Pada 26 Agustus 2026, Zhipu AI mengonfirmasi bahwa model anonim Ox Alpha—yang dikenal sebagai “Niu Lai” di komunitas China—adalah GLM 5.3 Flash, model mixture of experts multimodal native dengan bobot terbuka. Uji coba gratis di OpenRouter dan OpenCode menarik lebih dari 50 triliun token dalam lima hari, lalu dilapo...
Diterbitkan olehGambar dibuat dengan GPT Image 1.5
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What did Zhipu AI reveal on August 26, 2026, about the anonymous “Ox Alpha” model known as “Niu Lai,” including its identity as GLM 5.3 Flas. Article summary: On August 26, Zhipu AI (Z.ai) disclosed that the anonymous “Ox Alpha”/“Niu Lai” model was its GLM 5.3 Flash: an open weight, native multimodal mixture of experts model tested anonymously before release.. Topic tags: general web, ai, productivity, code, api. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, cl
Pada 26 Agustus 2026, Zhipu AI—yang juga beroperasi dengan merek Z.ai—mengungkap identitas model AI anonim “Ox Alpha”, atau “Niu Lai” dalam komunitas berbahasa Mandarin. Model yang sebelumnya diuji secara diam-diam itu ternyata adalah GLM-5.3-Flash, model mixture-of-experts (MoE) multimodal native dengan bobot terbuka. 1
4
6
Ox Alpha tersedia gratis tanpa identitas perusahaan yang jelas di OpenRouter dan OpenCode, dua platform yang banyak digunakan pengembang untuk menguji serta mengintegrasikan model AI. Dalam lima hari, penggunaannya dilaporkan melampaui 50 triliun token. Angka itu kemudian disebut meningkat menjadi lebih dari 60 triliun token dalam enam hari, sekaligus menempatkannya di posisi teratas kedua platform. Pada puncaknya, volume penggunaannya dilaporkan lebih dari dua kali lipat dibandingkan produk DeepSeek yang sebanding. 3
Besarnya trafik tersebut membuat uji coba anonim ini lebih dari sekadar kampanye pemasaran terselubung: Zhipu menggunakannya sebagai pengujian layanan dalam skala nyata sebelum peluncuran resmi.
Salah satu pengungkapan terbesar Zhipu adalah bahwa layanan inferensi selama periode pengujian dijalankan sepenuhnya pada klaster yang terdiri atas lebih dari 100.000 chip buatan China. Perusahaan menyatakan bahwa, setelah optimasi perangkat lunak, efisiensi perangkat keras dan biaya per tokennya sudah sebanding dengan GPU Nvidia kelas arus utama. 3
6
Namun, pernyataan itu perlu dibaca secara proporsional. Informasi tersebut bukan bukti bahwa chip China secara umum telah menyamai seluruh kemampuan perangkat keras Nvidia, atau bahwa biaya inferensi dengan chip domestik selalu setara di semua skenario. Klaim yang lebih aman adalah bahwa Zhipu berhasil melayani beban inferensi global yang besar pada tumpukan perangkat keras non-Nvidia melalui rekayasa sistem yang ekstensif.
Zhipu tidak menyebutkan pemasok chip secara resmi. Huawei, Moore Threads, dan Hygon dilaporkan sebagai kandidat pemasok, tetapi informasi itu masih berupa spekulasi yang belum dikonfirmasi Zhipu. 40
Keberhasilan tersebut memberi sinyal bahwa ketergantungan pada CUDA—platform perangkat lunak Nvidia—dapat dikurangi untuk sebagian beban kerja inferensi produksi melalui mesin inferensi dan tumpukan perangkat lunak yang dirancang khusus untuk model tertentu.
Meski demikian, hal ini belum menghapus keunggulan ekosistem CUDA secara keseluruhan, termasuk perangkat pengembangan, jumlah pengembang, ketersediaan alat, serta keunggulannya dalam pelatihan model. Bukti yang tersedia belum cukup untuk menarik kesimpulan yang lebih luas.
