Belum ada perjanjian yang dikonfirmasi secara publik, jadwal penyelesaian, atau jaminan bahwa salah satu pemegang saham benar-benar akan menjual. Bloomberg melaporkan bahwa kantor keluarga Walter baru-baru ini menghubungi Clearlake mengenai kemungkinan transaksi. Laporan lain menggambarkan pembicaraan tersebut sebagai bagian dari negosiasi yang telah berlangsung secara tidak menentu di antara para pemilik.
Besarnya saham Clearlake saat ini tidak sepenuhnya menggambarkan cara Chelsea dikelola. Meskipun memegang mayoritas saham secara ekonomi, struktur kepemilikan BlueCo memungkinkan Clearlake berbagi kendali operasional dan hak tata kelola yang setara dengan kelompok Boehly. Boehly sendiri menjabat sebagai ketua klub.
Karena itu, jika Boehly dan Walter sama-sama pergi, dampaknya bukan sekadar perpindahan saham minoritas biasa. Clearlake—termasuk salah satu pendirinya, Behdad Eghbali, bersama José E. Feliciano—berpotensi memperoleh kendali langsung yang jauh lebih besar atas keputusan strategis dan sepak bola Chelsea.
Dampak pastinya terhadap struktur pengambilan keputusan tetap bergantung pada dokumen kesepakatan final dan perubahan apa pun terhadap perjanjian konsorsium.
Pembicaraan ini muncul setelah periode ketegangan strategis antara kubu Boehly dan Clearlake. Financial Times melaporkan bahwa para investor berselisih mengenai strategi, sementara pemberitaan lain menyebut kedua pihak beberapa kali mengeksplorasi kemungkinan untuk membeli saham satu sama lain.
Perselisihan tersebut berlangsung di tengah periode kepemilikan Chelsea yang penuh gejolak. Pemberitaan menyoroti belanja transfer besar-besaran, perubahan berulang dalam struktur olahraga dan manajerial, serta hasil pertandingan yang tidak konsisten. Semua itu membantu menjelaskan mengapa struktur kepemilikan yang lebih sederhana mungkin menarik bagi para pihak, tetapi tidak membuktikan bahwa performa di lapangan menjadi penyebab penjualan yang diusulkan.
Mark Walter juga menghadapi sorotan terpisah di Amerika Serikat. Bloomberg melaporkan bahwa dua perusahaan asuransi yang terkait dengannya menerima panggilan pengadilan dari grand jury, ketika jaksa memeriksa dugaan masalah keuangan terkait investasi dan pinjaman antarperusahaan.
Laporan lain menyebut nilai pinjaman pihak terafiliasi yang sedang diperiksa berada di kisaran US$21 miliar dan turut mendapat perhatian dari Securities and Exchange Commission (SEC), regulator pasar modal Amerika Serikat. Dalam pemberitaan yang tersedia, belum ada dakwaan terhadap Walter. Investigasi juga bukan temuan bahwa seseorang telah melakukan pelanggaran.
Konteks ini mungkin menjelaskan mengapa kemungkinan penjualan saham Walter di Chelsea mendapat perhatian besar. Namun, hal itu tidak boleh dianggap sebagai bukti bahwa penyelidikan tersebut memicu pembicaraan dengan Chelsea. Informasi yang tersedia menunjukkan adanya kesamaan waktu dan sorotan regulator, bukan hubungan sebab-akibat yang telah dikonfirmasi.
Walter juga telah menyepakati penjualan sahamnya di Los Angeles Lakers kepada Bob Iger dan Joshua Kushner. Transaksi tersebut dilaporkan bernilai US$12,5 miliar, hanya sekitar 14 bulan setelah ia menyepakati pembelian waralaba NBA tersebut.
Penjualan Lakers dapat memberi likuiditas dan relevan dalam melihat penataan ulang portofolio Walter secara lebih luas. Meski begitu, pemberitaan yang tersedia tidak membuktikan bahwa transaksi tersebut berkaitan langsung dengan negosiasi Chelsea. Untuk saat ini, penjualan Lakers lebih tepat dipandang sebagai konteks tambahan, bukan bukti alasan Walter mungkin keluar dari Chelsea.
Setiap perubahan material dalam kendali Chelsea akan tunduk pada kerangka kepemilikan dan tata kelola Premier League. Owners’ and Directors’ Test milik liga tersebut memiliki Independent Oversight Panel, yaitu panel independen yang meninjau keputusan terkait diskualifikasi serta usulan perubahan kendali klub.
Aturan itu juga telah diperluas untuk mencakup lebih banyak peristiwa yang dapat menyebabkan diskualifikasi. Pemberitaan mengenai aturan tersebut menyatakan bahwa liga dapat mengambil tindakan ketika seseorang sedang diselidiki atas perilaku yang berpotensi menjadi dasar diskualifikasi apabila terbukti melakukan pelanggaran. Namun, penyelidikan saja tidak otomatis membuat seorang pemilik didiskualifikasi; fakta kasus, hasil hukum, dan penilaian liga tetap menjadi faktor penting.
Kesimpulan paling jelas saat ini adalah Chelsea mungkin sedang menuju struktur kepemilikan yang lebih terkonsentrasi, tetapi belum sampai ke tahap tersebut. Valuasi klub dilaporkan berada di atas £5 miliar. Jika Clearlake membeli kedua saham itu, kepemilikannya dapat melampaui 87%, sementara keluarnya Boehly dan Walter sepenuhnya bisa mengakhiri model pembagian kekuasaan yang berlaku sekarang.
Sampai para pihak mengumumkan perjanjian yang mengikat, semua dampak tersebut masih berupa kemungkinan—bukan fakta yang sudah ditetapkan.