Trade.xyz dilaporkan mencatat volume perdagangan kumulatif sekitar US$500 miliar sejak diluncurkan di Hyperliquid pada Oktober 2025, melalui kontrak perpetual untuk minyak, logam mulia, indeks saham, ekuitas, dan peru... Pasar yang tetap buka saat bursa tradisional tutup dapat menjadi sinyal sentimen akhir pekan, te...
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: How has Trade.xyz, a derivatives platform built on Hyperliquid, used blockchain-based perpetual futures to keep oil and other markets tradin. Article summary: Trade.xyz demonstrates that blockchain-based perpetual futures can create continuous, global markets for references to oil, equities, indices, metals, and private-company valuations. But its scale and ability to trade du. Topic tags: general, general web, user generated, documentation, news. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, water
Trade.xyz sedang menguji satu gagasan besar: apakah kontrak derivatif berbasis blockchain dapat membuat pasar yang biasanya mengikuti jam bursa tetap aktif 24 jam sehari, tujuh hari seminggu.
Platform yang dibangun di atas Hyperliquid ini menawarkan kontrak perpetual yang merujuk pada minyak mentah, logam mulia, indeks saham, ekuitas, valuta asing, hingga perusahaan yang belum melantai di bursa. Sejak peluncurannya pada Oktober 2025, volume kumulatifnya dilaporkan telah mencapai sekitar US$500 miliar. 2
Daya tariknya mudah dipahami. Trader dapat merespons kabar geopolitik atau perkembangan perusahaan pada malam hari dan akhir pekan, tanpa harus menunggu bursa berjangka atau pasar saham dibuka kembali. Namun, pertumbuhan Trade.xyz juga memperlihatkan batasan penting dari penemuan harga sintetis: kontraknya tidak memberikan kepemilikan atas aset acuan, sementara harganya sangat dipengaruhi likuiditas, leverage, mekanisme pendanaan, dan sumber harga eksternal.
Kontrak perpetual adalah derivatif yang tidak memiliki tanggal kedaluwarsa tetap. Di Hyperliquid, kontrak ini dapat diperdagangkan terus-menerus sehingga pengguna bisa mengambil posisi beli atau jual, bahkan ketika pasar tradisional yang menjadi acuannya sedang tutup.
Trade.xyz memanfaatkan struktur tersebut untuk menawarkan derivatif minyak berbasis blockchain. Dalam satu akhir pekan yang dipengaruhi konflik di Timur Tengah, kontrak itu tetap diperdagangkan ketika kontrak berjangka minyak konvensional belum dibuka kembali. Dengan demikian, trader sudah berusaha memperkirakan dampak berita tersebut berjam-jam lebih awal. 2
Model ini memiliki dua fungsi berbeda:
Fungsi kedua berpotensi berguna, tetapi sebaiknya diperlakukan sebagai indikator sentimen, bukan patokan yang selalu benar. Ketika aset acuan tidak dapat langsung diperdagangkan, peluang arbitrase menjadi terbatas. Pergerakan tajam bisa mencerminkan informasi baru, tetapi juga dapat diperbesar oleh tingkat pendanaan, posisi yang terlalu terkonsentrasi, likuidasi paksa, atau buku pesanan yang dangkal.
Trade.xyz disebut sebagai penerbit pasar perpetual HIP-3 terbesar di Hyperliquid. Laporan struktur pasar menunjukkan bahwa kontraknya menyumbang porsi besar aktivitas Hyperliquid, dengan open interest—nilai posisi yang masih terbuka—melampaui US$4 miliar. 35
Produk yang ditawarkan juga jauh melampaui aset kripto. Data pasar Hyperliquid mencantumkan pasar yang dibuat oleh pihak eksternal untuk ekuitas, komoditas, indeks, dan valuta asing. Kontrak yang terkait dengan indeks S&P 500 tercatat memiliki open interest sekitar US$454,5 juta dalam data yang tersedia. 13
Angka tersebut menunjukkan adanya permintaan untuk mengakses eksposur makroekonomi dan saham sepanjang waktu. Blockchain memungkinkan perdagangan atas referensi aset tradisional tanpa harus memiliki atau menyerahkan aset fisiknya. Hasilnya adalah pasar yang mungkin mengikuti harga acuan secara dekat selama jam perdagangan normal, tetapi membentuk pandangan tersendiri di luar jam tersebut.
