Kategori data ini masuk dalam 'data kategori khusus' yang sangat dilindungi di bawah hukum perlindungan data Uni Eropa (GDPR).
Inilah titik krusial skandal ini. Sebuah opini hukum rahasia dari Layanan Hukum Dewan Uni Eropa yang bocor ke publik, tertanggal November 2022, dengan tegas menyimpulkan bahwa draft perjanjian yang diajukan Komisi Eropa melanggar hukum UE dan hukum internasional dalam beberapa hal :
Meskipun ada temuan hukum yang sangat serius ini, Komisi Eropa tidak pernah merevisi draft perjanjian dan terus melanjutkan negosiasi dengan Israel secara rahasia. Dewan UE juga tidak pernah memperbarui mandat negosiasinya yang sudah kadaluwarsa sejak 2018 .
Para kritikus dan pakar hukum memberikan peringatan yang sangat gamblang tentang risiko perjanjian ini bagi warga Palestina, baik yang tinggal di wilayah pendudukan maupun di Eropa:
Para kritikus menekankan bahwa perjanjian ini secara langsung bertentangan dengan opini Mahkamah Internasional (ICJ) tahun 2024 yang menyatakan bahwa Israel harus mengakhiri kehadiran ilegalnya di wilayah Palestina .
Menghadapi gelombang kritik ini, Komisi Eropa cenderung bungkam dan defensif: