Alibaba memperkenalkan Qwen2.5 Max pada 28–29 Januari 2025 sebagai model Qwen terbesar dan paling canggih saat itu, dengan pelatihan lebih dari 20 triliun token. Model ini menggunakan arsitektur mixture of experts (MoE), lalu disempurnakan melalui supervised fine tuning (SFT) dan reinforcement learning from human fe...
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: How did Alibaba Cloud’s January 2025 launch of Qwen2.5 Max—its most advanced large language model at the time—intensify competition among fr. Article summary: Alibaba’s Qwen2.5 Max launch signaled that Chinese developers could rapidly produce near frontier models and deploy them through major cloud platforms, putting pressure on both Western closed model pricing and Chinese ri. Topic tags: general web, openai, llm, agents, ai. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fa
Peluncuran Qwen2.5-Max oleh Alibaba pada akhir Januari 2025 menjadi sinyal kuat bahwa pengembang AI China dapat bergerak cepat untuk menghasilkan model yang mendekati kemampuan model frontier. Model ini hadir tidak lama setelah DeepSeek-V3 menarik perhatian dunia, sehingga persaingan AI China tidak lagi terlihat sebagai keberhasilan satu perusahaan saja. 5
Bagi Alibaba, Qwen2.5-Max bukan sekadar peluncuran model baru. Model ini juga menjadi produk cloud yang didistribusikan melalui Alibaba Cloud Model Studio, sekaligus bagian dari strategi yang menggabungkan layanan AI terkelola dengan ekosistem model berbobot terbuka. 113
Alibaba mengumumkan Qwen2.5-Max pada 28–29 Januari 2025 sebagai model Qwen terbesar dan paling canggih pada saat itu. Model bahasa besar ini menggunakan arsitektur mixture-of-experts (MoE), dilatih menggunakan lebih dari 20 triliun token, kemudian menjalani tahap pascapelatihan melalui supervised fine-tuning (SFT) dan reinforcement learning from human feedback (RLHF). 92
Dalam arsitektur MoE, seluruh jaringan memiliki banyak “pakar” atau expert, tetapi hanya sebagian yang diaktifkan untuk setiap permintaan. Pendekatan ini dapat meningkatkan kapasitas total model sekaligus berpotensi membuat proses inferensi lebih efisien dibandingkan model padat dengan kemampuan serupa.
Namun, pengumuman Alibaba tidak memberikan rincian arsitektur yang cukup untuk memverifikasi secara independen jumlah parameter total maupun jumlah parameter aktif Qwen2.5-Max. Karena itu, klaim mengenai skala model perlu dibaca secara hati-hati. 9
Qwen2.5-Max juga tidak sama dengan checkpoint Qwen2.5 yang sebelumnya dapat diunduh. Keluarga Qwen2.5 mencakup model dasar dan model instruction-tuned berukuran 0,5 miliar hingga 72 miliar parameter, termasuk sejumlah varian terkuantisasi. Model-model tersebut tersedia melalui Hugging Face, ModelScope, dan Kaggle. 113
Sebaliknya, pada tahap awal Qwen2.5-Max lebih dulu ditawarkan sebagai layanan ter-hosting melalui API Alibaba Cloud Model Studio dan antarmuka chat serta produk yang menggunakan Qwen. Dengan kata lain, peluncurannya sekaligus merupakan upaya mendorong konsumsi layanan cloud. 13
Alibaba mengklaim Qwen2.5-Max memiliki performa yang kurang lebih setara dengan Claude 3.5 Sonnet dalam sejumlah evaluasi, serta mengungguli GPT-4o, DeepSeek-V3, dan Llama 3.1 405B “hampir di semua aspek”. Klaim tersebut berasal dari vendor dan tidak otomatis membuktikan keunggulan universal dalam penggunaan produksi. 29
Alibaba menyoroti sejumlah pengujian untuk kemampuan pengetahuan, pemrograman, matematika, dan penalaran, termasuk MMLU-Pro, GPQA-Diamond, LiveCodeBench, LiveBench, dan Arena-Hard. Profil ini menempatkan Qwen2.5-Max sebagai kandidat untuk pekerjaan coding, tugas pengetahuan yang kompleks, matematika, serta asisten perusahaan. 912
Di papan peringkat Chatbot Arena—yang mengumpulkan penilaian pengguna terhadap jawaban model—Qwen2.5-Max dilaporkan memperoleh skor 1.332 dan berada di posisi ketujuh secara keseluruhan pada awal Februari 2025. Laporan saat itu juga menyebut model ini memimpin kategori matematika dan coding serta menempati posisi kedua untuk prompt sulit. 1012
Hasil tersebut merupakan indikasi eksternal bahwa pengguna menilai Qwen2.5-Max tinggi. Namun, Chatbot Arena tetap merupakan papan peringkat yang dinamis dan sensitif terhadap jenis prompt. Peringkat ini tidak mengukur secara menyeluruh keandalan, keamanan, kemampuan menjalankan agen, atau kecocokan model untuk kebutuhan perusahaan.
Kesimpulan yang paling aman adalah bahwa Qwen2.5-Max merupakan pesaing kredibel di tingkat near-frontier. Sementara itu, pernyataan bahwa model ini secara definitif “mengalahkan” GPT-4o, Claude 3.5 Sonnet, atau DeepSeek-V3 sebaiknya tetap dikaitkan dengan klaim Alibaba dan konteks benchmark tertentu. 29
Kekuatan Alibaba tidak hanya terletak pada satu model flagship. Keluarga Qwen2.5 yang lebih luas menyediakan model berbobot terbuka untuk berbagai bahasa dan penggunaan, termasuk aplikasi yang berhubungan dengan kode. Laporan teknis Qwen2.5 menyebut lebih dari 100 model dan varian dapat diakses melalui repositori publik. 1
Strategi ini menggabungkan dua jalur:
Bagi perusahaan, pilihan untuk menggunakan API terkelola atau menjalankan model sendiri dapat membantu menyesuaikan biaya, kebutuhan privasi, dan aturan kedaulatan data. Model yang cukup andal untuk coding, layanan pelanggan, penerjemahan, pencarian berbasis dokumen, dan copilot internal dapat menjadi alternatif menarik untuk penggunaan bervolume tinggi.
