Peraturan yang terdiri dari 54 pasal ini ditandatangani pada 23 Juli 2026 dan merupakan reformasi paling signifikan terhadap kerangka HAKI chip China dalam 25 tahun . Waktu pengumumannya yang bertepatan dengan retret Beidaihe menegaskan kesatuan strategis. Administrasi Kekayaan Intelektual Nasional China (CNIPA) menyatakan revisi ini diperlukan untuk meningkatkan pendaftaran, perlindungan, dan administrasi, mengkodifikasikan praktik yang sudah berjalan, serta menyelaraskan rezim ini dengan perjanjian internasional yang relevan
.
Potongan puzzle ketiga adalah pencapaian bersejarah dalam investasi riset global. Berdasarkan paritas daya beli (PPP), China telah melampaui Amerika Serikat dalam total belanja R&D pada tahun 2024. Hal ini dikonfirmasi oleh data Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD), National Science Foundation (NSF) AS, serta berbagai analisis independen .
Berikut perbandingannya:
Pengeluaran domestik bruto China untuk R&D (GERD) pada 2024 mencapai US$1,028 triliun, sedikit di atas AS yang mencapai US$1,009 triliun, menurut laporan Science and Engineering Indicators edisi Mei 2026 dari NSF . Majalah Science bahkan menyebutnya sebagai "perkembangan yang sudah lama diantisipasi" . Association of American Universities (AAU) juga mengonfirmasi bahwa China resmi menyalip AS dalam total investasi R&D .
Selama setidaknya satu dekade terakhir, China meningkatkan belanja risetnya hampir 10% setiap tahun, jauh melampaui laju peningkatan AS . Bersama-sama, China dan AS menyumbang lebih dari setengah total performa R&D global pada tahun 2024 .
Catatan penting: Angka-angka ini mengukur volume R&D total dalam PPP, yang memperhitungkan biaya tenaga kerja dan material riset yang lebih murah di China. Dalam nilai nominal (nilai tukar), AS masih memimpin. Secara per kapita atau per PDB, AS juga masih berinvestasi lebih besar relatif terhadap ukuran ekonominya. Intensitas R&D AS (R&D sebagai persentase PDB) mencapai 3,44% pada 2024, sementara China di angka 2,69% .
Daftar tamu Beidaihe, revisi aturan HAKI chip, dan pencapaian belanja R&D adalah tiga sisi dari mata uang yang sama. Beijing tengah memusatkan sumber dayanya pada bidang teknologi yang dianggap sangat penting secara strategis — chip, komputasi kuantum, AI, teknologi pertahanan, dan pengeboran laut dalam. Kini, China telah mencapai posisi setara (paritas) dengan AS dalam total investasi riset yang disesuaikan dengan inflasi. Kerangka hukum, prioritas sumber daya manusia, dan komitmen finansial semuanya selaras untuk mendukung dorongan jangka panjang menuju kemandirian teknologi.
Apakah investasi ini akan menghasilkan terobosan inovatif yang menutup kesenjangan dengan AS dalam kepemimpinan semikonduktor komersial masih harus dilihat. Namun, arah perjalanannya sudah tidak bisa disangkal lagi.