TikTok, ByteDance, dan entitas terafiliasi sepakat membayar hingga US$400 juta pada 21 Agustus 2026: US$300 juta dibayar segera dan US$100 juta bergantung pada perintah pengadilan terkait Musical.ly. Gugatan tahun 2024 menuduh TikTok mengumpulkan serta menyimpan data anak di bawah 13 tahun tanpa persetujuan orang tu...
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What are the details of TikTok and ByteDance’s $400 million settlement with the U.S. Justice Department over alleged violations of children’. Article summary: TikTok, ByteDance, and affiliates agreed on August 21, 2026 to pay up to $400 million to resolve the Justice Department’s 2024 children’s-privacy case. The settlement resolves allegations; it is not a court finding that . Topic tags: general, government, news, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermar
TikTok, ByteDance, dan sejumlah entitas terafiliasi sepakat membayar hingga US$400 juta untuk menyelesaikan perkara privasi anak yang diajukan Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ). Kesepakatan yang diumumkan pada 21 Agustus 2026 itu mengakhiri proses hukum tanpa pengakuan bersalah dan tanpa putusan pengadilan bahwa seluruh tuduhan pemerintah terbukti. 14
Kasus ini penting karena menggabungkan perkara baru berdasarkan aturan privasi anak di AS dengan warisan hukum Musical.ly—aplikasi yang kemudian menjadi TikTok. Pada saat yang sama, TikTok terus mengubah struktur kepemilikan di AS, tata kelola keamanan data, serta cara mendeteksi akun pengguna yang belum berusia 13 tahun.
Kesepakatan tersebut terdiri dari dua bagian:
DOJ menyebut total tersebut sebagai salah satu pemulihan dana terbesar dalam perkara yang berkaitan dengan Children’s Online Privacy Protection Act (COPPA), undang-undang federal AS yang mengatur perlindungan data anak secara daring. 1
Gugatan DOJ, yang diajukan setelah penyelidikan Komisi Perdagangan Federal AS (FTC), menuduh TikTok dan ByteDance:
Semua poin tersebut merupakan tuduhan pemerintah. Penyelesaian perkara memang menghentikan litigasi, tetapi tidak berarti setiap tuduhan telah dibuktikan di pengadilan.
COPPA umumnya mewajibkan operator layanan yang ditujukan kepada anak-anak—atau layanan yang mengetahui bahwa mereka mengumpulkan informasi pribadi dari anak di bawah 13 tahun—untuk memberikan pemberitahuan dan memperoleh persetujuan orang tua yang dapat diverifikasi sebelum data dikumpulkan, digunakan, atau dibagikan. 1
Aturan ini juga mencakup hak orang tua untuk meninjau data anak atau meminta data tersebut dihapus. Perkara DOJ berfokus pada apakah praktik TikTok memenuhi kewajiban tersebut serta mematuhi perintah FTC sebelumnya.
Musical.ly, pendahulu TikTok, sepakat membayar US$5,7 juta pada 2019 untuk menyelesaikan tuduhan FTC bahwa aplikasi tersebut mengumpulkan informasi pribadi anak secara ilegal. Saat itu, FTC menyebutnya sebagai denda perdata terbesar yang pernah diperoleh dalam perkara privasi anak.
Karena itu, perkara TikTok bukan sekadar sengketa baru mengenai pengumpulan data. Kasus tersebut juga menyangkut kepatuhan terhadap komitmen yang dibuat dalam penyelesaian sebelumnya. Pembayaran tambahan US$100 juta dalam kesepakatan terbaru dikaitkan dengan perintah pengadilan mengenai dekret persetujuan Musical.ly tersebut. 1
DOJ mengatakan TikTok telah melakukan perubahan material pada kepemilikan, manajemen, fungsi kepatuhan, dan praktik privasinya sejak gugatan tahun 2024. Departemen itu menyebut perubahan tersebut sebagai salah satu faktor dalam penyelesaian perkara. 1
Namun, hal ini tidak boleh dibaca sebagai temuan bahwa seluruh persoalan historis telah hilang. Perubahan kepatuhan yang dilakukan perusahaan setelah gugatan dapat memengaruhi cara perkara diselesaikan, tetapi tidak menghapus tuduhan yang menjadi dasar gugatan.