Menurut laporan teknis, mesin inferensi Zhipu yang berbasis SGLang menggunakan beberapa teknik untuk mengatasi keterbatasan memori, bandwidth, komunikasi antarchip, dan penjadwalan pada konteks hingga satu juta token. Teknik tersebut mencakup kuantisasi W8A8, kuantisasi campuran INT8/FP8/BF16 untuk cache, tensor parallelism dalam satu node, serta pemisahan Encode–Prefill–Decode (EPD) ke dalam kumpulan layanan yang dapat diskalakan secara terpisah. 4
7
Zhipu dilaporkan menyatakan bahwa perubahan tersebut meningkatkan performa layanan end-to-end sekitar tiga kali lipat dibandingkan konfigurasi awalnya. Dokumentasi SGLang yang terbit kemudian juga mencatat throughput lebih tinggi serta kapasitas cache FP8 yang jauh lebih besar dibandingkan konfigurasi pembanding BF16. Namun, dokumentasi itu bukan audit independen atas klaim peningkatan tiga kali lipat dari Zhipu. 2
GLM-5.3-Flash memiliki 320 miliar parameter total, tetapi hanya mengaktifkan sekitar 18 miliar parameter untuk setiap token. Arsitektur MoE seperti ini memungkinkan model berukuran besar mempertahankan kapasitas representasi tanpa harus menghitung seluruh parameter pada setiap langkah. Model ini juga mendukung jendela konteks hingga 1.048.576 token. 5
7
Model tersebut diposisikan sebagai pesaing model frontier yang berfokus pada efisiensi, seperti DeepSeek V4 Flash dan Pro. GLM-5.3-Flash juga dilaporkan memperoleh skor 57 pada Artificial Analysis Intelligence Index, sama dengan skor yang dilaporkan untuk Claude Opus 4.8. Angka itu menunjukkan kesetaraan pada satu indeks gabungan, bukan berarti kedua model memiliki performa identik pada setiap tolok ukur atau tugas agen AI di dunia nyata. 1
Bukti yang tersedia juga belum cukup untuk memverifikasi perbandingan benchmark satu per satu dengan kedua varian DeepSeek tersebut.
Zhipu melaporkan harga API GLM-5.3-Flash sebesar 0,15 dolar AS per satu juta token input dan 0,50 dolar AS per satu juta token output. 1
Peliputan pada periode yang sama menggambarkan harga tersebut kira-kira sepersepuluh dari GLM-5.3 dan sekitar seperempat puluh dari Claude Opus 4.8. Namun, rasio itu bergantung pada arah token yang dibandingkan, tingkat konteks, serta paket harga masing-masing layanan. 1
Dengan demikian, pengungkapan Ox Alpha bukan hanya soal identitas sebuah model anonim. Zhipu juga memperlihatkan bahwa model besar dapat diuji pada trafik global yang sangat tinggi dengan infrastruktur chip domestik—meski dampaknya terhadap dominasi Nvidia masih terbatas pada konteks inferensi tertentu dan belum dapat digeneralisasi ke seluruh industri AI.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Pada 26 Agustus 2026, Zhipu AI mengonfirmasi bahwa model anonim Ox Alpha—yang dikenal sebagai “Niu Lai” di komunitas China—adalah GLM 5.3 Flash, model mixture of experts multimodal native dengan bobot terbuka.
Pada 26 Agustus 2026, Zhipu AI mengonfirmasi bahwa model anonim Ox Alpha—yang dikenal sebagai “Niu Lai” di komunitas China—adalah GLM 5.3 Flash, model mixture of experts multimodal native dengan bobot terbuka. Uji coba gratis di OpenRouter dan OpenCode menarik lebih dari 50 triliun token dalam lima hari, lalu dilaporkan melampaui 60 triliun token dalam enam hari dan memimpin penggunaan di kedua platform.
Zhipu menyatakan seluruh layanan dijalankan pada klaster lebih dari 100.000 chip buatan China, dengan efisiensi perangkat keras dan biaya per token yang diklaim sebanding dengan GPU Nvidia setelah optimasi perangkat l...
