Saham Unitree dibuka di RMB 1.100, naik 629,44% dari harga IPO RMB 150,80, lalu ditutup di RMB 845 atau naik 460,34%. Perusahaan menerbitkan 40,446 juta saham baru dan menghimpun RMB 6,099 miliar, dengan valuasi IPO sekitar RMB 61 miliar serta rasio harga terhadap laba sekitar 219 kali.
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What happened during Unitree Robotics (Yushu Technology)’s debut on Shanghai’s STAR Market—including its opening and closing share prices, m. Article summary: Unitree’s August 19, 2026 STAR Market debut was an extraordinary but highly speculative success: shares opened at RMB 1,100 versus the RMB 150.80 IPO price, briefly implying a 629.44% gain, before closing at RMB 845, up . Topic tags: general, news, general web. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers
Unitree Robotics—secara resmi bernama Yushu Technology—mencatat salah satu debut IPO paling dramatis di China pada 2026. Pada 19 Agustus, saham perusahaan mulai diperdagangkan di STAR Market Shanghai pada harga RMB 1.100, dibandingkan harga IPO RMB 150,80. Artinya, saham langsung melonjak 629,44%. Setelah itu harga terkoreksi dan ditutup di RMB 845, masih 460,34% di atas harga penawaran.
Kenaikan tersebut sempat membawa valuasi Unitree ke sekitar RMB 445 miliar, jauh di atas valuasi sekitar RMB 61 miliar saat IPO. Pada penutupan perdagangan, kapitalisasi pasar perusahaan berada di kisaran RMB 341,8 miliar.
Kenaikan pada hari pertama itu secara luas disebut sebagai lonjakan debut IPO terbesar di China sepanjang 2026. Pencatatan saham tersebut juga menjadikan Unitree produsen robot humanoid pertama yang melantai di bursa China daratan.
IPO Unitree menarik partisipasi investor individu dalam skala yang tidak biasa. Salah satu laporan berbasis dokumen bursa menyebut porsi ritel mengalami kelebihan permintaan 5.526 kali, sementara Reuters melaporkan permintaan lebih dari 8.000 kali. Kedua angka itu tidak harus dianggap sama persis karena kemungkinan merujuk pada kategori alokasi atau metode penghitungan yang berbeda. Kesimpulan yang konsisten adalah bahwa minat investor sangat tinggi.
Tingkat penjatahan final untuk investor daring hanya sekitar 0,018%, menurut laporan yang mengacu pada pengumuman penawaran. Karena itu, IPO Unitree menjadi ujian penting untuk melihat seberapa jauh antusiasme investor terhadap sektor robot humanoid China telah melampaui ukuran valuasi tradisional.
Reli saham tersebut meningkatkan nilai pasar kepemilikan pendiri Unitree, Wang Xingxing, secara tajam. Media keuangan China menghitung nilai sahamnya mencapai lebih dari RMB 133,5 miliar berdasarkan harga pembukaan. Wang kemudian banyak disebut sebagai orang terkaya dari generasi China yang lahir setelah 1990. Namun, angka tersebut adalah estimasi berdasarkan harga pasar, bukan uang tunai yang telah direalisasikan melalui penjualan saham.
Meituan juga menjadi salah satu investor utama sebelum IPO. Melalui tiga entitas investasi, perusahaan tersebut memegang sekitar 35,1 juta saham Unitree atau sekitar 8,68% dari perusahaan setelah IPO. Pada harga IPO, kepemilikan itu bernilai sekitar RMB 5,3 miliar; lonjakan harga pada hari pertama membuat nilai di atas kertasnya meningkat jauh lebih tinggi.
Seperti halnya kepemilikan Wang, kenaikan tersebut merefleksikan harga pasar saham. Keuntungan belum tentu menjadi hasil tunai kecuali saham dijual. Periode penguncian saham dan kondisi perdagangan juga memengaruhi kapan saham dapat dialihkan.
Investor penempatan strategis Unitree terdiri atas perusahaan teknologi, lembaga yang terkait dengan negara, serta investor keuangan. Nama-nama yang diungkapkan mencakup:
Penempatan strategis tersebut mencakup sekitar 8,089 juta saham atau 20% dari seluruh saham IPO.
DeepSeek memperoleh 933.399 saham dengan nilai sekitar RMB 140,8 juta. Jumlah itu setara dengan 2,31% dari saham yang ditawarkan dalam IPO dan sekitar 0,23% dari total ekuitas Unitree setelah IPO. Berdasarkan laporan yang mengacu pada dokumen penawaran, saham strategis DeepSeek memiliki periode penguncian selama 36 bulan.
Nilai investasi DeepSeek bukan hanya terletak pada ukurannya. Unitree dan DeepSeek dilaporkan bekerja sama mengembangkan model AI untuk robot humanoid. Kerja sama ini menghubungkan platform fisik dan data penggunaan Unitree dengan pengembangan sistem kecerdasan berwujud atau embodied intelligence—AI yang harus mampu memahami lingkungan, mengambil keputusan, lalu bertindak di dunia nyata.
Pendapatan Unitree pada 2025 mencapai sekitar RMB 1,70 miliar, naik dari RMB 392,77 juta pada 2024. Perusahaan melaporkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar RMB 278,21 juta. Sementara itu, laba yang disesuaikan dengan mengecualikan sejumlah pos nonberulang dilaporkan sekitar RMB 590,75 juta. Kedua ukuran tersebut berbeda dan tidak seharusnya digabungkan seolah-olah merupakan angka laba yang sama.
