| Benchmark | GLM-5.3 | GLM-5.2 |
|---|---|---|
| Terminal-Bench 3.0 | 28,3 | 4,6 |
| DeepSWE v1.1 | 66,9 | 46,2 |
| Agents' Last Exam (CLI) | 28,5 | 23,8 |
| Z.ai Internal Code Bench | ~50% improvement | baseline |
Catatan: Semua peningkatan GLM-5.3 berasal dari post-training yang diperluas. Base model 743B yang mendasarinya tidak dilatih ulang . Tidak ada data Mythos 5 yang sebanding pada benchmark ini
.
Pendekatan Z.ai dan Anthropic soal keamanan sangat berbeda:
Intinya: GLM-5.3 unggul tipis atas Mythos 5 dalam deteksi kerentanan (84,5% vs 83,8% di CyberGym), tetapi tertinggal sangat signifikan dalam eksploitasi (54,4% vs 78,0% di ExploitBench). Rilis open-weight-nya ditunda untuk safety review, sementara pendahulunya (GLM-5.2) dinilai memiliki tingkat penolakan mendekati nol terhadap instruksi serangan siber. Sebaliknya, Mythos 5 tetap sangat terbatas—tidak pernah tersedia untuk publik dan hanya untuk ~200 mitra terverifikasi—tapi justru lebih canggih dalam tugas ofensif paling berbahaya. Implikasinya jelas: model open-weight menutup celah kemampuan dengan model frontier yang dibatasi di bidang siber, namun pengamanan tetap lemah. Ketidakpastian regulasi China soal ekspor model AI top juga menambah kerumitan apakah bobot GLM-5.3 akan benar-benar bebas seperti yang dipasarkan Z.ai .