Parag Agrawal menilai ekonomi internet yang bergantung pada perhatian manusia akan terganggu ketika AI agen menjadi pihak yang paling banyak membaca dan mencari informasi. AI agen dapat memproses banyak sumber secara diam diam, merangkum hasilnya, lalu tidak pernah mengirimkan kunjungan atau klik ke situs asal.
Diterbitkan olehGambar dibuat dengan GPT Image 1.5
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What is former Twitter CEO Parag Agrawal’s argument that the internet’s advertising and click based business model cannot survive if AI agen. Article summary: Agrawal’s central claim is that a web funded by human attention breaks when AI agents, rather than people, do most of the reading and searching.. Topic tags: general web, llm, agents, ai, workflow. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make
Menurut Parag Agrawal, web yang selama ini dibiayai oleh perhatian manusia akan menghadapi masalah mendasar jika AI agen—perangkat lunak yang dapat mencari, menilai, dan menjalankan tugas atas nama pengguna—menjadi pengguna utamanya.
AI agen tidak menonton iklan, tidak membangun preferensi merek seperti manusia, dan tidak menghasilkan klik yang bermakna bagi penerbit. Namun, agen dapat mengirimkan permintaan pencarian jauh lebih sering daripada manusia. Jika hal itu terjadi, penerbit bisa kehilangan lalu lintas sekaligus alasan ekonomi untuk terus menyediakan konten. 2
14
Saat ini, klik memiliki dua fungsi sekaligus. Klik menjadi dasar pendapatan melalui tayangan iklan dan rujukan, tetapi juga dipakai sebagai sinyal untuk menilai relevansi sebuah hasil pencarian. Agrawal berpendapat bahwa pola ini tidak cocok untuk agen AI.
Sebuah agen mungkin membaca banyak sumber, membandingkan isinya, lalu menyusun jawaban akhir tanpa pernah mengarahkan manusia ke halaman asli. Akibatnya, jumlah klik tidak lagi menunjukkan seberapa besar kontribusi sebuah sumber—dan juga tidak otomatis memberi imbalan kepada penerbit yang kontennya digunakan. 1
3
Solusi yang ditawarkan Agrawal bukan mengganti seluruh situs web yang digunakan manusia, melainkan membangun lapisan web baru yang dioptimalkan untuk agen AI. Lapisan ini ia gambarkan sebagai “web paralel”.
Dalam model tersebut, pencarian, pemeringkatan, pengambilan informasi, dan pembayaran akan dinilai berdasarkan hasil tugas agen. Pertanyaannya bukan lagi sekadar “berapa banyak orang yang mengeklik sumber ini?”, melainkan:
Parallel Web Systems, perusahaan yang didirikan Agrawal, memosisikan API-nya sebagai lapisan pengambilan informasi untuk penggunaan berbasis agen. Layanannya mencakup pencarian, ekstraksi data, riset mendalam, pencarian entitas, percakapan, dan pemantauan perubahan di web. 10
Dalam sistem tradisional, mesin pencari sering mengandalkan perilaku pengguna secara agregat—termasuk klik—untuk memperkirakan relevansi. Parallel ingin memperoleh sinyal yang lebih langsung: apakah materi yang ditemukan benar-benar berguna untuk tujuan tertentu yang sedang dikerjakan agen.
Umpan balik semacam ini dapat membantu pemeringkatan berdasarkan kegunaan faktual, bukan semata-mata kemampuan sebuah halaman menarik perhatian. Namun, gagasan tersebut masih merupakan tesis produk dan desain pasar dari Parallel, bukan standar baru yang telah berlaku di seluruh web. 3
13
Salah satu gagasan utama Parallel adalah menggunakan nilai Shapley. Dalam teori ekonomi dan teori permainan, nilai Shapley digunakan untuk memperkirakan kontribusi tambahan masing-masing pihak ketika beberapa pihak bekerja sama menghasilkan suatu nilai.
Dalam konteks web, perhitungannya kira-kira akan menjawab pertanyaan: seberapa besar sumber tertentu meningkatkan peluang agen menghasilkan keluaran yang berhasil, dibandingkan jika sumber itu tidak digunakan?
Sumber yang sangat penting atau memberikan informasi tambahan yang signifikan akan memperoleh nilai lebih tinggi daripada sumber yang isinya berulang, tidak relevan, atau hanya bersifat pelengkap. Daya tarik pendekatan ini adalah kompensasi didasarkan pada kontribusi terhadap tugas, bukan pada satu klik atau biaya lisensi tetap.
