Saham Shein diperdagangkan sekitar 13%–14% di bawah harga IPO HK$48,56 menjelang pencatatan dengan kode 00625 pada 1 September. IPO ini menghimpun sekitar HK$13,6 miliar atau US$1,7 miliar, dengan valuasi sekitar US$26,5 miliar—turun sekitar 73% dari puncak valuasi privat US$98,2 miliar pada 2022.
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-5.6 LunaGambar dibuat dengan GPT Image 1.5
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What happened to Shein’s stock in Hong Kong gray market trading before its September 1 debut under stock code 00625, what were the IPO price. Article summary: Shein’s gray market quotes fell roughly 13%–14% below its HK$48.56 IPO price ahead of its September 1 Hong Kong debut as 00625, signalling distinctly weak demand for the fast fashion retailer.. Topic tags: general web, ai, workflow, code, regulation. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait
Sehari sebelum resmi melantai di Bursa Hong Kong, saham Shein diperdagangkan melemah tajam di pasar abu-abu—perdagangan tidak resmi sebelum saham mulai diperdagangkan di bursa. Pada 31 Agustus, sejumlah broker Hong Kong mengutip saham Shein sekitar 13%–14% di bawah harga IPO HK$48,56. Di Futu, Bright Smart, dan Phillip Securities, harga berada di kisaran HK$41,80–HK$42,20. 15
Di salah satu platform, saham bahkan sempat turun hingga HK$40,04, atau sekitar 17,5% di bawah harga IPO. Pergerakan ini bukan harga penutupan resmi di bursa, tetapi menjadi indikasi awal bahwa antusiasme investor ritel terhadap debut Shein tergolong lemah.
Shein menawarkan sekitar 280 juta saham Kelas B dengan harga HK$48,56 per saham, sedikit di atas titik tengah kisaran penawaran HK$47,60–HK$49,50. Dari aksi korporasi tersebut, perusahaan menghimpun sekitar HK$13,6 miliar, setara kira-kira US$1,7 miliar. 2
Harga itu memberi Shein valuasi sekitar US$26,5 miliar. Artinya, nilai perusahaan telah merosot sekitar 73% dibandingkan valuasi privat puncaknya sebesar US$98,2 miliar pada 2022. 2
4
Debut pada 1 September 2026 ini menggunakan kode saham 00625 dan menjadi penerbitan saham baru terbesar di Hong Kong sepanjang 2026. 12 Namun, ukuran IPO tersebut tidak menghapus fakta bahwa Shein masuk ke pasar publik dengan valuasi yang jauh lebih rendah daripada ekspektasi beberapa tahun sebelumnya.
Perbandingan dengan IPO teknologi China memperjelas perubahan selera pasar. Penawaran saham perdana Unitree, produsen robot humanoid asal China, mengalami kelebihan permintaan dari investor ritel hingga ribuan kali. Data Bloomberg menyebut porsi ritel IPO Unitree mengalami kelebihan permintaan 5.526 kali, sementara sumber Reuters melaporkan angka lebih dari 8.000 kali berdasarkan mekanisme penjatahan.
IPO CXMT, produsen chip memori terbesar China, juga menarik pesanan ritel senilai sekitar 7,1 triliun yuan. Kontras ini menunjukkan bahwa investor saat ini lebih bersedia membayar mahal untuk perusahaan yang dianggap berada di pusat tren AI, semikonduktor, dan robotika.
Bukan berarti pasar sepenuhnya menolak Shein. Buku pesanan IPO dilaporkan telah terpenuhi, terutama berkat pesanan dari pemegang saham lama, dana yang berfokus pada China, dan investor multi-strategi. Namun, pelemahan di pasar abu-abu mengisyaratkan bahwa permintaan tersebut belum tentu mencerminkan antusiasme ritel yang sama kuatnya seperti pada IPO teknologi.
Daya tarik Shein sebagai saham pertumbuhan juga melemah. Pertumbuhan pendapatan bersih turun dari 41,1% pada 2023 menjadi 20,7% pada 2024, lalu sekitar 8% pada 2025. Pada kuartal pertama 2026, pendapatan hanya tumbuh sekitar 1,1%. 18
Shein juga membukukan kerugian sekitar US$99 juta pada kuartal pertama 2026, berbanding laba bersih US$395 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kerugian tersebut mencerminkan perlambatan penjualan setelah perubahan aturan bea masuk Amerika Serikat serta beban akuntansi satu kali yang besar.
