Pendapatan Dell pada kuartal fiskal kedua 2027 mencapai rekor US$46,97 miliar, naik 58% secara tahunan, sementara EPS non GAAP mencapai US$7,04 dibandingkan ekspektasi US$4,92. Dell menaikkan proyeksi pendapatan fiskal 2027 sebesar US$25 miliar menjadi US$192 miliar, serta meningkatkan proyeksi EPS non GAAP menjadi...
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What were the key details and implications of Dell Technologies’ record fiscal second-quarter results announced after the September 1, 2026. Article summary: Dell’s fiscal Q2 2027 report was an exceptionally large AI-infrastructure beat: revenue reached $47.0 billion, up 58% year over year, while adjusted EPS was $7.04 and GAAP diluted EPS was $6.34. The results, order book, . Topic tags: general, government, news, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermark
Hasil kuartal fiskal kedua Dell Technologies yang diumumkan setelah penutupan pasar pada 1 September 2026 bukan sekadar keberhasilan mengalahkan ekspektasi analis. Laporan ini menunjukkan bahwa permintaan infrastruktur AI mulai mengalir lebih cepat dari sekadar pesanan menjadi pendapatan yang tercatat—dan mendorong Dell menaikkan targetnya untuk sisa tahun fiskal 2027.
Pendapatan Dell melonjak 58% secara tahunan menjadi rekor US$46,97 miliar. EPS terdilusi berbasis GAAP mencapai US$6,34, sedangkan EPS terdilusi non-GAAP berada di US$7,04. Saham Dell sempat naik sekitar 5% dalam perdagangan setelah jam bursa setelah perusahaan menaikkan proyeksinya berkat kuatnya bisnis server AI. 6
Pendapatan Dell melampaui ekspektasi analis sekitar US$44,92 miliar yang dikutip CNBC, dengan selisih kurang lebih US$2,05 miliar. EPS non-GAAP sebesar US$7,04 juga jauh di atas konsensus US$4,92.
Kinerja laba menjadi salah satu sorotan utama. EPS terdilusi non-GAAP meningkat 203% secara tahunan, sementara EPS terdilusi GAAP naik 273%, menurut rilis hasil kuartalan Dell. Kombinasi pertumbuhan penjualan yang cepat dan kenaikan laba yang jauh lebih tinggi menunjukkan bahwa efisiensi operasional serta pelaksanaan bisnis turut menopang kinerja, bukan hanya permintaan pasar.
Dell mengakui pendapatan US$16,4 miliar dari server yang dioptimalkan untuk AI selama kuartal tersebut, naik 100% dibandingkan tahun sebelumnya. Perusahaan juga membukukan rekor pesanan server AI sebesar US$60,9 miliar dan menutup periode dengan backlog server AI senilai US$95 miliar.
Backlog bukanlah pendapatan. Angka tersebut mencerminkan pesanan yang masih menunggu pengiriman atau pengakuan dalam laporan keuangan. Namun, skalanya memberi Dell visibilitas yang kuat untuk beberapa kuartal ke depan—selama perusahaan mampu memperoleh komponen, merakit sistem, dan memenuhi jadwal penerapan pelanggan.
Pertumbuhan Dell juga tidak terbatas pada sistem yang dirancang khusus untuk AI. Pendapatan dari server tradisional dan jaringan naik 122% menjadi US$10,5 miliar, menurut presentasi hasil perusahaan. Hal ini menunjukkan adanya dua arus permintaan yang berjalan bersamaan: pembangunan klaster AI baru dan modernisasi pusat data secara lebih luas.
Dell menaikkan proyeksi pendapatan fiskal 2027 menjadi US$192 miliar, atau US$25 miliar lebih tinggi daripada titik tengah proyeksi sebelumnya sebesar US$167 miliar, yang didasarkan pada rentang US$165 miliar hingga US$169 miliar. Proyeksi EPS terdilusi non-GAAP juga naik menjadi US$25,50 dari US$17,90.
Perusahaan turut meningkatkan proyeksi pendapatan tahunan dari server yang dioptimalkan untuk AI menjadi US$74 miliar, dibandingkan target sebelumnya sebesar US$60 miliar. Reuters melaporkan bahwa target baru tersebut kira-kira tiga kali lipat dari tingkat tahun sebelumnya. 18
Untuk kuartal berikutnya, Dell memproyeksikan pendapatan sekitar US$49 miliar dan EPS non-GAAP sekitar US$6,50. Panduan ini menunjukkan bahwa manajemen memperkirakan konversi pesanan AI menjadi pendapatan akan terus berlangsung dalam waktu dekat, bukan baru terkonsentrasi pada paruh kedua tahun fiskal.
