Berikut tiga argumen utama Falk :
Falk mengingatkan bahwa produsen China sudah menguasai sekitar 85% pasar robot humanoid global. Tidak ada industri robotik AS yang mapan untuk dilindungi; yang ada hanyalah industri yang masih sangat baru dan tengah dibesarkan di balik tembok proteksi. Falk menilai bahwa menghalangi kompetisi justru menunjukkan kelemahan, bukan kekuatan.
Kebijakan ini memberikan pengecualian bagi pemerintah federal AS. Pemerintah masih bisa membeli perangkat yang sama yang dianggap terlalu berbahaya bagi warga biasa. Falk menyebutnya sebagai "less a threat assessment than a tariff in uniform" (bukan penilaian ancaman, melainkan tarif yang menyamar). Jika perangkat itu benar-benar risiko keamanan siber, seharusnya berisiko juga jika digunakan pemerintah.
AS pernah menerapkan bea antidumping pada panel surya China sejak 2012. Hasilnya? China kini menguasai lebih dari 80% dari setiap tahap manufaktur panel surya global. Tembok proteksi hanya menentukan siapa yang boleh menjual ke Amerika, bukan siapa yang memenangkan industri. Falk mengingatkan bahwa larangan robot saat ini berisiko mengalami nasib yang sama: melindungi perusahaan AS dari persaingan tanpa membuat mereka kompetitif secara global.
Falk menyimpulkan bahwa kebijakan ini bukanlah strategi yang tepat untuk membangun industri robotik AS yang tangguh dan berdaya saing. Sebaliknya, ia melihatnya sebagai tameng yang bisa membuat industri AS semakin tertinggal dalam perlombaan global.
Berikut tiga argumen utama Falk :
Falk mengingatkan bahwa produsen China sudah menguasai sekitar 85% pasar robot humanoid global. Tidak ada industri robotik AS yang mapan untuk dilindungi; yang ada hanyalah industri yang masih sangat baru dan tengah dibesarkan di balik tembok proteksi. Falk menilai bahwa menghalangi kompetisi justru menunjukkan kelemahan, bukan kekuatan.
Kebijakan ini memberikan pengecualian bagi pemerintah federal AS. Pemerintah masih bisa membeli perangkat yang sama yang dianggap terlalu berbahaya bagi warga biasa. Falk menyebutnya sebagai "less a threat assessment than a tariff in uniform" (bukan penilaian ancaman, melainkan tarif yang menyamar). Jika perangkat itu benar-benar risiko keamanan siber, seharusnya berisiko juga jika digunakan pemerintah.
AS pernah menerapkan bea antidumping pada panel surya China sejak 2012. Hasilnya? China kini menguasai lebih dari 80% dari setiap tahap manufaktur panel surya global. Tembok proteksi hanya menentukan siapa yang boleh menjual ke Amerika, bukan siapa yang memenangkan industri. Falk mengingatkan bahwa larangan robot saat ini berisiko mengalami nasib yang sama: melindungi perusahaan AS dari persaingan tanpa membuat mereka kompetitif secara global.
Falk menyimpulkan bahwa kebijakan ini bukanlah strategi yang tepat untuk membangun industri robotik AS yang tangguh dan berdaya saing. Sebaliknya, ia melihatnya sebagai tameng yang bisa membuat industri AS semakin tertinggal dalam perlombaan global.