Meski begitu, volume tinggi bukan bukti otomatis bahwa pasar tersebut dalam, stabil, atau cocok bagi semua pelaku. Volume mengukur aktivitas transaksi, bukan kualitas eksekusi, ketahanan likuiditas, atau kemampuan pasar menyerap guncangan besar.
Trade.xyz dan Hyperliquid Policy Center meminta Securities and Exchange Commission (SEC), regulator pasar modal AS, mempertimbangkan aturan untuk kontrak perpetual pra-IPO atau IPOP. Instrumen ini merupakan derivatif yang diselesaikan secara tunai dan merujuk pada perkiraan harga pencatatan publik sebuah perusahaan swasta. Pemegangnya tidak memperoleh saham, hak suara, alokasi saham, atau klaim terhadap penerbit. 17
Argumen utama proposal tersebut adalah bahwa IPOP dapat menciptakan sinyal publik yang berkelanjutan sebelum sebuah perusahaan tercatat di bursa. Investor, penerbit, dan penjamin emisi dapat mengamati perkiraan nilai berbasis pasar, alih-alih hanya mengandalkan transaksi privat dan periode singkat pembentukan harga dalam proses IPO. Surat yang diajukan kepada SEC memosisikan kontrak tersebut sebagai alat potensial untuk memperbaiki penemuan harga sebelum pencatatan—bukan sebagai produk bursa atau sekuritas yang sudah disetujui regulator.
Trade.xyz telah menggunakan model ini untuk sejumlah perusahaan yang diperkirakan akan melantai, termasuk produsen chip memori China ChangXin Memory Technologies. Bloomberg melaporkan bahwa produk tersebut dapat memperluas akses terhadap pandangan pasar atas pencatatan saham yang sebagian besar terbatas bagi investor domestik di China.
Namun, penerimaan regulator masih memerlukan jawaban atas persoalan yurisdiksi, pengawasan pasar, akses investor, keterbukaan informasi, penyelesaian transaksi, potensi manipulasi, serta batas antara derivatif dan sekuritas. Teknologi dapat membuat pasar terus berjalan, tetapi tidak menentukan sendiri aturan hukum yang harus berlaku.
Persaingan ini tidak lagi sekadar teori bagi bursa yang sudah mapan. Terry Duffy, Chairman sekaligus CEO CME Group, dilaporkan mengatakan dalam pertemuan Komite Penasihat Inovasi Commodity Futures Trading Commission (CFTC) bahwa Trade.xyz dan Hyperliquid memberikan dampak material terhadap pasar AS.
Respons tersebut mencerminkan persaingan yang lebih luas dalam struktur pasar. Platform blockchain menawarkan akses berkelanjutan, penyelesaian transaksi secara on-chain, serta kemungkinan pembuatan pasar oleh pihak ketiga. Sebaliknya, bursa teregulasi memiliki sistem yang lebih mapan untuk kliring, margin, pengawasan, kustodian, kepatuhan, dan pengelolaan risiko institusional.
Jadi, pertanyaannya bukan lagi apakah pasar blockchain dapat tetap buka. Mereka bisa. Pertanyaan yang lebih sulit adalah apakah platform tersebut dapat menawarkan tingkat keandalan yang sama dalam hal harga, lawan transaksi, likuidasi, dan perlindungan peserta seperti pasar tradisional yang menjadi acuannya.
Pada Juni, short squeeze—situasi ketika posisi jual terpaksa ditutup dengan pembelian—di kontrak perpetual SpaceX sempat menyiratkan valuasi perusahaan sekitar US$3 triliun di pasar berbasis blockchain, tidak lama setelah pasar saham AS tutup.
Peristiwa ini menunjukkan mengapa harga di luar jam bursa perlu dibaca dengan hati-hati. Kontrak perpetual berleverage dapat bergerak sangat cepat ketika posisi short mulai dilikuidasi, menciptakan siklus umpan balik:
Proses ini dapat menghasilkan harga transaksi yang nyata tanpa memberikan estimasi yang andal tentang nilai fundamental perusahaan. Dalam kondisi seperti itu, kontrak mungkin lebih banyak mengukur keseimbangan posisi berleverage dan likuiditas yang tersedia daripada informasi fundamental mengenai SpaceX.
