Hedge fund berbasis China tidak meninggalkan tema AI pada kuartal II 2026, tetapi mengalihkan eksposur ke komponen fisik yang menopang pembangunan pusat data. Perseverance Asset Management International, yang dikelola Qiu Guolu, menjual sekitar 210.000 saham Nvidia—sekitar 72% dari posisi sebelumnya—dan menambah kep...
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What do the recent second-quarter SEC 13F filings reveal about the shift in strategy among China’s top-performing hedge funds—from Nvidia, M. Article summary: The Q2 2026 disclosures point to a rotation within the AI trade—not a wholesale exit from AI. Several leading China-based managers reduced exposure to Nvidia and U.S. platform companies and redeployed toward memory, semi. Topic tags: general, government, general web. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake n
Pengungkapan SEC 13F terbaru untuk kuartal II 2026 menunjukkan adanya rotasi di dalam tema investasi kecerdasan buatan (AI), bukan pengunduran diri dari AI. Sejumlah manajer investasi berbasis China mengurangi eksposur pada Nvidia dan perusahaan platform besar, lalu mengarah ke pemasok memori, peralatan semikonduktor, penyimpanan, jaringan, serta konektivitas optik. Benang merahnya adalah preferensi terhadap bagian rantai infrastruktur AI yang permintaannya lebih terkait langsung dengan pembangunan kapasitas komputasi fisik.
Nvidia dan perusahaan hyperscaler Amerika Serikat—penyedia layanan komputasi awan berskala sangat besar—selama ini menjadi penerima manfaat paling terlihat dari pembangunan AI. Namun, pengajuan terbaru menunjukkan bahwa sejumlah manajer mulai melihat lebih jauh ke rantai pasok: memori dan storage, peralatan manufaktur chip, jaringan berkecepatan tinggi, serta komponen optik.
Perbedaan ini penting. Data tersebut tidak membuktikan bahwa saham perangkat keras akan mengungguli perusahaan teknologi berkapitalisasi raksasa, dan juga tidak menunjukkan bahwa para manajer telah kehilangan keyakinan pada AI. Yang terlihat adalah pendekatan konstruksi portofolio yang lebih selektif: memiliki sejumlah pemasok infrastruktur, alih-alih terlalu bergantung pada platform AI yang paling dikenal.
Perseverance Asset Management International, yang dikelola Qiu Guolu, mengurangi kepemilikan Nvidia sekitar 210.000 saham atau kira-kira 72% dari posisi sebelumnya. Penjualan tersebut dilaporkan bernilai sekitar 43,2 juta dolar AS, sehingga tersisa sekitar 80.000 saham dengan nilai kurang lebih 16 juta dolar AS. Pada saat yang sama, manajer tersebut menambah 25.442 saham Micron.
Kombinasi kedua langkah itu lebih bermakna daripada penjualan Nvidia saja. Polanya menunjukkan pergeseran dari penerima manfaat utama chip AI ke sektor memori, yang semakin penting bagi perangkat keras penopang sistem AI berskala besar. Namun, pengajuan tersebut hanya mencerminkan kepemilikan pada akhir Juni 2026, bukan posisi portofolio secara langsung saat ini.
Greenwoods Asset Management membuat perubahan yang lebih mencolok dalam portofolio saham AS yang dilaporkannya. Manajer ini keluar dari Nvidia dan Meta, serta melaporkan penghentian posisi di Amazon dan Alibaba. Sebaliknya, Greenwoods membuka posisi di ASML, Applied Materials, dan Applied Optoelectronics.
Saham-saham baru tersebut mencakup peralatan produksi chip dan jaringan optik. Hasilnya, portofolio Greenwoods menjadi lebih sedikit berpusat pada perusahaan yang memonetisasi aplikasi AI atau layanan cloud, dan lebih fokus pada pemasok yang memungkinkan penambahan kapasitas semikonduktor serta pusat data.
Meski demikian, nilai portofolio saham AS Greenwoods yang dilaporkan juga turun cukup besar selama kuartal tersebut. Karena itu, perubahan ini tidak tepat dibaca sebagai pertukaran satu banding satu dari raksasa teknologi ke saham perangkat keras. Pengajuan 13F menunjukkan penurunan ukuran portofolio yang diungkapkan sekaligus realokasi di antara posisi-posisi yang tersisa.
Oriental Harbor Investment mengambil pendekatan yang tidak terlalu absolut. Dana ini mengurangi sekitar 202.000 saham Nvidia dan memangkas kepemilikan Alphabet, tetapi Nvidia dan Alphabet tetap menjadi posisi penting pada akhir kuartal. Berdasarkan pemberitaan mengenai pengajuan 13F kuartal II, Oriental Harbor juga membuka posisi di Intel, SanDisk, AMD, Marvell Technology, Arm, Broadcom, dan Lumentum.