Angka ini membuat investor mempertanyakan apakah Shein masih layak dinilai seperti perusahaan teknologi dengan pertumbuhan tinggi, atau lebih tepat dibandingkan dengan perusahaan ritel dan fesyen yang biasanya memiliki margin lebih rendah.
Selama ini, Shein banyak mengandalkan pengiriman langsung paket kecil kepada konsumen. Model tersebut terbantu oleh pengecualian bea masuk bernilai rendah di Amerika Serikat, yang dikenal sebagai pengecualian de minimis. Setelah pengecualian itu dihentikan, biaya pengiriman ke pasar AS meningkat dan perusahaan harus menaikkan harga untuk mengimbangi beban tarif.
Perubahan serupa di Uni Eropa juga mengancam pasar terbesar Shein. Uni Eropa telah memberlakukan biaya baru terhadap paket e-commerce, sehingga keunggulan harga yang menjadi fondasi bisnis Shein berisiko menyusut.
Pada saat yang sama, Temu terus memberikan tekanan harga. Jika Shein menaikkan harga untuk menutup biaya bea masuk, konsumen dapat beralih ke pesaing. Namun, jika harga dipertahankan rendah, margin keuntungan akan semakin tertekan.
Pencatatan di Hong Kong merupakan tahap akhir dari perjalanan panjang Shein untuk menjadi perusahaan publik, setelah rencana di New York dan London menghadapi hambatan atau mandek. IPO ini memberi Shein akses ke modal publik dan menyediakan jalur likuiditas bagi sebagian investor awal, tetapi dilakukan dengan valuasi yang jauh lebih rendah serta di tengah risiko regulasi, tarif, profitabilitas, dan persaingan.
Perusahaan menyatakan dana IPO akan digunakan untuk memperluas bisnis global, meningkatkan teknologi, memperkuat rantai pasok dan logistik, serta mendukung modal kerja. Sekitar 80% dana disebut akan diarahkan untuk teknologi dan ekspansi global, termasuk kecerdasan buatan, analitik data, dan sistem manajemen persediaan. 9
Dengan demikian, dana tersebut bukan hanya untuk membiayai fase ekspansi agresif. Shein juga perlu menggunakannya untuk menyesuaikan diri dengan dunia perdagangan yang lebih mahal, memperbaiki efisiensi operasional, dan mempertahankan keunggulan internasionalnya.
Harga pasar abu-abu yang melemah memberi gambaran awal tentang tantangan Shein sebagai perusahaan publik: skala bisnisnya tetap besar, tetapi pertumbuhannya tidak lagi secepat dulu dan model harga murahnya menghadapi tekanan dari berbagai arah.
Debut Hong Kong menyediakan modal dan legitimasi pasar, tetapi respons awal investor menunjukkan bahwa merek besar dan volume penjualan tinggi saja tidak cukup. Shein kini harus membuktikan bahwa bisnis fesyen cepatnya dapat tetap tumbuh dan menghasilkan laba ketika tarif meningkat, aturan perdagangan berubah, dan investor lebih terpikat pada peluang AI serta robotika.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Saham Shein diperdagangkan sekitar 13%–14% di bawah harga IPO HK$48,56 menjelang pencatatan dengan kode 00625 pada 1 September.
Saham Shein diperdagangkan sekitar 13%–14% di bawah harga IPO HK$48,56 menjelang pencatatan dengan kode 00625 pada 1 September. IPO ini menghimpun sekitar HK$13,6 miliar atau US$1,7 miliar, dengan valuasi sekitar US$26,5 miliar—turun sekitar 73% dari puncak valuasi privat US$98,2 miliar pada 2022.
Minat yang lebih kuat terhadap IPO perusahaan AI, chip, dan robotika seperti CXMT dan Unitree menunjukkan investor China kini lebih memburu narasi pertumbuhan teknologi daripada bisnis fesyen cepat dengan margin tipis.