Tantangannya juga besar: kontribusi tersebut harus dihitung secara konsisten dalam skala luas, dan sistemnya perlu dilindungi dari manipulasi. 16
Index merupakan bagian yang ditujukan untuk penerbit, penyedia data, dan kreator independen. Platform ini dirancang untuk membantu pemilik konten melihat bagaimana agen menemukan, mengutip, dan menggunakan karya mereka, sekaligus menawarkan kompensasi yang dikaitkan dengan nilai kontribusi konten tersebut.
Parallel secara terbuka menggambarkan Index sebagai model yang berupaya menyelaraskan insentif antara pemilik konten dan pengembang AI. Dokumentasinya juga menjelaskan Index dengan kerangka tersebut. 6
7
14
Parallel mengumpulkan pendanaan awal sebesar 30 juta dolar AS pada 2024. Pada November 2025, perusahaan itu memperoleh pendanaan Seri A sebesar 100 juta dolar AS dengan valuasi yang dilaporkan mencapai 740 juta dolar AS. 1
2
Pada April 2026, Parallel kemudian menggalang pendanaan Seri B sebesar 100 juta dolar AS yang dipimpin Sequoia, dengan valuasi yang dilaporkan mencapai 2 miliar dolar AS. Investor lama seperti Kleiner Perkins, Index Ventures, Khosla Ventures, First Round, Spark, Terrain, dan Abstract juga dilaporkan ikut berpartisipasi. 1
10
15
Parallel juga menjadi salah satu opsi pencarian dan grounding bagi pelanggan Google Cloud yang membangun agen perusahaan. Dalam integrasi yang dilaporkan, pengembang yang memakai perangkat agen Google Cloud dapat memilih Parallel Search selain Google Search untuk menyediakan dasar informasi dari web. 2
12
Kemitraan ini memberi Parallel jalur distribusi ke dalam platform agen perusahaan yang besar. Pada saat yang sama, Google tetap menjadi mitra strategis sekaligus berpotensi menjadi pesaing. 5
Perkiraan 12–24 bulan dari Agrawal merupakan prediksi, bukan konsensus industri yang telah terukur. Alasannya bertumpu pada beberapa perkembangan yang berlangsung bersamaan: kemampuan model AI yang meningkat, penggunaan alat oleh agen, kemajuan kerangka kerja agen, serta adopsi melalui layanan cloud dan API yang sudah tersedia.
Jika agen mampu menjalankan banyak pencarian dan sub-tugas untuk setiap permintaan manusia dengan biaya dan kecepatan yang masuk akal, volume permintaan ke web dapat didominasi agen sebelum kebiasaan pengguna internet berubah sepenuhnya. Parallel bahkan menyatakan bahwa agen berpotensi menggunakan web “1.000 kali lebih banyak” daripada manusia. 2
14
Konsep Index dan pembayaran berbasis nilai Shapley masih merupakan rancangan model ekonomi. Belum ada bukti bahwa pendekatan tersebut dapat menggantikan iklan digital secara universal, atau bahwa penerbit, platform agen yang saling bersaing, dan seluruh ekosistem web akan menerima satu sistem atribusi yang sama.
Inti argumen Agrawal adalah bahwa internet mungkin perlu mengubah cara mengukur nilai. Ketika manusia berhenti menjadi pihak yang melakukan sebagian besar pencarian dan klik, ukuran seperti perhatian, kunjungan, dan rasio klik bisa kehilangan sebagian fungsi ekonominya. Pertanyaannya kemudian bergeser: sumber mana yang benar-benar membantu AI agen menyelesaikan tugas, dan bagaimana kontribusi itu dibayar secara adil?
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Parag Agrawal menilai ekonomi internet yang bergantung pada perhatian manusia akan terganggu ketika AI agen menjadi pihak yang paling banyak membaca dan mencari informasi.
Parag Agrawal menilai ekonomi internet yang bergantung pada perhatian manusia akan terganggu ketika AI agen menjadi pihak yang paling banyak membaca dan mencari informasi. AI agen dapat memproses banyak sumber secara diam diam, merangkum hasilnya, lalu tidak pernah mengirimkan kunjungan atau klik ke situs asal.
Agrawal mengusulkan “web paralel”, yakni lapisan infrastruktur yang dirancang khusus untuk pencarian, pemeringkatan, pengambilan data, dan pembayaran dalam ekosistem agen AI.
