaan layanan sendiri (self-preferencing) yang melanggar hukum persaingan. 1
Bagi aplikasi yang mengandalkan pendapatan iklan, data pelacakan berperan dalam beberapa hal: menayangkan iklan yang lebih relevan, mengukur apakah iklan menghasilkan pemasangan atau pembelian, serta menghitung efektivitas belanja untuk memperoleh pengguna baru.
Para pengembang mengklaim ATT secara tajam mengurangi data yang dapat dipakai untuk penargetan, pengukuran, dan atribusi iklan. Akibat yang mereka tuduhkan mencakup:
Nilai total ganti rugi yang dituntut diperkirakan sekitar £2 miliar. 1
3
Apple menolak anggapan bahwa ATT memberi keistimewaan kepada Apple. Perusahaan menyatakan ATT merupakan perlindungan privasi yang memberi pengguna kendali atas pelacakan lintas aplikasi dan lintas situs web.
Posisi Apple adalah aturan itu berlaku bagi seluruh pengembang, termasuk Apple. Apple juga menyatakan Apple Search Ads tidak melakukan jenis pelacakan lintas perusahaan yang menjadi pemicu penerapan ATT. 1
Dengan kata lain, sengketa utamanya bukan sekadar soal keberadaan permintaan izin, melainkan apakah Apple menerapkan definisi dan mekanisme persetujuan secara setara terhadap aplikasi pesaing dan layanan miliknya sendiri.
ATT Collective Action Limited, yang dipimpin Ann Pope—mantan pejabat senior antimonopoli di Competition and Markets Authority (CMA), otoritas persaingan Inggris—mengajukan rencana proses kolektif itu ke CAT pada 3 September 2026. Gugatan diajukan atas nama ribuan pengembang aplikasi iOS yang berdomisili di Inggris. 1
3
Gugatan ini direncanakan memakai skema opt-out. Dalam mekanisme tersebut, pihak yang masuk definisi kelompok biasanya tercakup kecuali memilih keluar. Akan tetapi, tahap sertifikasi masih harus dilalui. Karena itu, pengembang belum menjadi anggota kelas yang telah disertifikasi secara resmi dan Apple belum dinyatakan bersalah. 1
Kasus Inggris ini muncul ketika ATT juga telah menjadi perhatian otoritas persaingan di Eropa. Di Jerman, Federal Cartel Office menyelesaikan penyelidikan panjang setelah Apple setuju mengubah aturan persetujuan data untuk iklan tertarget.
Otoritas tersebut menilai sistem ATT Apple memberikan tampilan permintaan persetujuan yang lebih menguntungkan bagi aplikasi Apple dibandingkan aplikasi pihak ketiga, yang berpotensi melanggar aturan persaingan. Perubahan yang disetujui Apple akan berlaku di seluruh Uni Eropa. 2
Meski demikian, hasil regulasi di Jerman tidak otomatis menentukan hasil gugatan di Inggris. CAT tetap akan menilai dasar hukum, bukti, dan kerugian yang diajukan dalam perkara Inggris secara terpisah.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Gugatan menuduh Apple memakai aturan privasi ATT untuk membatasi aplikasi pesaing yang bergantung pada iklan, sambil mempertahankan keunggulan bagi layanan iklannya sendiri.
Gugatan menuduh Apple memakai aturan privasi ATT untuk membatasi aplikasi pesaing yang bergantung pada iklan, sambil mempertahankan keunggulan bagi layanan iklannya sendiri. Aplikasi pihak ketiga disebut harus memperoleh persetujuan eksplisit tambahan untuk melacak pengguna lintas aplikasi dan situs, sedangkan Apple dituding tidak menghadapi mekanisme setara.
Pengembang mengklaim pembatasan data mengurangi efektivitas penargetan, pengukuran, dan atribusi iklan; nilai tuntutan agregatnya sekitar £2 miliar.