Penyelesaian perkara privasi anak ini terpisah dari pengaturan kepemilikan TikTok di AS dan keamanan data pengguna. Reuters melaporkan bahwa ByteDance telah merampungkan usaha patungan TikTok USDS yang mayoritas dimiliki pihak Amerika. Struktur tersebut ditujukan untuk mengamankan data pengguna AS dan membantu menghindari larangan terhadap TikTok. Oracle, Silver Lake, dan MGX masing-masing memegang 15%, sedangkan ByteDance mempertahankan 19,9% kepemilikan.
Pengaturan itu membahas kepemilikan dan tata kelola data di AS. Sementara itu, penyelesaian COPPA membahas dugaan perlakuan terhadap informasi pribadi anak. Keduanya berkaitan dengan operasi TikTok di AS, tetapi merupakan proses hukum dan bentuk penyelesaian yang berbeda.
TikTok mewajibkan pengguna memasukkan tanggal lahir ketika membuat akun. Perusahaan menyatakan pemeriksaan tanggal lahir hanyalah satu bagian dari sistem penjaminan usia yang lebih luas. TikTok juga menggunakan sinyal seperti informasi profil, konten yang diunggah, dan aktivitas di platform untuk mengidentifikasi akun yang mungkin dimiliki anak di bawah 13 tahun. Akun yang ditandai dapat ditinjau dan dihapus apabila TikTok menentukan bahwa penggunanya belum memenuhi batas usia minimum.
Langkah-langkah tersebut merupakan alat deteksi dan penegakan aturan, bukan jaminan bahwa tidak ada anak yang dapat memasukkan tanggal lahir palsu atau membuat akun. Pembedaan ini menjadi inti perdebatan privasi yang lebih luas: pembatasan usia dapat mengurangi akses pengguna di bawah umur, tetapi kepatuhan terhadap COPPA juga menyangkut tindakan layanan ketika perusahaan mengetahui—atau seharusnya mengetahui—bahwa mereka mengumpulkan data anak.
Kesepakatan ini mewajibkan pembayaran hingga US$400 juta, dengan US$300 juta dibayarkan segera dan US$100 juta bergantung pada perintah pengadilan terkait dekret persetujuan Musical.ly. Kesepakatan tersebut menyelesaikan tuduhan DOJ tahun 2024 bahwa TikTok gagal memperoleh persetujuan orang tua, memenuhi permintaan penghapusan data, dan menjalankan kewajiban terkait COPPA. 1
Bagi orang tua dan pembuat kebijakan, arti praktis perkara ini bukan semata-mata menganggap pembayaran tersebut sebagai bukti tanggung jawab hukum. Pertanyaan yang tetap terbuka adalah apakah perubahan kepemilikan TikTok, sistem privasi, dan mekanisme deteksi usia benar-benar dapat mencegah data pengguna di bawah 13 tahun masuk ke layanan—atau menanganinya sesuai tuntutan COPPA ketika data tersebut sudah terlanjur dikumpulkan.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
TikTok, ByteDance, dan entitas terafiliasi sepakat membayar hingga US$400 juta pada 21 Agustus 2026: US$300 juta dibayar segera dan US$100 juta bergantung pada perintah pengadilan terkait Musical.ly.
TikTok, ByteDance, dan entitas terafiliasi sepakat membayar hingga US$400 juta pada 21 Agustus 2026: US$300 juta dibayar segera dan US$100 juta bergantung pada perintah pengadilan terkait Musical.ly. Gugatan tahun 2024 menuduh TikTok mengumpulkan serta menyimpan data anak di bawah 13 tahun tanpa persetujuan orang tua yang dapat diverifikasi, tidak memenuhi sebagian permintaan penghapusan data, dan melanggar kewaji...
TikTok mengatakan kini menggunakan pemeriksaan tanggal lahir, informasi profil, konten, dan aktivitas di platform untuk mendeteksi akun yang mungkin dimiliki anak di bawah 13 tahun—meski langkah tersebut bukan jaminan...