Uber menjual seluruh 1,3 juta sahamnya di Serve Robotics pada kuartal II 2026, langkah yang mengejutkan manajemen Serve dan baru terungkap lewat dokumen SEC pada Agustus 2026. Kemitraan yang bermula saat Serve dipisah dari hasil akuisisi Uber atas Postmates ini akan berakhir pada awal 2027.
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What led to Uber's surprise full divestiture of its stake in Serve Robotics, and how did the relationship between the two companies evolve f. Article summary: I'll research this in multiple passes to trace the full timeline and key events.. Topic tags: general, news, general web, government. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful as an illustrative visual, not as factual evidence.
Pada Agustus 2026, Uber mengungkapkan dalam laporan resmi ke regulator bahwa mereka telah menjual seluruh sisa sahamnya di Serve Robotics—sekitar 1,3 juta lembar saham senilai kurang lebih $17,5 juta—selama kuartal kedua tahun itu . Penjualan ini mengejutkan manajemen Serve, yang baru mengetahuinya setelah laporan tersebut dipublikasikan
. Divestasi total ini merupakan puncak dari kemitraan yang awalnya penuh harapan namun berakhir dengan perbedaan pendapat tajam tentang bagaimana mengoperasikan armada robot pengiriman di trotoar.
Serve Robotics berawal sebagai Postmates X, divisi robotik di dalam startup pengiriman on-demand Postmates . Pada tahun 2020, Uber mengakuisisi Postmates senilai $2,65 miliar, sekaligus mewarisi divisi robotik tersebut
. Setahun kemudian, tepatnya Maret 2021, Uber memisahkan divisi itu menjadi perusahaan mandiri bernama Serve Robotics (terdaftar di Delaware pada 15 Januari 2021), dengan Uber tetap memegang saham yang signifikan
.
Uber dan Serve menandatangani perjanjian komersial pada 2022 untuk membawa robot pengiriman trotoar Serve ke platform Uber Eats, yang pertama kali diluncurkan di Los Angeles . Robot-robot roda empat berbentuk kotak ini mulai mengantarkan makanan untuk pelanggan Uber Eats
.
Pada Mei 2023, kedua perusahaan menandatangani perluasan kerja sama besar. Serve setuju untuk mengerahkan hingga 2.000 robot pengiriman di Uber Eats di berbagai kota di AS—salah satu perjanjian komersial terbesar di bidang pengiriman kendaraan otonom saat itu . Kemitraan ini dijadwalkan berlangsung hingga awal 2027
. Serve kemudian berekspansi ke lima kota besar (Los Angeles, Miami, Dallas, Atlanta, Chicago) dan armadanya tumbuh hingga lebih dari 400 robot, akhirnya mencapai lebih dari 2.000 robot pada Desember 2025
.
Meskipun skalanya bertambah, hubungan kedua perusahaan mulai retak karena tiga perbedaan operasional mendasar :
Pelepasan saham secara penuh pada Q2 2026 ini terjadi setelah Uber mulai mengurangi kepemilikannya sepanjang tahun 2025, menandakan keretakan yang semakin lebar . CEO dan salah satu pendiri Serve, Ali Kashani, secara terbuka menyebut "perbedaan pandangan" tentang cara mengembangkan armada robot bersama sebagai alasan utama perpisahan ini
. Langkah ini bertepatan dengan penurunan volume pengiriman pertama Serve melalui Uber setelah 17 kuartal berturut-turut mengalami pertumbuhan, serta pemangkasan drastis proyeksi pendapatan—dari $26 juta menjadi hanya $9–$10 juta untuk keseluruhan tahun 2026
.
Perjanjian kemitraan komersial akan berakhir pada awal tahun 2027. Kashani telah menyatakan bahwa kemitraan ini kemungkinan besar tidak akan diperpanjang, dan menyebut kerja sama tersebut "pada dasarnya sudah selesai" . Meskipun hubungan kepemilikan saham dan kemitraan telah retak, Serve menyatakan hubungan komersial mereka dengan Uber Eats akan tetap berjalan normal hingga perjanjian berakhir
.
Divestasi mengejutkan dari Uber adalah puncak dari perbedaan visi selama bertahun-tahun tentang kontrol armada, integrasi pedagang, dan kecepatan penempatan—perbedaan mendasar yang mengubah hubungan 'anak perusahaan yang mandiri' yang penuh harapan menjadi kemitraan yang kini dianggap sudah berakhir oleh kedua belah pihak.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Uber menjual seluruh 1,3 juta sahamnya di Serve Robotics pada kuartal II 2026, langkah yang mengejutkan manajemen Serve dan baru terungkap lewat dokumen SEC pada Agustus 2026.
Uber menjual seluruh 1,3 juta sahamnya di Serve Robotics pada kuartal II 2026, langkah yang mengejutkan manajemen Serve dan baru terungkap lewat dokumen SEC pada Agustus 2026. Kemitraan yang bermula saat Serve dipisah dari hasil akuisisi Uber atas Postmates ini akan berakhir pada awal 2027.