DeepSeek membukukan pendapatan sekitar 475 juta yuan (US$70,7 juta) pada Januari–Juli 2026—hampir sepuluh kali pendapatan sepanjang 2025—tetapi masih mencatat rugi bersih 715 juta yuan. Margin kotor keseluruhan perusahaan mencapai 44,6%, sedangkan bisnis API mencatat margin kotor 82,9%.
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What do DeepSeek’s first seven months of 2026 financial results reveal about its revenue growth, net losses, overall and API gross-profit ma. Article summary: DeepSeek’s results show exceptional commercial momentum but not profitability: revenue reached about 475 million yuan ($70.7 million) in January–July 2026—roughly ten times its full-year 2025 revenue—while net losses wer. Topic tags: general, news, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts w
Tujuh bulan pertama 2026 menunjukkan bahwa DeepSeek tumbuh secara komersial jauh lebih cepat daripada kemampuannya menghasilkan laba. Pendapatan perusahaan mencapai sekitar 475 juta yuan (US$70,7 juta) pada Januari–Juli—sekitar sepuluh kali lipat pendapatan sepanjang 2025—sementara rugi bersih yang dilaporkan masih mencapai sekitar 715 juta yuan. 914
Angka tersebut memperlihatkan daya tarik sekaligus tantangan dalam tesis investasi DeepSeek. Permintaan terhadap layanan AI dan ekonomi bisnis API terlihat menjanjikan, tetapi perusahaan masih bergantung pada pertumbuhan berkelanjutan serta tambahan modal sebelum dapat membuktikan profitabilitas yang konsisten.
Pendapatan 475 juta yuan dalam tujuh bulan menandai akselerasi tajam dibandingkan 2025. Sejumlah laporan menyebut kenaikannya sekitar sepuluh kali lipat, sementara laporan lain menggambarkannya sebagai sekitar sembilan kali lipat, bergantung pada metode perbandingan yang digunakan. 4914
Kinerja kerugiannya sedikit lebih baik daripada yang mungkin terlihat dari angka pendapatan saja. Rugi 715 juta yuan pada Januari–Juli 2026 lebih rendah dibandingkan rugi setahun penuh 2025 yang mencapai 935 juta yuan. 914 Ini menunjukkan perbaikan dibandingkan tahun sebelumnya, tetapi bukan berarti DeepSeek sudah mencetak laba: kerugiannya masih lebih besar daripada pendapatannya selama periode tersebut.
Perlu dicatat, angka yang tersedia merupakan data keuangan yang dilaporkan, bukan keseluruhan laporan keuangan publik yang telah diaudit. Karena itu, perbandingan ini sebaiknya dipahami sebagai indikasi arah pertumbuhan, bukan penilaian menyeluruh atas kondisi keuangan DeepSeek.
Margin kotor DeepSeek secara keseluruhan dilaporkan mencapai 44,6% dalam tujuh bulan pertama 2026. Di dalam angka tersebut, bisnis API—yang menyediakan akses ke model AI bagi pelanggan melalui antarmuka pemrograman—mencatat margin kotor sebesar 82,9%. 14
Perbedaan ini penting. Pendapatan API dapat berkembang tanpa harus membuat produk yang sepenuhnya terpisah untuk setiap pelanggan. Margin kotor yang tinggi juga menyisakan porsi pendapatan lebih besar untuk menutup biaya riset, infrastruktur, tenaga kerja, penjualan, dan operasional lainnya. Berdasarkan angka yang dilaporkan, akses model melalui API tampak menjadi kanal monetisasi DeepSeek yang sangat menarik.
Namun, margin kotor API bukanlah profitabilitas perusahaan secara keseluruhan. Angka 82,9% hanya mencerminkan biaya yang berkaitan langsung dengan penyediaan layanan API. Angka itu belum membuktikan bahwa seluruh bisnis DeepSeek menghasilkan laba setelah memperhitungkan riset dan pengembangan, pelatihan model, perluasan infrastruktur, administrasi, serta biaya lainnya. Margin kotor keseluruhan yang lebih rendah, yakni 44,6%, menegaskan perbedaan tersebut. 14
Perusahaan AI terdepan harus membiayai dua hal sekaligus: produk yang digunakan pelanggan saat ini dan model yang diharapkan mendorong permintaan di masa depan. Meskipun biaya untuk melayani satu permintaan API tambahan bisa relatif menguntungkan, bisnis secara keseluruhan tetap dapat merugi jika perusahaan terus berinvestasi besar-besaran dalam riset, kapasitas komputasi, pengembangan produk, dan ekspansi.
