Trump memberikan tiga alasan utama untuk perintah kontroversial ini:
1. Hubungan dengan Kim Jong Un — Trump menyatakan bahwa latihan tersebut mengirimkan sinyal 'tidak pantas dan bermusuhan' kepada Korea Utara, mengingat hubungannya yang 'sangat baik' dengan pemimpin Korea Utara itu .
2. Biaya yang Mahal — Ia menyebut latihan itu mahal dan sebagian besar biaya ditanggung oleh pembayar pajak Amerika Serikat .
3. Penolakan Korea Selatan soal Iran — Trump mengungkapkan kekesalannya karena Seoul menolak berpartisipasi dalam aksi militer AS atau upaya denuklirisasi terhadap Iran . Beberapa laporan menyebutkan bahwa Trump tidak senang Korea Selatan menolak ambil bagian dalam operasi AS melawan Iran .
Latihan Ulchi Freedom Shield (UFS) awalnya dijadwalkan berlangsung dari 17 hingga 27 Agustus 2026 . Lingkup latihan yang direncanakan meliputi:
Saat Trump mengumumkan keputusannya, latihan tinggal dimulai keesokan harinya .
| Aspek | 2018 | 2026 |
|---|---|---|
| Tindakan | Menghentikan latihan bersama besar setelah KTT Singapura dengan Kim Jong Un | Memerintahkan 'pengurangan substansial', bukan penghentian total |
| Alasan | Latihan dianggap 'provokatif' dan terlalu mahal; terkait diplomasi dengan Korea Utara | Argumen biaya dan 'provokatif' yang sama, plus kaitan eksplisit baru dengan penolakan Korea Selatan membantu masalah Iran |
| Cakupan | Mempengaruhi latihan besar seperti Ulchi Freedom Guardian dan Vigilant Ace; beberapa ditunda atau dibatalkan | Mempengaruhi latihan Ulchi Freedom Shield yang sudah direncanakan, diumumkan beberapa hari sebelum dimulai |
| Pola | Langsung mengikuti KTT Singapura Juni 2018 | Mengikuti skeptisisme Trump yang sudah lama terhadap latihan dan keluhan baru terkait Iran |
Langkah 2026 ini konsisten dengan pandangan lama Trump bahwa latihan semacam itu mahal dan tidak perlu provokatif, tetapi menambahkan dimensi transaksional baru: mengaitkan kerja sama militer dengan Korea Selatan pada sikap Seoul terhadap Iran .
Program nuklir Korea Utara: Pengumuman ini muncul di tengah peluncuran rudal Korea Utara yang sedang berlangsung dan ancaman medan perang yang terus berkembang, termasuk pelajaran dari penempatan tentara Korea Utara dalam perang Rusia-Ukraina yang dimasukkan ke dalam perencanaan UFS . Korea Utara telah mengecam latihan yang akan datang sebagai provokatif hanya beberapa hari sebelumnya .
Posisi Korea Selatan: Seoul telah mempersiapkan latihan ini sebagai bagian kunci dari kesiapan aliansi dan proses transfer OPCON . Pengumuman tersebut mengejutkan para pejabat Korea Selatan, karena datang kurang dari 24 jam sebelum latihan dimulai .
Kaitan dengan Iran: Keputusan ini tertanam dalam konteks yang lebih luas di mana Trump secara bersamaan terlibat dalam diplomasi terkait Iran; laporan menunjukkan bahwa pemerintahan Trump telah mencoba berdamai langsung dengan IRGC Iran pada waktu yang sama .
Beberapa pertanyaan kunci masih belum terjawab:
Tidak ada definisi pasti 'pengurangan substansial' — Cuitan Trump di Truth Social tidak menjelaskan seberapa besar latihan akan dipotong, apakah komponen tertentu akan dihilangkan, atau berapa proporsi pasukan atau aset yang akan terpengaruh .
Ketidakjelasan soal permanensi — Tidak jelas apakah ini pengurangan sekali untuk latihan UFS 2026 atau perubahan kebijakan permanen untuk semua latihan di masa depan .
Implementasi Pentagon tidak jelas — Meskipun Trump memerintahkan Hegseth untuk melaksanakan pengurangan, belum ada pernyataan rinci dari Pentagon tentang bagaimana perintah itu akan dijalankan atau apakah itu diterapkan secara retroaktif setelah latihan dimulai pada 17 Agustus .
Respons Korea Selatan belum diketahui — Laporan awal mencatat bahwa pengumuman itu mengejutkan Seoul, tetapi reaksi resmi pemerintah Korea Selatan dan kemungkinan negosiasi bilateral tentang ruang lingkup pengurangan belum dirinci .