Parag Agrawal menilai ekonomi internet yang bergantung pada perhatian manusia akan terganggu ketika AI agen menjadi pihak yang paling banyak membaca dan mencari informasi. AI agen dapat memproses banyak sumber secara diam diam, merangkum hasilnya, lalu tidak pernah mengirimkan kunjungan atau klik ke situs asal.
Diterbitkan olehGambar dibuat dengan GPT Image 1.5
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What is former Twitter CEO Parag Agrawal’s argument that the internet’s advertising and click based business model cannot survive if AI agen. Article summary: Agrawal’s central claim is that a web funded by human attention breaks when AI agents, rather than people, do most of the reading and searching.. Topic tags: general web, llm, agents, ai, workflow. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make
Menurut Parag Agrawal, web yang selama ini dibiayai oleh perhatian manusia akan menghadapi masalah mendasar jika AI agen—perangkat lunak yang dapat mencari, menilai, dan menjalankan tugas atas nama pengguna—menjadi pengguna utamanya.
AI agen tidak menonton iklan, tidak membangun preferensi merek seperti manusia, dan tidak menghasilkan klik yang bermakna bagi penerbit. Namun, agen dapat mengirimkan permintaan pencarian jauh lebih sering daripada manusia. Jika hal itu terjadi, penerbit bisa kehilangan lalu lintas sekaligus alasan ekonomi untuk terus menyediakan konten. 2
14
Saat ini, klik memiliki dua fungsi sekaligus. Klik menjadi dasar pendapatan melalui tayangan iklan dan rujukan, tetapi juga dipakai sebagai sinyal untuk menilai relevansi sebuah hasil pencarian. Agrawal berpendapat bahwa pola ini tidak cocok untuk agen AI.
Sebuah agen mungkin membaca banyak sumber, membandingkan isinya, lalu menyusun jawaban akhir tanpa pernah mengarahkan manusia ke halaman asli. Akibatnya, jumlah klik tidak lagi menunjukkan seberapa besar kontribusi sebuah sumber—dan juga tidak otomatis memberi imbalan kepada penerbit yang kontennya digunakan. 1
3
Solusi yang ditawarkan Agrawal bukan mengganti seluruh situs web yang digunakan manusia, melainkan membangun lapisan web baru yang dioptimalkan untuk agen AI. Lapisan ini ia gambarkan sebagai “web paralel”.
Dalam model tersebut, pencarian, pemeringkatan, pengambilan informasi, dan pembayaran akan dinilai berdasarkan hasil tugas agen. Pertanyaannya bukan lagi sekadar “berapa banyak orang yang mengeklik sumber ini?”, melainkan:
Parallel Web Systems, perusahaan yang didirikan Agrawal, memosisikan API-nya sebagai lapisan pengambilan informasi untuk penggunaan berbasis agen. Layanannya mencakup pencarian, ekstraksi data, riset mendalam, pencarian entitas, percakapan, dan pemantauan perubahan di web. 10
Dalam sistem tradisional, mesin pencari sering mengandalkan perilaku pengguna secara agregat—termasuk klik—untuk memperkirakan relevansi. Parallel ingin memperoleh sinyal yang lebih langsung: apakah materi yang ditemukan benar-benar berguna untuk tujuan tertentu yang sedang dikerjakan agen.
Umpan balik semacam ini dapat membantu pemeringkatan berdasarkan kegunaan faktual, bukan semata-mata kemampuan sebuah halaman menarik perhatian. Namun, gagasan tersebut masih merupakan tesis produk dan desain pasar dari Parallel, bukan standar baru yang telah berlaku di seluruh web. 3
13
Salah satu gagasan utama Parallel adalah menggunakan nilai Shapley. Dalam teori ekonomi dan teori permainan, nilai Shapley digunakan untuk memperkirakan kontribusi tambahan masing-masing pihak ketika beberapa pihak bekerja sama menghasilkan suatu nilai.
Dalam konteks web, perhitungannya kira-kira akan menjawab pertanyaan: seberapa besar sumber tertentu meningkatkan peluang agen menghasilkan keluaran yang berhasil, dibandingkan jika sumber itu tidak digunakan?
Sumber yang sangat penting atau memberikan informasi tambahan yang signifikan akan memperoleh nilai lebih tinggi daripada sumber yang isinya berulang, tidak relevan, atau hanya bersifat pelengkap. Daya tarik pendekatan ini adalah kompensasi didasarkan pada kontribusi terhadap tugas, bukan pada satu klik atau biaya lisensi tetap.