Pada 26 Agustus 2026, Zhipu AI mengonfirmasi bahwa model anonim Ox Alpha—yang dikenal sebagai “Niu Lai” di komunitas China—adalah GLM 5.3 Flash, model mixture of experts multimodal native dengan bobot terbuka. Uji coba gratis di OpenRouter dan OpenCode menarik lebih dari 50 triliun token dalam lima hari, lalu dilapo...
Diterbitkan olehGambar dibuat dengan GPT Image 1.5
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What did Zhipu AI reveal on August 26, 2026, about the anonymous “Ox Alpha” model known as “Niu Lai,” including its identity as GLM 5.3 Flas. Article summary: On August 26, Zhipu AI (Z.ai) disclosed that the anonymous “Ox Alpha”/“Niu Lai” model was its GLM 5.3 Flash: an open weight, native multimodal mixture of experts model tested anonymously before release.. Topic tags: general web, ai, productivity, code, api. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, cl
Pada 26 Agustus 2026, Zhipu AI—yang juga beroperasi dengan merek Z.ai—mengungkap identitas model AI anonim “Ox Alpha”, atau “Niu Lai” dalam komunitas berbahasa Mandarin. Model yang sebelumnya diuji secara diam-diam itu ternyata adalah GLM-5.3-Flash, model mixture-of-experts (MoE) multimodal native dengan bobot terbuka. 1
4
6
Ox Alpha tersedia gratis tanpa identitas perusahaan yang jelas di OpenRouter dan OpenCode, dua platform yang banyak digunakan pengembang untuk menguji serta mengintegrasikan model AI. Dalam lima hari, penggunaannya dilaporkan melampaui 50 triliun token. Angka itu kemudian disebut meningkat menjadi lebih dari 60 triliun token dalam enam hari, sekaligus menempatkannya di posisi teratas kedua platform. Pada puncaknya, volume penggunaannya dilaporkan lebih dari dua kali lipat dibandingkan produk DeepSeek yang sebanding. 3
Besarnya trafik tersebut membuat uji coba anonim ini lebih dari sekadar kampanye pemasaran terselubung: Zhipu menggunakannya sebagai pengujian layanan dalam skala nyata sebelum peluncuran resmi.
Salah satu pengungkapan terbesar Zhipu adalah bahwa layanan inferensi selama periode pengujian dijalankan sepenuhnya pada klaster yang terdiri atas lebih dari 100.000 chip buatan China. Perusahaan menyatakan bahwa, setelah optimasi perangkat lunak, efisiensi perangkat keras dan biaya per tokennya sudah sebanding dengan GPU Nvidia kelas arus utama. 3
6
Namun, pernyataan itu perlu dibaca secara proporsional. Informasi tersebut bukan bukti bahwa chip China secara umum telah menyamai seluruh kemampuan perangkat keras Nvidia, atau bahwa biaya inferensi dengan chip domestik selalu setara di semua skenario. Klaim yang lebih aman adalah bahwa Zhipu berhasil melayani beban inferensi global yang besar pada tumpukan perangkat keras non-Nvidia melalui rekayasa sistem yang ekstensif.
Zhipu tidak menyebutkan pemasok chip secara resmi. Huawei, Moore Threads, dan Hygon dilaporkan sebagai kandidat pemasok, tetapi informasi itu masih berupa spekulasi yang belum dikonfirmasi Zhipu. 40
Keberhasilan tersebut memberi sinyal bahwa ketergantungan pada CUDA—platform perangkat lunak Nvidia—dapat dikurangi untuk sebagian beban kerja inferensi produksi melalui mesin inferensi dan tumpukan perangkat lunak yang dirancang khusus untuk model tertentu.
Meski demikian, hal ini belum menghapus keunggulan ekosistem CUDA secara keseluruhan, termasuk perangkat pengembangan, jumlah pengembang, ketersediaan alat, serta keunggulannya dalam pelatihan model. Bukti yang tersedia belum cukup untuk menarik kesimpulan yang lebih luas.
