Bitcoin menguat lebih dari 20% dalam sepekan, dari sekitar US$63.000 ke puncak intraday hampir US$79.500. Pemicu utamanya adalah langkah Treasury AS memperbesar buyback obligasi berdurasi panjang, sinyal regulasi yang lebih ramah terhadap kripto, serta short squeeze besar besaran.
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What drove Bitcoin’s more than 20% rally from approximately $63,000 to nearly $79,500 in late August 2026, how did the move affect Ethereum,. Article summary: Bitcoin’s late August surge was primarily a liquidity and positioning rally: Treasury support for longer dated bonds lowered yields and improved risk appetite, while White House and congressional signals on crypto regula. Topic tags: general web, prompt engineering, ai, workflow, regulation. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, water
Bitcoin mengalami reli tajam pada akhir Agustus 2026. Harganya bergerak dari sekitar US$63.000 pada awal pekan menuju puncak intraday hampir US$79.500, sebelum turun dan bertahan di kisaran pertengahan US$77.000. Kenaikan mingguan Bitcoin mencapai lebih dari 20%. 125
Namun, lonjakan ini bukan semata-mata hasil pembelian spot yang stabil. Reli tersebut merupakan gabungan antara membaiknya likuiditas global, perubahan ekspektasi kebijakan di Amerika Serikat, meningkatnya aktivitas institusional, dan aksi beli paksa dari trader yang memasang posisi short.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent mendukung peningkatan pembelian kembali obligasi pemerintah AS berjangka panjang. Batas pembelian untuk setiap operasi disebut akan dinaikkan dari US$2 miliar menjadi setidaknya US$4 miliar. Langkah ini muncul setelah aksi jual besar-besaran di pasar obligasi mendorong imbal hasil Treasury 30 tahun ke level tertinggi sejak 2007. 15
Pasar menafsirkan kebijakan tersebut sebagai upaya meredakan tekanan di ujung panjang kurva imbal hasil dan memperbaiki likuiditas. Imbal hasil yang lebih rendah biasanya menciptakan kondisi yang lebih mendukung bagi aset berisiko dan aset yang sensitif terhadap suku bunga, termasuk Bitcoin. 12
Sejumlah analis bahkan mengaitkannya dengan kemungkinan kontrol kurva imbal hasil secara de facto. Artinya, Treasury mungkin bersedia menahan kenaikan imbal hasil obligasi jangka panjang, meski belum ada program resmi Federal Reserve yang secara formal disebut sebagai yield-curve control. Ini adalah interpretasi pasar, bukan konfirmasi bahwa rezim tersebut benar-benar telah diterapkan. 12
Sentimen kripto turut terdorong oleh pertemuan atau konferensi tingkat tinggi Gedung Putih dengan pelaku industri kripto. Presiden Donald Trump juga mendesak Kongres untuk mempercepat pengesahan CLARITY Act, rancangan undang-undang yang ditujukan untuk memperjelas aturan aset digital di AS. 12
Ekspektasi terhadap aturan yang lebih jelas mengurangi sebagian risiko regulasi yang selama ini membebani pasar. Bersama usulan SEC yang dinilai mempermudah penawaran aset kripto, sinyal dari Washington tersebut mendorong investor untuk kembali mengambil risiko. 5
Pemicu mekanis terdekatnya adalah short squeeze. Ketika Bitcoin menembus level US$70.000 dan resistance berikutnya, trader derivatif yang bertaruh harga akan turun terpaksa membeli kembali posisi mereka untuk membatasi kerugian.
Laporan pasar memperkirakan lebih dari US$3 miliar posisi short terlikuidasi selama reli. Pembelian paksa ini menciptakan efek berantai: kenaikan harga memicu likuidasi short, likuidasi menghasilkan pembelian otomatis, lalu pembelian tersebut mendorong harga semakin tinggi. 35
Bitcoin bukan satu-satunya aset yang bergerak.