Angka-angka tersebut meningkatkan standar persaingan bagi Hewlett Packard Enterprise dan Super Micro Computer. Tantangan Dell kini bukan lagi sekadar membuktikan bahwa perusahaan dapat ikut bermain di pasar server AI. Dell harus menunjukkan bahwa backlog yang sangat besar itu dapat diubah menjadi sistem yang terkirim sekaligus tetap menghasilkan margin yang sehat.
Beberapa risiko yang perlu diperhatikan meliputi:
Risiko tersebut tidak menghapus kekuatan kinerja Dell pada kuartal ini. Namun, risiko itu menjelaskan mengapa pengiriman, arus kas, dan kinerja margin pada kuartal-kuartal berikutnya bisa lebih penting daripada sekadar mencatatkan kejutan positif sekali lagi.
Dell juga mendapat perhatian berkat dua kontrak besar. Dell Federal Systems menerima kesepakatan lima tahun senilai US$9,7 miliar untuk pengadaan perangkat lunak dan layanan Microsoft bagi militer Amerika Serikat, komunitas intelijen, serta Coast Guard. 1
12 Karena kesepakatan tersebut pada dasarnya merupakan kerangka pengadaan perangkat lunak, kontrak itu perlu dianalisis secara terpisah dari kinerja server AI Dell.
Secara terpisah, penyedia infrastruktur cloud AI Iren sepakat membeli perangkat keras Dell senilai US$1,6 miliar, termasuk server yang menggunakan chip Nvidia. 6 Kesepakatan ini menggambarkan posisi masing-masing perusahaan: Dell mengintegrasikan dan menjual infrastruktur lengkap, sementara Nvidia tetap menjadi pemasok akselerator penting di dalam banyak sistem tersebut.
Laporan Dell sejalan dengan perubahan yang lebih luas dalam belanja pusat data, yang kini tidak hanya berfokus pada GPU dan server. Counterpoint Research menyebut SSD perusahaan menyumbang 48% dari pengiriman NAND global pada kuartal kedua 2026, naik dari 26% setahun sebelumnya, seiring meningkatnya kebutuhan penyimpanan untuk beban kerja inferensi AI.
TrendForce juga mengaitkan rekor pendapatan NAND dan kenaikan harga dengan penerapan AI generatif serta ekspansi infrastruktur cloud. Para pemasok disebut memprioritaskan SSD perusahaan yang memiliki margin lebih tinggi.
Artinya, pembangunan infrastruktur AI ikut menciptakan peluang bagi pemasok penyimpanan dan memori, selain produsen server. Kondisi ini sekaligus bisa menjadi sumber tekanan. Jika permintaan penyimpanan perusahaan terus tumbuh lebih cepat daripada pasokan, biaya komponen dapat memengaruhi margin dan jadwal pengiriman Dell.
Laporan fiskal kuartal kedua Dell mengubah pertanyaan utama dari apakah Dell dapat menikmati belanja AI menjadi apakah Dell mampu mempertahankan pengiriman dan profitabilitas pada skala yang ditopang backlog.
Sinyal terkuatnya adalah kombinasi antara kuartal senilai hampir US$47 miliar, pesanan server AI baru sebesar US$60,9 miliar, backlog US$95 miliar, dan kenaikan proyeksi pendapatan tahunan sebesar US$25 miliar. 18 Angka tersebut menunjukkan permintaan yang sangat kuat, tetapi ujian berikutnya bersifat operasional: mengubah permintaan menjadi pengiriman, pendapatan yang diakui, dan imbal hasil yang berkelanjutan tanpa membiarkan kendala pasokan atau tekanan harga menggerus keuntungan.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Pendapatan Dell pada kuartal fiskal kedua 2027 mencapai rekor US$46,97 miliar, naik 58% secara tahunan, sementara EPS non GAAP mencapai US$7,04 dibandingkan ekspektasi US$4,92.
Pendapatan Dell pada kuartal fiskal kedua 2027 mencapai rekor US$46,97 miliar, naik 58% secara tahunan, sementara EPS non GAAP mencapai US$7,04 dibandingkan ekspektasi US$4,92. Dell menaikkan proyeksi pendapatan fiskal 2027 sebesar US$25 miliar menjadi US$192 miliar, serta meningkatkan proyeksi EPS non GAAP menjadi US$25,50 dan pendapatan server AI menjadi US$74 miliar.
Kinerja tersebut memperkuat posisi Dell di infrastruktur AI, tetapi backlog besar juga menyoroti risiko pasokan komponen, waktu pengiriman, tekanan harga, konsentrasi pelanggan, dan margin.