Besarnya kenaikan bergantung pada model, jenis token, dan waktu pemakaian. Reuters melaporkan bahwa tarif baru berada sekitar 50% hingga 1.100% di atas harga sebelumnya.
Persentase kenaikan terbesar terjadi pada token input dari cache karena tarif awalnya sangat rendah. Dampak yang lebih relevan bagi pengembang bergantung pada komposisi penggunaan: berapa banyak input yang memanfaatkan cache, berapa banyak input baru, volume output, serta kapan beban kerja dijalankan.
Sebagai contoh, tarif output V4-Pro naik sekitar 128% pada periode non-sibuk dibandingkan harga promosi sebelumnya sebesar US$0,87. Pada jam sibuk, kenaikannya sekitar 355%.
Meski naik, DeepSeek masih tergolong murah dibandingkan banyak model AI tertutup dari Amerika Serikat. Sebelumnya, tarif promosi output V4-Pro berada di sekitar US$0,87 per 1 juta token, jauh di bawah sejumlah model AS terkemuka yang secara historis memiliki tarif lebih tinggi. Jadi, kenaikan ini mengurangi keunggulan biaya DeepSeek, tetapi tidak menghapusnya.
Bagi pengembang yang menghasilkan 10 juta token output V4-Pro per bulan, perhitungannya menjadi:
Dengan demikian, tagihan untuk output saja bertambah sekitar US$11,10 hingga US$30,90 per bulan, bergantung pada waktu penggunaan. Simulasi ini belum memasukkan token input, biaya cache, pajak, maupun biaya platform lainnya.
Dalam aplikasi produksi, persoalan utamanya bisa lebih kompleks daripada volume output. Sistem dengan prompt panjang, tingkat penggunaan ulang cache yang rendah, atau lalu lintas yang terkonsentrasi pada jam sibuk dapat mengalami kenaikan biaya yang berbeda. Penjadwalan pekerjaan batch pada jam non-sibuk dan pemantauan tingkat cache hit kini menjadi lebih penting.
OpenAI mengambil arah yang berbeda untuk ChatGPT. GPT-5.6 Luna menjadi model bawaan bagi pengguna Free dan Go. OpenAI juga mengumumkan chat teks tanpa batas serta tombol Think untuk pertanyaan yang membutuhkan penalaran lebih mendalam.
Namun, kata “tanpa batas” memiliki cakupan yang spesifik. Fitur tersebut berlaku untuk chat teks, bukan seluruh kemampuan ChatGPT. Batasan tetap berlaku untuk unggahan berkas, gambar, suara, pembuatan gambar, dan berbagai alat lainnya. Akses ini juga tetap tunduk pada perlindungan terhadap penyalahgunaan.
Strategi OpenAI berfokus pada distribusi konsumen, bukan penetapan harga API. Dengan mengurangi hambatan penggunaan sehari-hari dan menempatkan model yang lebih baru sebagai pengalaman bawaan ChatGPT, OpenAI berupaya menjadikan layanannya sebagai kebiasaan rutin. Menurut laporan TechCrunch, ChatGPT baru-baru ini telah melampaui 1 miliar pengguna mingguan.
Tarif token yang rendah membantu model China memperoleh penggunaan dari pengembang. Salah satu pengukuran Vercel AI Gateway menunjukkan bahwa model open-weight buatan China memproses 29% token produksi pada Juni 2026, naik dari sekitar sepertiga belas pada April. Model-model tersebut menyumbang kurang dari 4% total pengeluaran di gateway tersebut. Angka ini menggambarkan lalu lintas pada satu gateway, bukan keseluruhan pasar AI global.
Perbedaan itu penting. Pangsa token menunjukkan seberapa banyak pekerjaan yang mengalir melalui suatu sistem, tetapi tidak otomatis membuktikan besarnya pendapatan, keuntungan, loyalitas pelanggan, atau kekuatan pasar yang bertahan lama. Pengembang dapat memindahkan beban kerja antarpenyedia, dan lalu lintas yang sensitif terhadap harga bisa berpindah dengan cepat ketika tarif berubah.
Struktur tarif baru DeepSeek menunjukkan bahwa merebut volume penggunaan bukan lagi satu-satunya tujuan. Penetapan harga berdasarkan waktu memberi perusahaan cara untuk mengatur kapasitas pada periode permintaan tinggi dan mengenakan tarif lebih besar ketika penggunaan terkonsentrasi. Dokumentasi resmi DeepSeek menyebut perubahan ini sebagai langkah untuk mengalokasikan sumber daya secara lebih rasional serta mendorong pengguna menjadwalkan tugas sesuai kebutuhan aktual.
Langkah tersebut juga muncul ketika perusahaan AI China lain mulai memperkenalkan layanan berbayar atau mempertimbangkan kenaikan harga. Laporan mengenai pasar China menyebut Moonshot AI dan ByteDance telah memperkenalkan paket berbayar, sementara Alibaba bersiap mengikuti, yang mengindikasikan pergeseran lebih luas dari subsidi agresif menuju monetisasi.
Hal ini belum membuktikan bahwa DeepSeek atau perusahaan sejenis telah mencapai profitabilitas. Namun, perubahan tersebut menunjukkan bahwa pangsa pasar yang dibangun dengan harga murah pada akhirnya perlu diubah menjadi pendapatan per token, kontrak berulang, atau model bisnis berkelanjutan lainnya.
Peluncuran Luna secara gratis menempatkan distribusi di atas upaya menawarkan biaya API serendah mungkin. Dengan membuka chat teks secara luas dan menambahkan tombol Think yang mudah terlihat, OpenAI berusaha menjadikan ChatGPT sebagai kebiasaan konsumen yang terus digunakan, sembari mempertahankan batasan pada fitur yang lebih mahal untuk dioperasikan.
Kontras strateginya cukup jelas:
Kedua strategi ini dapat berjalan bersamaan. Pengembang mungkin memilih DeepSeek untuk beban kerja bervolume tinggi, sementara pengguna individu memakai ChatGPT untuk bantuan sehari-hari. Namun, masing-masing perusahaan berusaha membuat ekosistemnya lebih sulit digantikan: DeepSeek melalui kombinasi biaya dan performa serta kemudahan pengalihan beban kerja, OpenAI melalui kedekatan produk dan jangkauan konsumen.
DeepSeek masih merupakan salah satu opsi berbiaya rendah, tetapi dengan harga V4 yang baru, menyebutnya sebagai “model termurah” tidak lagi cukup. Pengembang perlu membandingkan total biaya berdasarkan input dari cache, input tanpa cache, volume output, dan konsentrasi penggunaan pada jam sibuk.
Pertanyaan praktis yang perlu dijawab antara lain:
Persaingan AI China-AS kini bergerak melampaui pertanyaan “siapa yang paling murah?”. DeepSeek sedang menguji apakah keunggulan biaya dan performa model China dapat diubah menjadi unit economics yang berkelanjutan. OpenAI menguji apakah akses gratis yang luas dan kebiasaan konsumen dapat menghasilkan kendali ekosistem jangka panjang.
Pada akhirnya, tantangannya sama: mengubah penggunaan yang sangat besar menjadi bisnis yang mampu terus membiayai komputasi model AI terdepan. Pangsa token dan jumlah pengguna memang penting, tetapi keduanya belum otomatis berarti daya tawar harga, pendapatan berulang, atau profitabilitas.