Tidak satu pun dari 21 model AI open weight yang diuji memiliki perlindungan keselamatan yang cukup kuat untuk menghadapi seluruh ancaman manipulasi yang dievaluasi. Setiap model dapat dibuat jauh lebih bersedia menghasilkan keluaran berbahaya, sementara sebagian besar kemampuan penalarannya tetap dipertahankan.
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What did the TamperBench study presented at ACM KDD ’26 find about the robustness of safety protections in 21 open weight AI models—includin. Article summary: TamperBench found that none of the 21 tested open weight models had safety protections robust enough to withstand the evaluated tampering threats: every model could be made substantially more willing to produce harmful o. Topic tags: general web, ai safety, llm, ai, code. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with f
Studi TamperBench yang dipresentasikan pada ACM KDD ’26 menemukan bahwa tidak satu pun dari 21 model AI open-weight yang diuji memiliki perlindungan keselamatan yang cukup tangguh untuk menghadapi seluruh ancaman manipulasi yang dievaluasi. Semua model dapat dibuat lebih mudah menghasilkan keluaran berbahaya, sementara sebagian besar kemampuan penalarannya tetap dipertahankan. 25
Temuan ini penting karena bobot model open-weight dapat disalin, di-fine-tune, dan didistribusikan ulang. Setelah bobot berada di tangan publik, pengembang awal tidak lagi dapat sepenuhnya mengendalikan perubahan atau penerapan perlindungan keselamatan di tahap berikutnya.
Benchmark ini menguji 21 model open-weight, termasuk model dari keluarga Llama, Qwen3, dan Mistral, dengan ukuran sekitar 600 juta hingga 8 miliar parameter. 28 Para peneliti mengevaluasi sembilan metode manipulasi pada ruang bobot (weight space) dan representasi laten (latent space).
Metode tersebut mencakup:
Untuk mengukur dampaknya secara realistis, peneliti memilih konfigurasi serangan yang meningkatkan skor keluaran berbahaya semaksimal mungkin, tetapi membatasi penurunan akurasi penalaran MMLU-Pro hingga paling banyak 10 persen dibandingkan model sebelum serangan. 2
Serangan jailbreak melalui fine-tuning terselubung umumnya menjadi yang paling parah. Varian yang paling menonjol meliputi:
Serangan-serangan ini biasanya dilatih terutama dengan data yang tampak benign, disertai komponen berbahaya dalam jumlah kecil. Hasilnya, penghilangan perlindungan tidak selalu disertai penurunan kemampuan yang mudah terlihat. 2
Dengan kata lain, model tidak harus dibuat “rusak total” agar menjadi risiko. Model masih dapat menjawab pertanyaan penalaran dan menjalankan tugas umum, tetapi pada saat yang sama menjadi jauh lebih permisif terhadap permintaan berbahaya.
Studi yang tersedia tidak memuat angka kenaikan tingkat keberbahayaan secara terpisah untuk Llama-3-8B-Instruct atau Qwen3-8B-Instruct. Karena itu, tidak ada angka spesifik yang dapat disampaikan secara andal untuk kedua model tersebut.
Belum. Lima model yang telah diperkuat dengan metode pertahanan—termasuk varian ReFAT dan Circuit Breaking—juga rentan terhadap serangan dalam rangkaian pengujian. Metode pertahanan memang meningkatkan ketahanan dalam kondisi tertentu, tetapi tidak secara konsisten mencegah penghilangan perlindungan keselamatan di seluruh benchmark. 25
Temuan ini tidak berarti pertahanan tambahan sama sekali tidak berguna. Namun, hasilnya menunjukkan bahwa keberhasilan pada pengujian alignment sebelum rilis belum cukup untuk menjadi jaminan keamanan setelah bobot model dapat dimodifikasi.
Para peneliti tidak menyimpulkan bahwa model open-weight tidak bermanfaat. Keterbukaan tetap mendukung penelitian, audit, dan akuntabilitas. Akan tetapi, model yang telah melewati evaluasi keselamatan biasa tidak seharusnya otomatis dianggap aman untuk didistribusikan secara terbuka. 5
Risikonya juga tidak terbatas pada penyalahgunaan manual oleh satu orang. Jika kemampuan model tetap terjaga setelah perlindungan dilemahkan, model tersebut berpotensi digunakan untuk penyalahgunaan berskala besar, seperti disinformasi massal, penipuan dan phishing yang lebih canggih, atau pembuatan panduan teknis berbahaya. 5
Model komersial tertutup yang diakses melalui API juga dapat menghadapi risiko manipulasi terkait. Namun, penyedia layanan masih mengendalikan proses fine-tuning dan penerapan model, sehingga dapat menambahkan pertahanan pada tahap tersebut—sesuatu yang jauh lebih sulit dilakukan setelah bobot open-weight disalin dan disebarkan bebas. 25
Para peneliti menyerukan:
Kesimpulan utamanya cukup jelas: pada model dengan bobot yang dapat dimodifikasi, perlindungan keselamatan tidak boleh diperlakukan sebagai fitur permanen hanya karena berhasil dalam pengujian pra-rilis. Ketahanan terhadap manipulasi perlu diuji sebagai persoalan keamanan tersendiri.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Tidak satu pun dari 21 model AI open weight yang diuji memiliki perlindungan keselamatan yang cukup kuat untuk menghadapi seluruh ancaman manipulasi yang dievaluasi.
Tidak satu pun dari 21 model AI open weight yang diuji memiliki perlindungan keselamatan yang cukup kuat untuk menghadapi seluruh ancaman manipulasi yang dievaluasi. Setiap model dapat dibuat jauh lebih bersedia menghasilkan keluaran berbahaya, sementara sebagian besar kemampuan penalarannya tetap dipertahankan.
Serangan jailbreak melalui fine tuning terselubung—terutama varian competing objectives, backdoor, dan style modulation—umumnya menjadi metode paling parah.