Trade.xyz juga menghadapi persoalan berbeda pada kontrak perpetual SK Hynix. Galaxy melaporkan bahwa platform tersebut mengganti kerugian trader setelah pembacaan umpan harga pihak ketiga yang akurat tetapi tidak lazim memicu likuidasi pada kontrak bermargin USDC dengan leverage hingga 10 kali. 1
Insiden ini membedakan dua hal penting: sebuah umpan harga bisa akurat secara teknis, tetapi tetap tidak layak digunakan untuk keputusan likuidasi. Pasar acuan mungkin sedang dihentikan, sangat tidak likuid, terputus sementara dari pencatatan terkait, atau sulit diakses trader pada saat yang sama.
Karena itu, sistem pengendalian risiko pada platform perpetual tidak cukup hanya menjawab pertanyaan, “Apakah angka ini dilaporkan dengan benar?” Sistem juga harus menilai apakah angka tersebut representatif, apakah pasar berfungsi normal, dan apakah melikuidasi posisi pada harga itu adil serta dapat dipertanggungjawabkan secara operasional.
Pergerakan tajam di pasar sintetis dapat memicu panggilan margin dan likuidasi paksa sebelum bursa acuan dibuka kembali. Jika trader, market maker, pemberi pinjaman, atau perusahaan terkait juga memiliki posisi di pasar konvensional, mereka mungkin perlu mengumpulkan dana atau melakukan lindung nilai saat pasar dibuka. Inilah salah satu jalur yang secara teori dapat membuat guncangan dari pasar kripto memengaruhi neraca keuangan tradisional.
Bukti yang tersedia belum menunjukkan bahwa penularan semacam itu telah benar-benar terjadi. Namun, bukti tersebut menjelaskan mengapa regulator akan memperhatikan leverage, prosedur likuidasi, desain oracle, kewajiban market maker, dan hubungan antara derivatif on-chain dengan lembaga keuangan konvensional.
Trade.xyz menunjukkan bahwa infrastruktur blockchain dapat menopang pasar derivatif berkelanjutan untuk aset yang jauh melampaui mata uang kripto. Volume sekitar US$500 miliar yang dilaporkan dan peran dominannya dalam ekosistem HIP-3 Hyperliquid memperlihatkan besarnya minat terhadap model tersebut. 23
Namun, akses 24/7 adalah fitur infrastruktur, bukan bukti bahwa sebuah pasar memiliki kualitas yang baik. Pasar minyak Trade.xyz menunjukkan bagaimana platform yang selalu aktif dapat menghasilkan informasi berguna di luar jam bursa. Sementara itu, episode SpaceX dan SK Hynix memperlihatkan bagaimana struktur yang sama dapat memperbesar harga yang tidak stabil serta kesalahan operasional.
Ujian jangka panjangnya adalah apakah pasar-pasar ini mampu memadukan akses tanpa henti dengan harga acuan yang kredibel, likuiditas yang tahan guncangan, kontrol risiko yang transparan, dan kerangka regulasi yang melindungi peserta tanpa mematikan inovasi yang membuat produk tersebut menarik.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Trade.xyz dilaporkan mencatat volume perdagangan kumulatif sekitar US$500 miliar sejak diluncurkan di Hyperliquid pada Oktober 2025, melalui kontrak perpetual untuk minyak, logam mulia, indeks saham, ekuitas, dan peru...
Trade.xyz dilaporkan mencatat volume perdagangan kumulatif sekitar US$500 miliar sejak diluncurkan di Hyperliquid pada Oktober 2025, melalui kontrak perpetual untuk minyak, logam mulia, indeks saham, ekuitas, dan peru... Pasar yang tetap buka saat bursa tradisional tutup dapat menjadi sinyal sentimen akhir pekan, tetapi leverage, likuiditas tipis, likuidasi paksa, dan masalah umpan harga dapat mengubah sinyal tersebut menjadi kerugian.
Trade.xyz dan Hyperliquid Policy Center meminta SEC mempertimbangkan kerangka aturan untuk kontrak perpetual pra IPO, sementara CME Group menilai perkembangan Hyperliquid dan Trade.xyz sudah berdampak material terhada...