Menurut laporan teknis, mesin inferensi Zhipu yang berbasis SGLang menggunakan beberapa teknik untuk mengatasi keterbatasan memori, bandwidth, komunikasi antarchip, dan penjadwalan pada konteks hingga satu juta token. Teknik tersebut mencakup kuantisasi W8A8, kuantisasi campuran INT8/FP8/BF16 untuk cache, tensor parallelism dalam satu node, serta pemisahan Encode–Prefill–Decode (EPD) ke dalam kumpulan layanan yang dapat diskalakan secara terpisah. 4
7
Zhipu dilaporkan menyatakan bahwa perubahan tersebut meningkatkan performa layanan end-to-end sekitar tiga kali lipat dibandingkan konfigurasi awalnya. Dokumentasi SGLang yang terbit kemudian juga mencatat throughput lebih tinggi serta kapasitas cache FP8 yang jauh lebih besar dibandingkan konfigurasi pembanding BF16. Namun, dokumentasi itu bukan audit independen atas klaim peningkatan tiga kali lipat dari Zhipu. 2
GLM-5.3-Flash memiliki 320 miliar parameter total, tetapi hanya mengaktifkan sekitar 18 miliar parameter untuk setiap token. Arsitektur MoE seperti ini memungkinkan model berukuran besar mempertahankan kapasitas representasi tanpa harus menghitung seluruh parameter pada setiap langkah. Model ini juga mendukung jendela konteks hingga 1.048.576 token. 5
7
Model tersebut diposisikan sebagai pesaing model frontier yang berfokus pada efisiensi, seperti DeepSeek V4 Flash dan Pro. GLM-5.3-Flash juga dilaporkan memperoleh skor 57 pada Artificial Analysis Intelligence Index, sama dengan skor yang dilaporkan untuk Claude Opus 4.8. Angka itu menunjukkan kesetaraan pada satu indeks gabungan, bukan berarti kedua model memiliki performa identik pada setiap tolok ukur atau tugas agen AI di dunia nyata. 1
Bukti yang tersedia juga belum cukup untuk memverifikasi perbandingan benchmark satu per satu dengan kedua varian DeepSeek tersebut.
Zhipu melaporkan harga API GLM-5.3-Flash sebesar 0,15 dolar AS per satu juta token input dan 0,50 dolar AS per satu juta token output. 1
Peliputan pada periode yang sama menggambarkan harga tersebut kira-kira sepersepuluh dari GLM-5.3 dan sekitar seperempat puluh dari Claude Opus 4.8. Namun, rasio itu bergantung pada arah token yang dibandingkan, tingkat konteks, serta paket harga masing-masing layanan. 1
Dengan demikian, pengungkapan Ox Alpha bukan hanya soal identitas sebuah model anonim. Zhipu juga memperlihatkan bahwa model besar dapat diuji pada trafik global yang sangat tinggi dengan infrastruktur chip domestik—meski dampaknya terhadap dominasi Nvidia masih terbatas pada konteks inferensi tertentu dan belum dapat digeneralisasi ke seluruh industri AI.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Pada 26 Agustus 2026, Zhipu AI mengonfirmasi bahwa model anonim Ox Alpha—yang dikenal sebagai “Niu Lai” di komunitas China—adalah GLM 5.3 Flash, model mixture of experts multimodal native dengan bobot terbuka.
Pada 26 Agustus 2026, Zhipu AI mengonfirmasi bahwa model anonim Ox Alpha—yang dikenal sebagai “Niu Lai” di komunitas China—adalah GLM 5.3 Flash, model mixture of experts multimodal native dengan bobot terbuka. Uji coba gratis di OpenRouter dan OpenCode menarik lebih dari 50 triliun token dalam lima hari, lalu dilaporkan melampaui 60 triliun token dalam enam hari dan memimpin penggunaan di kedua platform.
Zhipu menyatakan seluruh layanan dijalankan pada klaster lebih dari 100.000 chip buatan China, dengan efisiensi perangkat keras dan biaya per token yang diklaim sebanding dengan GPU Nvidia setelah optimasi perangkat l...