Komponen industri khusus dan layanan purna jual — Selain penjualan peralatan awal, basis industri China bergantung pada suku cadang pengganti, pemeliharaan, dan servis teknis untuk mesin yang sudah ada. Mengganggu kontrak servis adalah salah satu titik cekik teoretis .
Integrasi rantai pasok otomotif — Pabrikan mobil Jerman memiliki jejak produksi yang dalam di China. Meskipun ini bermata dua, sifat rantai pasok yang terintegrasi berarti gangguan juga akan merugikan pabrik dan pemasok China .
Kemandirian China yang meningkat — Daya tawar Jerman terkikis cepat. Ekspor Jerman ke China turun lebih dari 12% year-on-year di paruh pertama 2026 karena China naik kelas di rantai nilai manufaktur dan mengganti mesin impor dengan alternatif domestik . Industri di mana Jerman dulu unggul — mesin industri, otomatisasi, teknik presisi, dan otomotif — kini menghadapi persaingan China yang semakin ketat
.
Ketergantungan bahan baku justru sebaliknya — UE mengolah 0% logam tanah jarang (rare earth) secara domestik; 100% dilakukan di luar blok, sebagian besar di China . China menguasai lebih dari 90% pemrosesan global logam tanah jarang dan mineral kritis untuk pertahanan, AI, dan transisi energi
. Pada 2024, 95% impor tanah jarang UE hanya berasal dari tiga negara
. Sebuah studi McKinsey menemukan bahwa jika China menghentikan pasokan tanah jarang, hal itu akan mengancam sekitar 4 juta lapangan kerja dan €370 miliar nilai tambah di Jerman saja — sekitar 9% dari PDB
.
Ketergantungan rantai pasok Jerman sendiri semakin dalam — Setiap produk yang diproduksi di Jerman untuk ekspor kini mengandung sekitar 2% nilai tambah dari China, angka yang terus meningkat . Upaya Jerman untuk "mengurangi risiko" (de-risk) secara paradoks justru memperkuat ketergantungan pada rantai pasok China di beberapa sektor
. Sementara itu, perusahaan Jerman juga sangat terikat dengan ekosistem teknologi AS, membuat mereka terjepit di antara dua kekuatan besar
.
Daya tawar tidak akan bertahan lama — Analis memperingatkan bahwa daya tawar Jerman akan sulit diterapkan dan cepat habis, karena China bisa mempercepat upaya substitusi atau membalas dengan memutus pasokan mineral kritis . Mengingat asimetri struktural — China lebih sedikit membutuhkan mesin Jerman daripada Jerman membutuhkan tanah jarang China — eskalasi saling balas akan lebih menyakiti Jerman
.