Perbedaan ini penting. ETH untuk investasi lebih dekat dengan aset perbendaharaan korporasi atau alokasi jangka panjang. Sementara itu, ETH operasional digunakan untuk kebutuhan bisnis dan tidak otomatis menunjukkan keputusan investasi spekulatif terhadap Ethereum.
Angka tersebut mendukung pernyataan Pollak bahwa Coinbase mempertahankan posisi ETH yang sangat besar. Pollak juga mengatakan Coinbase telah memegang sekitar 150.000 ETH selama bertahun-tahun.
Data yang tersedia menunjukkan perubahan strategi yang relatif terbatas, bukan penghapusan total eksposur terhadap ETH. Pada paruh pertama 2026, kepemilikan Bitcoin Coinbase meningkat menjadi 17.311 BTC, dari 15.389 BTC pada akhir 2025. Pada saat yang sama, eksposur ETH sedikit menurun.
Fakta ini menjadi dasar bagi pengamatan bahwa Coinbase mungkin melakukan penataan ulang portofolio—menambah Bitcoin sambil sedikit mengurangi ETH. Namun, penurunan tersebut berbeda dari tuduhan bahwa perusahaan secara menyeluruh “membuang” ETH.
Kesimpulan yang lebih hati-hati adalah: Coinbase masih memiliki saldo ETH korporasi yang besar, meski komposisi aset digitalnya berubah.
Saldo dalam laporan keuangan tidak dapat melacak asal-usul setiap unit ETH. Karena itu, laporan tersebut tidak bisa membuktikan apakah ETH yang diperoleh dari pendapatan sequencer Base:
Tuduhan bahwa ETH yang dihasilkan Base dijual untuk membeli BTC pada dasarnya disampaikan sebagai inferensi dari laporan dan pergerakan aset, bukan sebagai bukti transaksi per transaksi.
Jadi, kepemilikan ETH Coinbase yang besar memang melemahkan tuduhan sederhana bahwa perusahaan menjual seluruh ETH-nya. Namun, angka tersebut tidak otomatis menjawab apa yang terjadi pada ETH tertentu yang diterima Base.
Hal serupa berlaku untuk aktivitas unstaking dan transfer ETH ke Coinbase Prime. Tanpa atribusi dompet, catatan perdagangan, atau pengungkapan langsung dari Coinbase, pergerakan tersebut dapat memiliki beberapa kemungkinan penjelasan, termasuk:
Transfer ke Prime, dengan sendirinya, bukan bukti bahwa ETH telah dijual. Tujuan akhirnya tetap tidak dapat dipastikan berdasarkan data publik yang tersedia.
Pollak tidak hanya menekankan bahwa Coinbase memegang banyak ETH. Ia juga menggambarkan Coinbase sebagai peserta penting dalam ekosistem Ethereum melalui Base, dukungan terhadap EIP-4844, infrastruktur terkait USDC, dan kemajuan desentralisasi Base.
Dalam pemberitaan terkait, respons Pollak juga dipahami sebagai penolakan terhadap penilaian moral atas aktivitas Ethereum yang dianggap biasa, seperti perdagangan, DeFi, dan memecoin.
Argumennya adalah bahwa Coinbase bukan sekadar entitas yang mengekstraksi pendapatan dari sequencer. Perusahaan tersebut juga menggunakan Ethereum, mendukung pengembangannya, dan membantu membawa pengguna serta aset ke ekosistem tersebut.
Jason Chaskin menyampaikan pembelaan yang sejalan dengan gagasan tersebut. Menurut argumen ini, hubungan Coinbase dengan Ethereum bersifat terintegrasi: Coinbase merupakan pemegang ETH, operator Base sekaligus pengguna Ethereum, kustodian besar, dan pintu masuk bagi pengguna maupun aset digital.
Klaim itu lebih luas daripada mengatakan “Coinbase tidak pernah menjual ETH”. Pollak sendiri menggambarkan Coinbase sebagai pelanggan Ethereum sekaligus pemegang ETH jangka panjang.
Namun, argumen mengenai kontribusi Coinbase terhadap Ethereum tidak menggantikan kebutuhan akan transparansi mengenai kebijakan konversi pendapatan sequencer. Sebuah perusahaan dapat menjadi pendukung penting ekosistem sekaligus menjual sebagian aset yang diterimanya.
Coinbase mudah diamati karena merupakan perusahaan publik Amerika Serikat yang wajib menerbitkan laporan keuangan berkala. Meski demikian, ETH milik perusahaan harus dibedakan dari ETH yang hanya disimpan Coinbase untuk pelanggan dan institusi.
Laporan Coinbase menyebutkan bahwa perusahaan bertindak sebagai kustodian untuk lebih dari 80% aset ETF Bitcoin dan Ethereum di Amerika Serikat. Angka tersebut menunjukkan skala bisnis kustodian, bukan jumlah ETH yang menjadi milik Coinbase sendiri.
Kesalahan menyamakan kedua kategori ini dapat membuat ukuran perbendaharaan Coinbase terlihat jauh lebih besar daripada yang sebenarnya.
Dasar yang paling kuat untuk klaim Pollak adalah laporan Coinbase yang menunjukkan kepemilikan korporasi sekitar 150.000 ETH dalam kategori investasi, ditambah ETH untuk kebutuhan operasional. Data tersebut mendukung kesimpulan sempit bahwa Coinbase tetap menjadi salah satu—dan menurut Pollak, pemegang terbesar—ETH korporasi non-DAT yang diungkapkan secara publik per 30 Juni 2026.
Namun, bukti itu tidak menyelesaikan pertanyaan spesifik mengenai riwayat on-chain. Laporan keuangan tidak dapat memastikan apakah ETH tertentu yang dilepas dari staking atau ditransfer ke Prime kemudian diseimbangkan, digunakan dalam operasi OTC, atau dijual.
Dengan demikian, laporan Coinbase membantah narasi absolut bahwa perusahaan telah menjual seluruh ETH-nya, tetapi belum membuktikan bahwa tidak ada ETH dari pendapatan Base yang pernah dijual.