Tantangannya juga besar: kontribusi tersebut harus dihitung secara konsisten dalam skala luas, dan sistemnya perlu dilindungi dari manipulasi. 16
Index merupakan bagian yang ditujukan untuk penerbit, penyedia data, dan kreator independen. Platform ini dirancang untuk membantu pemilik konten melihat bagaimana agen menemukan, mengutip, dan menggunakan karya mereka, sekaligus menawarkan kompensasi yang dikaitkan dengan nilai kontribusi konten tersebut.
Parallel secara terbuka menggambarkan Index sebagai model yang berupaya menyelaraskan insentif antara pemilik konten dan pengembang AI. Dokumentasinya juga menjelaskan Index dengan kerangka tersebut. 6
7
14
Parallel mengumpulkan pendanaan awal sebesar 30 juta dolar AS pada 2024. Pada November 2025, perusahaan itu memperoleh pendanaan Seri A sebesar 100 juta dolar AS dengan valuasi yang dilaporkan mencapai 740 juta dolar AS. 1
2
Pada April 2026, Parallel kemudian menggalang pendanaan Seri B sebesar 100 juta dolar AS yang dipimpin Sequoia, dengan valuasi yang dilaporkan mencapai 2 miliar dolar AS. Investor lama seperti Kleiner Perkins, Index Ventures, Khosla Ventures, First Round, Spark, Terrain, dan Abstract juga dilaporkan ikut berpartisipasi. 1
10
15
Parallel juga menjadi salah satu opsi pencarian dan grounding bagi pelanggan Google Cloud yang membangun agen perusahaan. Dalam integrasi yang dilaporkan, pengembang yang memakai perangkat agen Google Cloud dapat memilih Parallel Search selain Google Search untuk menyediakan dasar informasi dari web. 2
12
Kemitraan ini memberi Parallel jalur distribusi ke dalam platform agen perusahaan yang besar. Pada saat yang sama, Google tetap menjadi mitra strategis sekaligus berpotensi menjadi pesaing. 5
Perkiraan 12–24 bulan dari Agrawal merupakan prediksi, bukan konsensus industri yang telah terukur. Alasannya bertumpu pada beberapa perkembangan yang berlangsung bersamaan: kemampuan model AI yang meningkat, penggunaan alat oleh agen, kemajuan kerangka kerja agen, serta adopsi melalui layanan cloud dan API yang sudah tersedia.
Jika agen mampu menjalankan banyak pencarian dan sub-tugas untuk setiap permintaan manusia dengan biaya dan kecepatan yang masuk akal, volume permintaan ke web dapat didominasi agen sebelum kebiasaan pengguna internet berubah sepenuhnya. Parallel bahkan menyatakan bahwa agen berpotensi menggunakan web “1.000 kali lebih banyak” daripada manusia. 2
14
Konsep Index dan pembayaran berbasis nilai Shapley masih merupakan rancangan model ekonomi. Belum ada bukti bahwa pendekatan tersebut dapat menggantikan iklan digital secara universal, atau bahwa penerbit, platform agen yang saling bersaing, dan seluruh ekosistem web akan menerima satu sistem atribusi yang sama.
Inti argumen Agrawal adalah bahwa internet mungkin perlu mengubah cara mengukur nilai. Ketika manusia berhenti menjadi pihak yang melakukan sebagian besar pencarian dan klik, ukuran seperti perhatian, kunjungan, dan rasio klik bisa kehilangan sebagian fungsi ekonominya. Pertanyaannya kemudian bergeser: sumber mana yang benar-benar membantu AI agen menyelesaikan tugas, dan bagaimana kontribusi itu dibayar secara adil?
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Parag Agrawal menilai ekonomi internet yang bergantung pada perhatian manusia akan terganggu ketika AI agen menjadi pihak yang paling banyak membaca dan mencari informasi.
Parag Agrawal menilai ekonomi internet yang bergantung pada perhatian manusia akan terganggu ketika AI agen menjadi pihak yang paling banyak membaca dan mencari informasi. AI agen dapat memproses banyak sumber secara diam diam, merangkum hasilnya, lalu tidak pernah mengirimkan kunjungan atau klik ke situs asal.
Agrawal mengusulkan “web paralel”, yakni lapisan infrastruktur yang dirancang khusus untuk pencarian, pemeringkatan, pengambilan data, dan pembayaran dalam ekosistem agen AI.