Dengan demikian, hasil DeepSeek lebih menunjukkan adanya potensi pengungkit operasional daripada profitabilitas yang sudah tercapai. Jika pendapatan terus meningkat dan harga serta penggunaan API tetap bertahan, perusahaan berpeluang menyebarkan biaya tetap ke basis pelanggan yang lebih besar. Sebaliknya, jika persaingan menekan harga atau biaya pengembangan model meningkat lebih cepat daripada pendapatan, margin API yang tinggi belum tentu berubah menjadi laba di tingkat perusahaan.
DeepSeek dilaporkan sedang membahas pendanaan putaran kedua dengan target 50 miliar yuan (US$7,4 miliar) pada valuasi sekitar 500 miliar yuan (US$74 miliar), kemungkinan sebelum penawaran umum perdana di bursa China daratan. 2
Rencana tersebut akan mengikuti putaran pendanaan sebelumnya, ketika DeepSeek menghimpun lebih dari 50 miliar yuan dengan valuasi di atas US$50 miliar, menurut laporan Reuters yang dikutip dalam sumber yang tersedia. 3 Dokumen perusahaan China yang terpisah sebelumnya mengindikasikan valuasi sekitar 350,88 miliar yuan, atau kira-kira US$51,8 miliar. Perbedaan ini menunjukkan bahwa valuasi yang dilaporkan dapat berubah sesuai transaksi dan waktu pengukurannya. 1
Pendanaan putaran kedua yang diusulkan tidak boleh dianggap sebagai bukti bahwa DeepSeek sudah mampu membiayai dirinya sendiri. Sebaliknya, rencana itu menunjukkan bahwa perusahaan dan investor menaruh nilai tinggi pada peluang ekspansi di masa depan—mulai dari pengembangan model, peningkatan kapasitas komputasi dan inferensi, hingga upaya mengubah ekonomi API yang kuat menjadi arus kas berkelanjutan.
Data tujuh bulan DeepSeek menegaskan tiga hal penting:
Pertanyaan berikutnya adalah apakah keunggulan tersebut dapat bertahan ketika skala bisnis membesar. Investor membutuhkan bukti bahwa permintaan API terus tumbuh, harga mampu menghadapi tekanan persaingan, dan laba kotor dapat meningkat lebih cepat daripada biaya berulang maupun biaya awal untuk mengoperasikan serta mengembangkan model AI.
Hasil DeepSeek pada 2026 mendukung adanya jalur yang masuk akal menuju profitabilitas, tetapi belum membuktikan bahwa perusahaan telah mencapai titik tersebut. DeepSeek berhasil menggabungkan pertumbuhan pendapatan hampir sepuluh kali lipat dengan penyusutan kerugian dibandingkan tahun sebelumnya serta margin kotor API yang sangat menarik. 914
Rencana pendanaan 50 miliar yuan menunjukkan besarnya peluang yang dibidik—sekaligus modal besar yang masih diperlukan untuk mengejarnya. Pada akhirnya, valuasi DeepSeek akan ditentukan oleh kemampuannya mengubah pertumbuhan pendapatan dan margin API yang tinggi menjadi laba perusahaan yang tahan lama, tanpa mengurangi investasi yang dibutuhkan untuk tetap kompetitif di bidang AI tingkat lanjut.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
DeepSeek membukukan pendapatan sekitar 475 juta yuan (US$70,7 juta) pada Januari–Juli 2026—hampir sepuluh kali pendapatan sepanjang 2025—tetapi masih mencatat rugi bersih 715 juta yuan.
DeepSeek membukukan pendapatan sekitar 475 juta yuan (US$70,7 juta) pada Januari–Juli 2026—hampir sepuluh kali pendapatan sepanjang 2025—tetapi masih mencatat rugi bersih 715 juta yuan. Margin kotor keseluruhan perusahaan mencapai 44,6%, sedangkan bisnis API mencatat margin kotor 82,9%.
DeepSeek dilaporkan membidik pendanaan lanjutan sebesar 50 miliar yuan (US$7,4 miliar) dengan valuasi sekitar 500 miliar yuan (US$74 miliar), sehingga investor kini menunggu bukti bahwa pertumbuhan dan margin API dapa...