Saham Shein diperdagangkan sekitar 13%–14% di bawah harga IPO HK$48,56 menjelang pencatatan dengan kode 00625 pada 1 September. IPO ini menghimpun sekitar HK$13,6 miliar atau US$1,7 miliar, dengan valuasi sekitar US$26,5 miliar—turun sekitar 73% dari puncak valuasi privat US$98,2 miliar pada 2022.
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-5.6 LunaGambar dibuat dengan GPT Image 1.5
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What happened to Shein’s stock in Hong Kong gray market trading before its September 1 debut under stock code 00625, what were the IPO price. Article summary: Shein’s gray market quotes fell roughly 13%–14% below its HK$48.56 IPO price ahead of its September 1 Hong Kong debut as 00625, signalling distinctly weak demand for the fast fashion retailer.. Topic tags: general web, ai, workflow, code, regulation. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait
Sehari sebelum resmi melantai di Bursa Hong Kong, saham Shein diperdagangkan melemah tajam di pasar abu-abu—perdagangan tidak resmi sebelum saham mulai diperdagangkan di bursa. Pada 31 Agustus, sejumlah broker Hong Kong mengutip saham Shein sekitar 13%–14% di bawah harga IPO HK$48,56. Di Futu, Bright Smart, dan Phillip Securities, harga berada di kisaran HK$41,80–HK$42,20. 15
Di salah satu platform, saham bahkan sempat turun hingga HK$40,04, atau sekitar 17,5% di bawah harga IPO. Pergerakan ini bukan harga penutupan resmi di bursa, tetapi menjadi indikasi awal bahwa antusiasme investor ritel terhadap debut Shein tergolong lemah.
Shein menawarkan sekitar 280 juta saham Kelas B dengan harga HK$48,56 per saham, sedikit di atas titik tengah kisaran penawaran HK$47,60–HK$49,50. Dari aksi korporasi tersebut, perusahaan menghimpun sekitar HK$13,6 miliar, setara kira-kira US$1,7 miliar. 2
Harga itu memberi Shein valuasi sekitar US$26,5 miliar. Artinya, nilai perusahaan telah merosot sekitar 73% dibandingkan valuasi privat puncaknya sebesar US$98,2 miliar pada 2022. 2
4
Debut pada 1 September 2026 ini menggunakan kode saham 00625 dan menjadi penerbitan saham baru terbesar di Hong Kong sepanjang 2026. 12 Namun, ukuran IPO tersebut tidak menghapus fakta bahwa Shein masuk ke pasar publik dengan valuasi yang jauh lebih rendah daripada ekspektasi beberapa tahun sebelumnya.
Perbandingan dengan IPO teknologi China memperjelas perubahan selera pasar. Penawaran saham perdana Unitree, produsen robot humanoid asal China, mengalami kelebihan permintaan dari investor ritel hingga ribuan kali. Data Bloomberg menyebut porsi ritel IPO Unitree mengalami kelebihan permintaan 5.526 kali, sementara sumber Reuters melaporkan angka lebih dari 8.000 kali berdasarkan mekanisme penjatahan.
IPO CXMT, produsen chip memori terbesar China, juga menarik pesanan ritel senilai sekitar 7,1 triliun yuan. Kontras ini menunjukkan bahwa investor saat ini lebih bersedia membayar mahal untuk perusahaan yang dianggap berada di pusat tren AI, semikonduktor, dan robotika.
Bukan berarti pasar sepenuhnya menolak Shein. Buku pesanan IPO dilaporkan telah terpenuhi, terutama berkat pesanan dari pemegang saham lama, dana yang berfokus pada China, dan investor multi-strategi. Namun, pelemahan di pasar abu-abu mengisyaratkan bahwa permintaan tersebut belum tentu mencerminkan antusiasme ritel yang sama kuatnya seperti pada IPO teknologi.
Daya tarik Shein sebagai saham pertumbuhan juga melemah. Pertumbuhan pendapatan bersih turun dari 41,1% pada 2023 menjadi 20,7% pada 2024, lalu sekitar 8% pada 2025. Pada kuartal pertama 2026, pendapatan hanya tumbuh sekitar 1,1%. 18
Shein juga membukukan kerugian sekitar US$99 juta pada kuartal pertama 2026, berbanding laba bersih US$395 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kerugian tersebut mencerminkan perlambatan penjualan setelah perubahan aturan bea masuk Amerika Serikat serta beban akuntansi satu kali yang besar.
