Pengadilan Tinggi Inggris menolak seluruh gugatan tujuh orang terhadap Associated Newspapers, penerbit Daily Mail, dan memerintahkan pembayaran awal £9,54 juta untuk biaya hukum. Para penggugatnya adalah Pangeran Harry, Elton John, David Furnish, Baroness Doreen Lawrence, Elizabeth Hurley, Sadie Frost, dan Sir Simon...
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What did the UK High Court rule regarding Prince Harry, Elton John, David Furnish, Baroness Doreen Lawrence, Elizabeth Hurley, Sadie Frost,. Article summary: The High Court dismissed all seven claimants’ unlawful-information-gathering claims against Associated Newspapers Ltd (ANL), publisher of the *Daily Mail* and *Mail on Sunday*. It then ordered them to pay ANL an initial . Topic tags: general, news, general web. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers,
Pengadilan Tinggi Inggris menolak seluruh tujuh gugatan terhadap Associated Newspapers Ltd (ANL), penerbit Daily Mail, Mail on Sunday, dan MailOnline. Para penggugat menuduh informasi pribadi tentang mereka diperoleh melalui cara-cara ilegal, termasuk peretasan ponsel dan penggunaan detektif swasta.
Konsekuensi langsung dari kekalahan tersebut adalah perintah pembayaran awal sebesar £9.544.355, atau sekitar £9,54 juta, untuk membantu menutup biaya hukum ANL. Jumlah ini merupakan pembayaran sementara, bukan total tagihan final yang pada akhirnya mungkin harus dibayar.
Tujuh penggugat dalam perkara ini adalah:
Setelah persidangan selama 11 minggu, Hakim Nicklin menolak seluruh gugatan. Pengadilan menyimpulkan bahwa para penggugat gagal membuktikan ANL atau para jurnalisnya memperoleh informasi tentang mereka secara ilegal. Dalam putusannya, hakim menegaskan bahwa kecurigaan—meski dapat dipahami—tidak cukup untuk membuktikan adanya pengumpulan informasi secara melawan hukum.
Tuduhan yang diajukan mencakup peretasan ponsel, blagging atau memperoleh informasi dengan menyamar, pengawasan, serta metode rahasia lainnya. Dalam putusan mengenai biaya hukum, pengadilan menggambarkan gugatan tersebut sebagai lemah dan spekulatif, sementara cara perkara itu dijalankan dinilai sangat tidak wajar.
Hakim memerintahkan pembayaran biaya hukum dengan dasar indemnity basis untuk seluruh proses perkara. Secara umum, dasar ini memungkinkan pihak yang menang memperoleh penggantian porsi biaya hukum yang wajar dalam jumlah lebih besar dibandingkan standar biasa. Pengadilan menilai perkara tersebut bersifat luar biasa karena kelemahan gugatan dan cara litigasi yang ditempuh.
Namun, perintah itu tidak otomatis berarti para penggugat harus membayar setiap pound dari jumlah yang diklaim ANL. Penerbit tersebut menyatakan biaya hukumnya mencapai sekitar £34,5 juta, sedangkan laporan menyebut asuransi biaya hukum para penggugat hanya mencakup sekitar £16,2 juta. Selisihnya berpotensi membuat mereka menghadapi kekurangan lebih dari £18 juta.
ANL harus menerima pembayaran awal £9.544.355 paling lambat pukul 16.00 pada 28 Agustus. Jumlah akhir yang dapat ditagihkan akan ditentukan melalui penilaian rinci atas biaya hukum. Dengan demikian, perintah sementara ini adalah pembayaran di muka, bukan tagihan final dan bukan pula batas maksimum kewajiban para penggugat.
Sengketa biaya hukum ini belum sepenuhnya berakhir. Para pihak memiliki waktu hingga 2 Oktober untuk meminta izin mengajukan banding terhadap putusan utama persidangan atau keputusan mengenai biaya hukum.
Permohonan izin banding tidak dengan sendirinya membatalkan putusan Pengadilan Tinggi. Selama banding belum dikabulkan dan berhasil, penolakan terhadap tujuh gugatan serta perintah pembayaran biaya hukum tetap berlaku sembari jumlah final dihitung.
Putusan ini menjadi kekalahan menyeluruh di tingkat pertama bagi tujuh penggugat sekaligus kemenangan besar bagi ANL. Penerbit tersebut sejak awal membantah seluruh tuduhan. Secara hukum, yang berlaku adalah temuan pengadilan bahwa tuduhan itu tidak berhasil dibuktikan—bukan klaim publik masing-masing pihak mengenai siapa yang “menang”.
Bagi Pangeran Harry, perkara ini menambah konsekuensi finansial besar dalam rangkaian perseteruannya dengan pers Inggris. Makna hukumnya untuk saat ini cukup jelas: gugatannya terhadap Associated Newspapers gagal, kelompok tersebut diwajibkan membayar £9,54 juta sebagai pembayaran awal, dan nilai kewajiban akhirnya masih menunggu penilaian biaya hukum serta kemungkinan proses banding.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Pengadilan Tinggi Inggris menolak seluruh gugatan tujuh orang terhadap Associated Newspapers, penerbit Daily Mail, dan memerintahkan pembayaran awal £9,54 juta untuk biaya hukum.
Pengadilan Tinggi Inggris menolak seluruh gugatan tujuh orang terhadap Associated Newspapers, penerbit Daily Mail, dan memerintahkan pembayaran awal £9,54 juta untuk biaya hukum. Para penggugatnya adalah Pangeran Harry, Elton John, David Furnish, Baroness Doreen Lawrence, Elizabeth Hurley, Sadie Frost, dan Sir Simon Hughes.
Pembayaran tersebut bukan tagihan final. Associated Newspapers menyebut biaya hukumnya mencapai sekitar £34,5 juta, sementara perlindungan asuransi para penggugat dilaporkan sekitar £16,2 juta.