Trump memberikan tiga alasan utama untuk perintah kontroversial ini:
1. Hubungan dengan Kim Jong Un — Trump menyatakan bahwa latihan tersebut mengirimkan sinyal 'tidak pantas dan bermusuhan' kepada Korea Utara, mengingat hubungannya yang 'sangat baik' dengan pemimpin Korea Utara itu .
2. Biaya yang Mahal — Ia menyebut latihan itu mahal dan sebagian besar biaya ditanggung oleh pembayar pajak Amerika Serikat .
3. Penolakan Korea Selatan soal Iran — Trump mengungkapkan kekesalannya karena Seoul menolak berpartisipasi dalam aksi militer AS atau upaya denuklirisasi terhadap Iran . Beberapa laporan menyebutkan bahwa Trump tidak senang Korea Selatan menolak ambil bagian dalam operasi AS melawan Iran .
Latihan Ulchi Freedom Shield (UFS) awalnya dijadwalkan berlangsung dari 17 hingga 27 Agustus 2026 . Lingkup latihan yang direncanakan meliputi:
Saat Trump mengumumkan keputusannya, latihan tinggal dimulai keesokan harinya .
| Aspek | 2018 | 2026 |
|---|---|---|
| Tindakan | Menghentikan latihan bersama besar setelah KTT Singapura dengan Kim Jong Un | Memerintahkan 'pengurangan substansial', bukan penghentian total |
| Alasan | Latihan dianggap 'provokatif' dan terlalu mahal; terkait diplomasi dengan Korea Utara | Argumen biaya dan 'provokatif' yang sama, plus kaitan eksplisit baru dengan penolakan Korea Selatan membantu masalah Iran |
| Cakupan | Mempengaruhi latihan besar seperti Ulchi Freedom Guardian dan Vigilant Ace; beberapa ditunda atau dibatalkan | Mempengaruhi latihan Ulchi Freedom Shield yang sudah direncanakan, diumumkan beberapa hari sebelum dimulai |
| Pola | Langsung mengikuti KTT Singapura Juni 2018 | Mengikuti skeptisisme Trump yang sudah lama terhadap latihan dan keluhan baru terkait Iran |
Langkah 2026 ini konsisten dengan pandangan lama Trump bahwa latihan semacam itu mahal dan tidak perlu provokatif, tetapi menambahkan dimensi transaksional baru: mengaitkan kerja sama militer dengan Korea Selatan pada sikap Seoul terhadap Iran .
Program nuklir Korea Utara: Pengumuman ini muncul di tengah peluncuran rudal Korea Utara yang sedang berlangsung dan ancaman medan perang yang terus berkembang, termasuk pelajaran dari penempatan tentara Korea Utara dalam perang Rusia-Ukraina yang dimasukkan ke dalam perencanaan UFS . Korea Utara telah mengecam latihan yang akan datang sebagai provokatif hanya beberapa hari sebelumnya .
Posisi Korea Selatan: Seoul telah mempersiapkan latihan ini sebagai bagian kunci dari kesiapan aliansi dan proses transfer OPCON . Pengumuman tersebut mengejutkan para pejabat Korea Selatan, karena datang kurang dari 24 jam sebelum latihan dimulai .
Kaitan dengan Iran: Keputusan ini tertanam dalam konteks yang lebih luas di mana Trump secara bersamaan terlibat dalam diplomasi terkait Iran; laporan menunjukkan bahwa pemerintahan Trump telah mencoba berdamai langsung dengan IRGC Iran pada waktu yang sama .
Beberapa pertanyaan kunci masih belum terjawab:
Tidak ada definisi pasti 'pengurangan substansial' — Cuitan Trump di Truth Social tidak menjelaskan seberapa besar latihan akan dipotong, apakah komponen tertentu akan dihilangkan, atau berapa proporsi pasukan atau aset yang akan terpengaruh .
Ketidakjelasan soal permanensi — Tidak jelas apakah ini pengurangan sekali untuk latihan UFS 2026 atau perubahan kebijakan permanen untuk semua latihan di masa depan .
Implementasi Pentagon tidak jelas — Meskipun Trump memerintahkan Hegseth untuk melaksanakan pengurangan, belum ada pernyataan rinci dari Pentagon tentang bagaimana perintah itu akan dijalankan atau apakah itu diterapkan secara retroaktif setelah latihan dimulai pada 17 Agustus .
Respons Korea Selatan belum diketahui — Laporan awal mencatat bahwa pengumuman itu mengejutkan Seoul, tetapi reaksi resmi pemerintah Korea Selatan dan kemungkinan negosiasi bilateral tentang ruang lingkup pengurangan belum dirinci .