China Insights Consultancy (CIC) memproyeksikan pasar interkoneksi optik pusat data global meningkat lebih dari sepuluh kali lipat, dari US$13,7 miliar pada 2024 menjadi US$144,4 miliar pada 2030, dengan CAGR 48,1%. Pertumbuhan pusat data AI meningkatkan kebutuhan terhadap bandwidth tinggi, latensi rendah, dan efisi...
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What does the China Insights Consultancy report commissioned by Yuanjie Semiconductor Technology project about the global data center optica. Article summary: The CIC forecast portrays an AI-driven, more-than-tenfold expansion in data-center optical interconnects by 2030, but it should be treated as a commissioned market projection rather than an independently audited outcome.. Topic tags: general, news, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts w
Laporan China Insights Consultancy (CIC) yang dipesan oleh Yuanjie Semiconductor Technology sebagai bagian dari pengajuan IPO di Hong Kong menggambarkan ekspansi besar-besaran pasar interkoneksi optik pusat data global. Nilai pasar tersebut diproyeksikan naik dari US$13,7 miliar pada 2024 menjadi US$144,4 miliar pada 2030, setara dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (compound annual growth rate atau CAGR) sebesar 48,1%.
Angka itu menunjukkan pertumbuhan lebih dari sepuluh kali lipat dalam enam tahun. Namun, proyeksi tersebut sebaiknya dipahami sebagai perkiraan pasar yang ditugaskan oleh perusahaan, bukan hasil audit independen atau jaminan bahwa angka tersebut pasti tercapai.
Pendorong utamanya adalah semakin padatnya klaster komputasi AI. Model AI dan pusat data berskala besar membutuhkan perpindahan data dalam jumlah sangat besar dengan latensi rendah dan konsumsi daya yang tetap terkendali. Dalam kondisi seperti ini, koneksi listrik konvensional menghadapi keterbatasan sehingga koneksi berbasis cahaya—dan pada tahap berikutnya, teknologi co-packaged optics—diperkirakan semakin banyak digunakan.
Menurut rincian proyeksi yang dilaporkan, pangsa pendapatan silicon photonics diperkirakan meningkat dari 16,6% pada 2020 menjadi 63,7% pada 2030, dengan pertumbuhan pendapatan tahunan sebesar 68,5%. Silicon photonics menggabungkan komponen fotonik dengan material silikon dan proses manufaktur yang telah berkembang di industri semikonduktor.
Laporan tersebut juga memproyeksikan segmen koneksi 1,6T menjadi yang terbesar pada 2030, dengan nilai US$65,6 miliar, sementara koneksi 3,2T diperkirakan mencapai US$44,5 miliar. Meski demikian, bukti yang tersedia belum cukup untuk memverifikasi secara independen angka-angka rinci mengenai pangsa silicon photonics, laju pertumbuhan, kecepatan koneksi, maupun nilai setiap segmen tersebut.
Klaim mengenai investasi industri senilai lebih dari US$15 miliar juga belum didukung secara independen oleh bukti yang tersedia. Begitu pula, informasi rinci mengenai pembentukan dan keanggotaan kelompok Optical Compute Interconnect Multi-Source Agreement tidak dapat dipastikan dari sumber yang digunakan untuk analisis ini.
Ledakan permintaan AI tidak hanya meningkatkan kebutuhan akan prosesor canggih. Pusat data juga memerlukan berbagai chip pendukung, termasuk chip manajemen daya dan komponen terkait sistem optik. Akibatnya, kapasitas manufaktur pada node yang lebih matang pun ikut tertekan.
SMIC mengatakan permintaan terkait AI akan terus menopang bisnis foundry dan perusahaan sedang menyesuaikan kapasitas yang ada serta mempercepat pengoperasian lini produksi baru untuk membantu meredakan keterbatasan pasokan.
Pada kuartal kedua 2026, utilisasi pabrik SMIC mencapai 93,7%, naik dari 93,1% pada kuartal pertama. Tingkat utilisasi mengukur seberapa intensif kapasitas produksi foundry digunakan dan, pada level tersebut, menunjukkan ruang operasional yang relatif terbatas.
SMIC sebelumnya melaporkan utilisasi sebesar 93% pada kuartal pertama 2026. Laporan lain menyebut SMIC dan Hua Hong sama-sama beroperasi mendekati 94% pada kuartal tersebut, meski sumber yang tersedia tidak memberikan angka Hua Hong yang presisi dan konsisten.
Bukti yang tersedia mendukung kesimpulan bahwa permintaan chip yang berkaitan dengan AI sedang menekan kapasitas foundry China dan mendorong perusahaan meninjau kembali rencana ekspansinya. Namun, bukti tersebut belum cukup untuk memastikan klaim mengenai pesanan yang sudah terlihat hingga akhir 2027 atau tanggal pasti kapan kapasitas baru akan beroperasi secara berarti.
Sebagai konteks, pangsa kapasitas node lama global berukuran 22–40 nanometer yang dimiliki foundry China diproyeksikan naik menjadi 41% pada 2027, dari 32% pada 2025. Akan tetapi, kenaikan kapasitas secara agregat tidak otomatis menghilangkan kekurangan jangka pendek pada teknologi proses tertentu atau lini produksi yang telah memenuhi syarat untuk membuat produk tertentu.
Kesimpulannya, laporan CIC menggambarkan peluang pertumbuhan yang sangat besar bagi interkoneksi optik pusat data karena ekspansi infrastruktur AI. Namun, angka US$144,4 miliar pada 2030 tetap merupakan proyeksi, sementara rincian tentang teknologi, investasi, pesanan, dan waktu penambahan kapasitas perlu diperlakukan dengan kehati-hatian.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
China Insights Consultancy (CIC) memproyeksikan pasar interkoneksi optik pusat data global meningkat lebih dari sepuluh kali lipat, dari US$13,7 miliar pada 2024 menjadi US$144,4 miliar pada 2030, dengan CAGR 48,1%.
China Insights Consultancy (CIC) memproyeksikan pasar interkoneksi optik pusat data global meningkat lebih dari sepuluh kali lipat, dari US$13,7 miliar pada 2024 menjadi US$144,4 miliar pada 2030, dengan CAGR 48,1%. Pertumbuhan pusat data AI meningkatkan kebutuhan terhadap bandwidth tinggi, latensi rendah, dan efisiensi daya—tekanan yang mendorong penggunaan koneksi optik serta co packaged optics.
Silicon photonics diproyeksikan menyumbang 63,7% pendapatan pasar pada 2030, naik dari 16,6% pada 2020.