Ethereum: Ether sempat mengungguli Bitcoin pada fase awal reli, dengan kenaikan sekitar 18%–20% dan harga mendekati US$2.500. Narasi tentang likuiditas yang membaik dan regulasi yang lebih jelas meluas ke aset kripto selain Bitcoin. 35
Hyperliquid: Token HYPE ikut menguat karena minat investor terhadap aset kripto berbeta tinggi dan perdagangan perpetual futures meningkat. HYPE bahkan mendekati atau mencetak rekor baru setelah muncul sinyal bahwa regulator komoditas AS, CFTC, sedang mengupayakan akses Hyperliquid ke pasar AS secara legal. Namun, data yang tersedia belum cukup untuk menyimpulkan bahwa seluruh kenaikan HYPE hanya disebabkan oleh reli Bitcoin atau untuk menghitung perubahan kapitalisasi pasarnya secara konsisten. 3
Kapitalisasi pasar Bitcoin: Saat Bitcoin diperdagangkan di sekitar US$77.000 pada 23 Agustus, kapitalisasi pasarnya pulih ke sekitar US$1,55 triliun. Angka itu dibandingkan dengan sekitar US$1,3 triliun ketika Bitcoin berada di dekat US$65.000 pada awal Agustus. 3
Aktivitas institusional: Permintaan terhadap ETF Bitcoin spot AS kembali meningkat. Dana Bitcoin mencatat arus masuk sekitar US$606,3 juta dalam salah satu sesi yang dilaporkan, sementara aktivitas perdagangan ETF dan posisi derivatif juga menguat. Bukti ini menunjukkan partisipasi institusional yang lebih besar, tetapi belum membuktikan bahwa institusi merupakan pembeli marginal terbesar sepanjang seluruh reli. 38
Jawabannya masih terbuka. Penembusan ke atas US$70.000 jelas memperbaiki momentum, likuiditas, dan sentimen. Tetapi reli yang dipicu sebagian oleh likuidasi posisi short belum cukup untuk mengonfirmasi pembalikan tren jangka panjang.
Setelah menyentuh hampir US$79.500, Bitcoin mundur ke sekitar US$77.260. Dalam penurunan singkat menuju kira-kira US$76.300, lebih dari US$500 juta posisi long dilaporkan terlikuidasi. Peristiwa ini menunjukkan bahwa leverage yang sebelumnya mempercepat kenaikan juga dapat memperbesar risiko penurunan. 8
Indikator momentum pun terlihat terlalu panas. RSI Bitcoin pada grafik empat jam dilaporkan mencapai level tertinggi dalam lebih dari tujuh tahun. RSI yang berada di area overbought tidak otomatis berarti harga akan berbalik turun, tetapi meningkatkan peluang konsolidasi atau koreksi tajam. 8
Level teknikal paling penting adalah rata-rata bergerak 50 pekan di sekitar US$82.470. Penutupan mingguan yang bertahan di atas level tersebut akan memperkuat argumen bahwa tren turun sebelumnya telah berakhir. Sebaliknya, kegagalan menembusnya dapat membuat reli ini dinilai sebagai pemulihan sementara di tengah bear market.
Pasar prediksi juga belum sepenuhnya bullish. Salah satu snapshot memperkirakan peluang Bitcoin menyentuh US$80.000 pada akhir Agustus sebesar 58%, sementara peluang support US$75.000 bertahan berada di 64,5%. Sentimen keseluruhan dalam data tersebut masih disebut bearish. 4
Skenario konsolidasi dan kenaikan lanjutan: Bitcoin perlu mempertahankan area US$75.000–US$77.000, kemudian menembus US$79.500 dan mencatat penutupan berkelanjutan di atas rata-rata bergerak 50 pekan sekitar US$82.470. Jika arus masuk ETF terus berlangsung, imbal hasil obligasi tetap terkendali, dan CLARITY Act mengalami kemajuan, jalur menuju US$90.000 akan menjadi lebih kredibel. 134
Skenario koreksi menuju US$70.000: Kehilangan level US$75.000 akan melemahkan struktur breakout. Jika Bitcoin kemudian gagal merebut kembali US$70.000, hal itu mengindikasikan bahwa short squeeze—bukan permintaan spot yang kuat dan berkelanjutan—merupakan pendorong utama reli. 45
Katalis jangka pendek yang paling penting meliputi:
Risiko penurunan utamanya adalah imbal hasil obligasi kembali naik jika kebijakan Treasury dianggap tidak memadai, penundaan atau kemunduran legislasi, melemahnya permintaan ETF, serta gelombang pelepasan posisi berleverage setelah kenaikan yang sangat cepat. 138
Singkatnya, reli ini secara material memperbaiki posisi Bitcoin, tetapi belum membuktikan bahwa bear market telah berakhir. Konfirmasi yang lebih kuat membutuhkan permintaan spot dan institusional yang terus bertahan serta penembusan tegas di atas area US$82.470—bukan sekadar reli derivatif yang dipicu short squeeze.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Bitcoin menguat lebih dari 20% dalam sepekan, dari sekitar US$63.000 ke puncak intraday hampir US$79.500.
Bitcoin menguat lebih dari 20% dalam sepekan, dari sekitar US$63.000 ke puncak intraday hampir US$79.500. Pemicu utamanya adalah langkah Treasury AS memperbesar buyback obligasi berdurasi panjang, sinyal regulasi yang lebih ramah terhadap kripto, serta short squeeze besar besaran.
Ethereum naik sekitar 18%–20%, sementara token HYPE milik Hyperliquid ikut mencetak kenaikan tajam di tengah meningkatnya minat pada perdagangan perpetual futures.