Portabilitas perangkat keras juga memperkuat pendekatan tersebut. Alibaba kemudian mempromosikan varian Qwen3 terkuantisasi untuk perangkat Apple dan dukungan Qwen3 pada akselerator AMD Instinct. Langkah ini membantu mengurangi ketergantungan pada satu penyedia cloud atau satu jenis akselerator AI. 15
Pada April 2025, Alibaba merilis Qwen3 sebagai generasi baru keluarga model bahasa besar yang bersifat open source. Rilis awalnya mencakup enam model dense berukuran 0,6 miliar hingga 32 miliar parameter serta dua model MoE. Salah satunya memiliki 235 miliar parameter total dengan 22 miliar parameter aktif. 43
Peralihan dari Qwen2.5-Max ke Qwen3 memperlihatkan strategi hibrida Alibaba: model berkemampuan tinggi tetap dapat ditawarkan melalui layanan terkelola untuk menghasilkan pendapatan cloud, sementara rangkaian model berbobot terbuka disebarkan secara luas untuk menarik developer, integrasi, dan penggunaan mandiri. 413
Dengan demikian, Alibaba tidak harus mengandalkan penjualan akses ke satu model tertutup. Setiap peningkatan kemampuan Qwen dapat diterjemahkan menjadi penggunaan API, deployment perusahaan, dukungan perangkat keras, dan adopsi ekosistem.
Dampaknya terhadap industri AI dapat dilihat dari beberapa sisi.
Jika model China atau model berbobot terbuka mampu memberikan kualitas yang “cukup baik” untuk tugas-tugas umum, perusahaan tidak selalu perlu membayar harga tertinggi untuk setiap permintaan. Ini memberi tekanan kepada penyedia model frontier Barat untuk membuktikan keunggulan yang konsisten melalui performa, keamanan, reliabilitas, pemakaian alat, konteks panjang, kontrol perusahaan, dan dukungan layanan.
Pelaporan industri juga menggambarkan model-model China sebagai pesaing yang semakin dekat dari sisi kemampuan, sembari menawarkan biaya penggunaan yang lebih rendah. 611
Model berbobot terbuka bukan lagi sekadar pilihan murah untuk eksperimen. Model tersebut dapat menjadi fondasi produk, dijalankan di infrastruktur perusahaan sendiri, atau disesuaikan dengan data dan kebutuhan tertentu. Hal ini memperluas persaingan dari “model mana yang paling pintar” menjadi “model mana yang paling mudah diakses, diintegrasikan, dan dioperasikan”.
Dengan Model Studio, Alibaba dapat menjadikan kemajuan Qwen sebagai pintu masuk ke layanan cloud. Developer yang tertarik pada model Qwen dapat menggunakan API, alat deployment, dan infrastruktur Alibaba tanpa harus membangun seluruh tumpukan AI dari awal. 13
Qwen2.5-Max muncul di tengah meningkatnya perhatian terhadap DeepSeek dan model-model lain dari China. Bersama Qwen, DeepSeek, Moonshot, Z.ai, dan pengembang lain, perkembangan ini membuat lanskap AI frontier semakin multipolar. Arsitektur MoE yang efisien, API cloud, bobot terbuka, dan biaya operasional rendah kini menjadi faktor kompetisi utama—bukan fitur tambahan belaka. 64
Tidak ditemukan bukti andal yang cukup bahwa “Ox Alpha” merupakan model frontier China yang terdokumentasi dan telah dirilis, apalagi model yang dapat dibandingkan langsung dengan DeepSeek-V3 atau Qwen2.5-Max.
Karena itu, nama tersebut sebaiknya diperlakukan sebagai spekulasi atau label yang belum terverifikasi, bukan sebagai bukti untuk menilai kemampuan AI China.
Qwen2.5-Max penting bukan semata-mata karena satu skor benchmark. Peluncuran ini menunjukkan bagaimana Alibaba dapat menggabungkan model MoE berskala besar, klaim performa mendekati frontier, distribusi melalui cloud, serta ekosistem Qwen yang semakin terbuka.
Hasil akhirnya kemungkinan bukan penggantian langsung semua model Amerika oleh model China. Pasar justru akan semakin tersegmentasi: pengguna dengan kebutuhan paling berat mungkin tetap memilih model proprietary terbaik, sedangkan perusahaan yang sensitif terhadap biaya, fleksibilitas, atau kedaulatan data akan semakin mempertimbangkan model China dan model berbobot terbuka.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Alibaba memperkenalkan Qwen2.5 Max pada 28–29 Januari 2025 sebagai model Qwen terbesar dan paling canggih saat itu, dengan pelatihan lebih dari 20 triliun token.
Alibaba memperkenalkan Qwen2.5 Max pada 28–29 Januari 2025 sebagai model Qwen terbesar dan paling canggih saat itu, dengan pelatihan lebih dari 20 triliun token. Model ini menggunakan arsitektur mixture of experts (MoE), lalu disempurnakan melalui supervised fine tuning (SFT) dan reinforcement learning from human feedback (RLHF).
Alibaba mengklaim Qwen2.5 Max mampu menandingi Claude 3.5 Sonnet dalam sejumlah evaluasi dan mengungguli GPT 4o, DeepSeek V3, serta Llama 3.1 405B dalam banyak pengujian.