Angka ini membuat investor mempertanyakan apakah Shein masih layak dinilai seperti perusahaan teknologi dengan pertumbuhan tinggi, atau lebih tepat dibandingkan dengan perusahaan ritel dan fesyen yang biasanya memiliki margin lebih rendah.
Selama ini, Shein banyak mengandalkan pengiriman langsung paket kecil kepada konsumen. Model tersebut terbantu oleh pengecualian bea masuk bernilai rendah di Amerika Serikat, yang dikenal sebagai pengecualian de minimis. Setelah pengecualian itu dihentikan, biaya pengiriman ke pasar AS meningkat dan perusahaan harus menaikkan harga untuk mengimbangi beban tarif.
Perubahan serupa di Uni Eropa juga mengancam pasar terbesar Shein. Uni Eropa telah memberlakukan biaya baru terhadap paket e-commerce, sehingga keunggulan harga yang menjadi fondasi bisnis Shein berisiko menyusut.
Pada saat yang sama, Temu terus memberikan tekanan harga. Jika Shein menaikkan harga untuk menutup biaya bea masuk, konsumen dapat beralih ke pesaing. Namun, jika harga dipertahankan rendah, margin keuntungan akan semakin tertekan.
Pencatatan di Hong Kong merupakan tahap akhir dari perjalanan panjang Shein untuk menjadi perusahaan publik, setelah rencana di New York dan London menghadapi hambatan atau mandek. IPO ini memberi Shein akses ke modal publik dan menyediakan jalur likuiditas bagi sebagian investor awal, tetapi dilakukan dengan valuasi yang jauh lebih rendah serta di tengah risiko regulasi, tarif, profitabilitas, dan persaingan.
Perusahaan menyatakan dana IPO akan digunakan untuk memperluas bisnis global, meningkatkan teknologi, memperkuat rantai pasok dan logistik, serta mendukung modal kerja. Sekitar 80% dana disebut akan diarahkan untuk teknologi dan ekspansi global, termasuk kecerdasan buatan, analitik data, dan sistem manajemen persediaan. 9
Dengan demikian, dana tersebut bukan hanya untuk membiayai fase ekspansi agresif. Shein juga perlu menggunakannya untuk menyesuaikan diri dengan dunia perdagangan yang lebih mahal, memperbaiki efisiensi operasional, dan mempertahankan keunggulan internasionalnya.
Harga pasar abu-abu yang melemah memberi gambaran awal tentang tantangan Shein sebagai perusahaan publik: skala bisnisnya tetap besar, tetapi pertumbuhannya tidak lagi secepat dulu dan model harga murahnya menghadapi tekanan dari berbagai arah.
Debut Hong Kong menyediakan modal dan legitimasi pasar, tetapi respons awal investor menunjukkan bahwa merek besar dan volume penjualan tinggi saja tidak cukup. Shein kini harus membuktikan bahwa bisnis fesyen cepatnya dapat tetap tumbuh dan menghasilkan laba ketika tarif meningkat, aturan perdagangan berubah, dan investor lebih terpikat pada peluang AI serta robotika.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Saham Shein diperdagangkan sekitar 13%–14% di bawah harga IPO HK$48,56 menjelang pencatatan dengan kode 00625 pada 1 September.
Saham Shein diperdagangkan sekitar 13%–14% di bawah harga IPO HK$48,56 menjelang pencatatan dengan kode 00625 pada 1 September. IPO ini menghimpun sekitar HK$13,6 miliar atau US$1,7 miliar, dengan valuasi sekitar US$26,5 miliar—turun sekitar 73% dari puncak valuasi privat US$98,2 miliar pada 2022.
Minat yang lebih kuat terhadap IPO perusahaan AI, chip, dan robotika seperti CXMT dan Unitree menunjukkan investor China kini lebih memburu narasi pertumbuhan teknologi daripada bisnis fesyen cepat dengan margin tipis.