Kepemilikan SanDisk dilaporkan bernilai sekitar 176 juta dolar AS, sementara Intel langsung menjadi salah satu posisi terbesar dalam portofolio. Oriental Harbor juga menambah kepemilikan Micron. Dengan demikian, pola ini lebih tepat disebut sebagai penyeimbangan ulang dan perluasan eksposur AI, bukan penolakan menyeluruh terhadap Nvidia atau perusahaan hyperscaler.
Pengajuan tersebut mengisyaratkan bahwa para manajer mungkin melihat peluang imbal hasil terhadap risiko yang lebih menarik di bagian rantai pasok AI yang belum sepadat perusahaan teknologi terbesar. Memori, penyimpanan, konektivitas, komponen optik, dan peralatan semikonduktor menawarkan cara untuk mengambil manfaat dari investasi pusat data tanpa hanya memegang platform AI terbesar.
Namun, ini merupakan interpretasi portofolio, bukan jaminan hasil pasar. Pengungkapan hanya menunjukkan apa yang dimiliki pada akhir kuartal; data tersebut tidak memastikan sektor mana yang diperkirakan akan mengungguli sektor lain.
Mengurangi eksposur pada perusahaan hyperscaler juga dapat sejalan dengan meningkatnya kehati-hatian terhadap imbal hasil belanja infrastruktur AI yang sangat besar. Perusahaan cloud dan platform harus mengeluarkan modal besar terlebih dahulu, sementara waktu dan ketahanan pendapatan AI masih belum sepenuhnya jelas.
Pemasok perangkat keras menawarkan jenis eksposur yang berbeda. Mereka dapat memperoleh manfaat ketika pelanggan memesan komponen dan peralatan untuk memperluas kapasitas, bahkan ketika investor masih belum yakin seberapa cepat pengguna akhir akan menghasilkan pendapatan dari layanan AI.
Meski begitu, pengajuan 13F saja tidak dapat membuktikan bahwa pertimbangan tersebut menjadi alasan di balik setiap transaksi. Dokumen itu memperlihatkan posisi investasi, bukan tesis internal atau pembahasan yang mendasari keputusan tersebut.
Kesimpulan luas yang paling jelas adalah bahwa narasi investasi AI mungkin mulai menjadi lebih terperinci. Alih-alih memperlakukan AI sebagai satu tema yang didominasi Nvidia dan hyperscaler, para manajer memisahkan rantainya menjadi komputasi, memori, penyimpanan, jaringan, konektivitas optik, dan peralatan manufaktur.
Pendekatan itu mencerminkan tesis yang berfokus pada titik hambatan: ketika klaster AI terus berkembang, peluang berikutnya mungkin berada pada komponen yang dibutuhkan untuk membangun dan menghubungkannya. Namun, pengajuan kuartal II tidak menunjukkan bahwa tesis ini akan terus-menerus mengungguli perusahaan mega-cap. Data tersebut hanya menunjukkan perubahan posisi long yang diungkapkan selama kuartal yang berakhir pada 30 Juni 2026.
Pengajuan 13F berguna untuk mengidentifikasi posisi saham AS yang terdaftar di bursa dalam jumlah besar serta perubahan dari satu kuartal ke kuartal berikutnya. Namun, laporan ini bersifat tertunda. 13F tidak memberikan gambaran lengkap tentang strategi manajer karena posisi short, derivatif, kepemilikan non-AS, dan transaksi setelah tanggal pelaporan tidak tercatat dengan cara yang sama.
Karena itu, pembacaan paling kuat dari data ini bukanlah “hedge fund China menjual AI”. Kesimpulan yang lebih tepat adalah bahwa sejumlah manajer berpengaruh mengekspresikan eksposur AI dengan cara berbeda—bergeser dari taruhan terkonsentrasi pada platform paling terlihat menuju kelompok pemasok yang lebih luas, terkait dengan memori, kapasitas manufaktur, perangkat komputasi, jaringan, dan infrastruktur optik.
Dengan demikian, pertanyaan berikutnya bukan semata-mata apakah investasi AI akan berlanjut, melainkan lapisan mana dalam rantai pasok yang akan menangkap manfaat ekonomi dari ekspansi berikutnya.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Hedge fund berbasis China tidak meninggalkan tema AI pada kuartal II 2026, tetapi mengalihkan eksposur ke komponen fisik yang menopang pembangunan pusat data.
Hedge fund berbasis China tidak meninggalkan tema AI pada kuartal II 2026, tetapi mengalihkan eksposur ke komponen fisik yang menopang pembangunan pusat data. Perseverance Asset Management International, yang dikelola Qiu Guolu, menjual sekitar 210.000 saham Nvidia—sekitar 72% dari posisi sebelumnya—dan menambah kepemilikan Micron.
Greenwoods keluar dari Nvidia dan Meta, lalu membuka posisi di ASML, Applied Materials, dan Applied Optoelectronics; Oriental Harbor juga mengurangi Nvidia dan menambah Intel, AMD, Marvell, serta SanDisk.