Unitree juga melaporkan pengiriman lebih dari 5.500 robot humanoid dan penjualan lebih dari 18.000 robot berkaki empat pada 2025. Laporan berbasis data Omdia memperkirakan sekitar 15.000 robot humanoid dikirim secara global pada tahun tersebut. Unitree dan AgiBot masing-masing mengirim lebih dari 5.000 unit, jauh di atas angka yang dilaporkan untuk pesaing-pesaing Amerika Serikat.
Angka pengiriman itu membantu menjelaskan daya tarik Unitree. Investor tidak hanya menilai perusahaan ini sebagai produsen perangkat keras biasa, tetapi juga sebagai calon pemain penting dalam pasar embodied AI. Pertanyaannya adalah apakah demonstrasi robot yang mengesankan dan peningkatan pengiriman dapat berkembang menjadi permintaan industri yang berulang serta menguntungkan.
Pertumbuhan internasional Unitree menghadapi hambatan geopolitik yang signifikan. Pada akhir Juli, Federal Communications Commission atau FCC—lembaga regulator komunikasi Amerika Serikat—memasukkan robot canggih buatan asing ke dalam Covered List. Kebijakan itu membatasi izin peralatan yang diperlukan untuk model baru buatan luar negeri agar dapat dijual di AS, kecuali memperoleh pengecualian atau persetujuan bersyarat. Unitree menyatakan model humanoid dan robot berkaki empat yang sudah ada telah memperoleh sertifikasi FCC, tetapi model masa depan dapat menghadapi hambatan untuk memasuki pasar AS.
Pentagon juga memasukkan Unitree ke dalam daftar perusahaan militer China pada Juni dan menyebutnya sebagai kontributor bagi basis industri pertahanan China. Reuters melaporkan bahwa penetapan tersebut bukan sanksi, tetapi membatasi penggunaan teknologi Unitree oleh militer AS pada masa mendatang.
Risiko komersialnya cukup besar karena Amerika Serikat menyumbang sekitar 13% pendapatan Unitree, menurut laporan yang mengacu pada pengungkapan perusahaan.
Debut Unitree memberi pasar modal tolok ukur valuasi yang sangat terlihat bagi perusahaan robot humanoid. Jika harga saham bertahan di sekitar level pascalisting, hal itu dapat memperkuat rencana penggalangan dana dan IPO perusahaan robot China lainnya. Sebaliknya, koreksi tajam akan menunjukkan bahwa investor mungkin telah memperhitungkan adopsi massal sebelum industri membuktikan ekonomi bisnis yang tahan lama.
Kesenjangan valuasi menjadi peringatan paling jelas. Unitree bernilai sekitar RMB 61 miliar pada harga penawaran, kemudian sempat mencapai sekitar RMB 445 miliar saat pembukaan, sebelum ditutup di dekat RMB 342 miliar. Dengan demikian, pergerakan pada hari pertama lebih banyak mengukur ekspektasi investor daripada menetapkan nilai jangka panjang perusahaan.
JPMorgan memperkirakan pengiriman robot humanoid global per tahun dapat mencapai sekitar 1 juta unit pada 2030. Namun, itu adalah proyeksi pasar, bukan bukti bahwa penggunaan saat ini sudah mencapai skala tersebut atau bahwa produk yang ada sekarang akan menguasai pasar.
Unitree memasuki bursa dengan momentum operasional yang nyata: pendapatan meningkat cepat, perusahaan melaporkan laba, dan angka pengirimannya termasuk yang terdepan secara global. Hubungan dengan DeepSeek juga memperkuat narasi bahwa robot dapat menjadi platform bagi model embodied intelligence, bukan sekadar mesin mandiri.
Namun, harga debut tersebut mencerminkan masa depan yang jauh lebih ambisius. Investor masih membutuhkan bukti bahwa robot humanoid mampu melakukan pekerjaan yang andal dan bernilai ekonomi dalam skala besar; bahwa Unitree dapat mempertahankan profitabilitas sambil membiayai riset dan pengembangan; serta bahwa pembatasan geopolitik tidak akan mempersempit pasar yang dapat dilayaninya secara material.
Pembacaan paling masuk akal atas debut Unitree bersifat dua sisi: IPO ini merupakan tonggak penting bagi industri robotika China dan sinyal kuat tentang antusiasme investor, tetapi belum membuktikan bahwa bisnis robot humanoid telah layak dihargai pada level yang tersirat dari hari pertama perdagangannya.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Saham Unitree dibuka di RMB 1.100, naik 629,44% dari harga IPO RMB 150,80, lalu ditutup di RMB 845 atau naik 460,34%.
Saham Unitree dibuka di RMB 1.100, naik 629,44% dari harga IPO RMB 150,80, lalu ditutup di RMB 845 atau naik 460,34%. Perusahaan menerbitkan 40,446 juta saham baru dan menghimpun RMB 6,099 miliar, dengan valuasi IPO sekitar RMB 61 miliar serta rasio harga terhadap laba sekitar 219 kali.
Permintaan investor ritel sangat tinggi. Angka kelebihan permintaan yang dilaporkan berkisar antara 5.526 kali hingga lebih dari 8.000 kali karena sumber menggunakan kategori atau metode penghitungan yang berbeda.